Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga bersama BPBD dan TNI melakukan kerja bakti membersihkan material longsor di Desa Suluk Madiun, (31/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Hujan deras pada Senin (30/3/2026) yang mengguyur wilayah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memicu tanah longsor di Desa Suluk. Sedikitnya empat titik longsor terjadi di dua dusun dan sempat menutup akses jalan desa pada Senin malam. Pada Selasa (31/3/2026) pagi, warga bersama BPBD serta TNI melakukan kerja bakti guna membersihkan material longsor.

Kepala Desa Suluk, Daryono, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung cukup lama. Kondisi geografis desa yang berada di wilayah lereng membuat kawasan tersebut rawan terjadi longsor saat hujan deras.

“Memang kemarin mulai jam satu hujan itu intensitasnya deras sekali. Khususnya di Desa Suluk, Dusun Krajan dan Dusun Mojo yang topografinya lereng, sehingga ketika ada hujan besar pasti ada longsor,” ujar Daryono.

Ia menjelaskan, longsor terjadi di empat titik, masing-masing dua titik di Dusun Krajan dan dua titik di Dusun Mojo. Material tanah dan batu sempat menutup seluruh akses jalan desa di lokasi tersebut.

“Empat titik itu semuanya menutup jalan. Tapi alhamdulillah masyarakat bergerak cepat kerja bakti sehingga setelah hujan selesai langsung dikerjakan dan jalan bisa dilalui kembali,” katanya.

Menurut Daryono, wilayah lereng di Desa Suluk sebenarnya membutuhkan pembangunan tanggul atau penguatan tebing agar lebih aman dari potensi longsor. Namun, keterbatasan anggaran desa membuat penanganan permanen belum dapat dilakukan secara maksimal.

Meski demikian, ia mengapresiasi kekompakan warga yang selalu sigap saat terjadi bencana. Warga bersama-sama membersihkan material longsor agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

“Pagi ini aktivitas sudah berjalan. Warga yang punya kepentingan bisa lewat jalur alternatif. Masyarakat di sini sangat kompak dan selalu siap siaga jika ada bencana,” tambahnya.

Image Not Found
Hujan deras memicu banjir di Desa Kebon Duren Pilangkenceng, (30/3/2026), Foto : Istimewa

Sungai Meluap, 23 Rumah di Desa Kedung Duren Pilangkenceng Terdampak Banjir

Sementara itu, anggota BPBD Kabupaten Madiun, Mursto, mengatakan hujan deras yang terjadi juga memicu banjir di wilayah Pilangkenceng. Salah satunya di Desa Kebon Duren yang menyebabkan luapan sungai setempat. Hal itu berdampak pada pemukiman warga.

“Di Kebon Duren ada banjir karena sungai meluap hingga masuk ke rumah warga. Ada sekitar 23 rumah yang terdampak air,” jelas Mursto.

Ia menyebut banjir tersebut merupakan kejadian yang kerap terjadi karena merupakan banjir kiriman dari wilayah Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Saat hujan deras mengguyur daerah hulu, air biasanya mengalir ke wilayah Madiun.

BPBD Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, khususnya lereng dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi longsor maupun banjir selama musim hujan berlangsung. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi photo_camera 3

    Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan. Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang […]

    Bagikan
  • Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat (SR) yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa progres pelaksanaan Sekolah Rakyat terus berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan ke Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025). “Alhamdulillah, Sekolah Rakyat progresnya terus berjalan. Besok pagi insyaallah kita rapat dengan beberapa […]

    Bagikan
  • Jelang NATARU, Khofifah Tinjau Pasar Murah di Madiun, Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

    Jelang NATARU, Khofifah Tinjau Pasar Murah di Madiun, Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (14/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi di daerah. Ratusan warga tampak memadati lokasi sejak siang hari untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terpaksa membatalkan 167 paket lelang pekerjaan peningkatan jalan yang sebelumnya dikebut prosesnya. Pembatalan ini merupakan dampak langsung dari belum cairnya pinjaman daerah sebesar Rp. 100 miliar dari Bank Jatim yang diajukan Pemkab Ponorogo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan penghentian seluruh proses […]

    Bagikan
  • Seleksi Jalur Prestasi SMAN 1 Ponorogo Disorot, Kriteria Penerimaan Dipertanyakan

    Seleksi Jalur Prestasi SMAN 1 Ponorogo Disorot, Kriteria Penerimaan Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo menuai sorotan dari sejumlah orang tua calon peserta didik. Jalur prestasi menjadi perhatian setelah muncul berbagai pertanyaan terkait mekanisme seleksi dan transparansi penentuan peserta yang diterima. Keluhan dan pengaduan dari sejumlah wali murid bahkan ramai diperbincangkan di media sosial. Mereka mempertanyakan […]

    Bagikan
expand_less