Berita Terkini
Trending Tags

Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suprawito, petani tembakau di Desa Ngale, memeriksa kualitas tembakau, Foto : Tova -Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca tidak menentu pada musim kemarau basah 2025 berdampak langsung pada kualitas tembakau di Kabupaten Madiun. Kondisi ini membuat harga jual tembakau rajangan milik petani di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, turun dari kisaran Rp. 48 ribu menjadi sekitar Rp. 45 ribu per kilogram.

Suprawito, salah satu petani setempat, menyebut tembakau jenis srumpung yang ditanam di Ngale memiliki kelas A, B, hingga C.

“Untuk daun terbaik saat ini hanya bisa laku sekitar Rp. 47 ribu per kilo. Turunnya harga karena kualitas daun berkurang akibat hujan yang tidak menentu,” katanya, Jumat (12/09/2025).

Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun mencatat, musim kemarau basah tahun ini juga mengurangi luas lahan tembakau di Pilangkenceng. Dari sebelumnya 140 hektare, kini menyusut menjadi 122 hektare karena sebagian petani memilih beralih menanam jagung untuk menghindari risiko gagal panen.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan Disperta Madiun, Imron Rosidi, daya resap air di wilayah dataran rendah seperti Pilangkenceng dan Balerejo relatif buruk sehingga tanaman tembakau rentan rusak.

“Berbeda dengan di lereng Gunung Wilis, seperti Kare dan sekitarnya, yang justru mengalami peningkatan lahan dari 125 hektare menjadi 195 hektare karena kondisi tanah lebih cepat menyerap air,” ujarnya.

Kabupaten Madiun memiliki dua jenis tembakau andalan: Srumpung Rajangan di wilayah dataran rendah serta Kasturi yang ditanam di kawasan pegunungan mulai Kare, Dagangan, hingga Saradan. Dua varietas ini selama bertahun-tahun menjadi komoditas unggulan petani tembakau lokal, meski fluktuasi cuaca kerap memengaruhi kualitas dan harga di tingkat pasar.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagelaran Sanggar Karya Madiun, Ajang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Lokal

    Pagelaran Sanggar Karya Madiun, Ajang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Lokal

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana malam di Taman Kota Caruban pada Sabtu (28/3/2026) terasa berbeda. Meski sempat diguyur hujan dan genangan air menghiasi beberapa sudut area, semangat ratusan penonton tak surut untuk menyaksikan penampilan para murid dari Sanggar Karya Madiun. Sebanyak 150 peserta didik tampil dalam gelaran bertajuk “Gelar Karya”, menampilkan beragam kesenian tradisional seperti […]

    Bagikan
  • Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian saldo ATM milik seorang mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Putri 2 Mantingan. Kasus ini terendus setelah orang tua korban menemukan transaksi mencurigakan ketika mengecek ponsel anaknya dan melihat adanya mutasi rekening yang tidak dikenali. Pengecekan lebih lanjut menunjukkan kerugian mencapai Rp. 10.186.000, yang kemudian dilaporkan […]

    Bagikan
  • Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang spesialis pembobol counter handphone di Ponorogo akhirnya ditangkap polisi setelah menjual barang hasil curiannya ke Jawa Tengah. Pelaku diketahui bernama Suyanto, warga Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Ia kembali berurusan dengan hukum setelah terbukti membobol sebuah counter HP di Kecamatan Balong dan menggasak 14 unit handphone milik korban. Kasatreskrim […]

    Bagikan
  • Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bus menabrak bengkel di Jalan Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo pada Minggu (23/3/2025) siang. Kecelakaan ini diduga akibat sopir bus kehilangan kendali saat menyalip kendaraan roda dua. Akibatnya, lima sepeda motor rusak dan satu orang mengalami luka ringan. Bus Cendana yang dikemudikan Febri Basir (40), warga Kelurahan Manguharjo, Kota […]

    Bagikan
  • Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD. Dalam sidang yang dipimpin Wakil […]

    Bagikan
  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
expand_less