Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga bersama BPBD dan TNI melakukan kerja bakti membersihkan material longsor di Desa Suluk Madiun, (31/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Hujan deras pada Senin (30/3/2026) yang mengguyur wilayah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memicu tanah longsor di Desa Suluk. Sedikitnya empat titik longsor terjadi di dua dusun dan sempat menutup akses jalan desa pada Senin malam. Pada Selasa (31/3/2026) pagi, warga bersama BPBD serta TNI melakukan kerja bakti guna membersihkan material longsor.

Kepala Desa Suluk, Daryono, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung cukup lama. Kondisi geografis desa yang berada di wilayah lereng membuat kawasan tersebut rawan terjadi longsor saat hujan deras.

“Memang kemarin mulai jam satu hujan itu intensitasnya deras sekali. Khususnya di Desa Suluk, Dusun Krajan dan Dusun Mojo yang topografinya lereng, sehingga ketika ada hujan besar pasti ada longsor,” ujar Daryono.

Ia menjelaskan, longsor terjadi di empat titik, masing-masing dua titik di Dusun Krajan dan dua titik di Dusun Mojo. Material tanah dan batu sempat menutup seluruh akses jalan desa di lokasi tersebut.

“Empat titik itu semuanya menutup jalan. Tapi alhamdulillah masyarakat bergerak cepat kerja bakti sehingga setelah hujan selesai langsung dikerjakan dan jalan bisa dilalui kembali,” katanya.

Menurut Daryono, wilayah lereng di Desa Suluk sebenarnya membutuhkan pembangunan tanggul atau penguatan tebing agar lebih aman dari potensi longsor. Namun, keterbatasan anggaran desa membuat penanganan permanen belum dapat dilakukan secara maksimal.

Meski demikian, ia mengapresiasi kekompakan warga yang selalu sigap saat terjadi bencana. Warga bersama-sama membersihkan material longsor agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

“Pagi ini aktivitas sudah berjalan. Warga yang punya kepentingan bisa lewat jalur alternatif. Masyarakat di sini sangat kompak dan selalu siap siaga jika ada bencana,” tambahnya.

Image Not Found
Hujan deras memicu banjir di Desa Kebon Duren Pilangkenceng, (30/3/2026), Foto : Istimewa

Sungai Meluap, 23 Rumah di Desa Kedung Duren Pilangkenceng Terdampak Banjir

Sementara itu, anggota BPBD Kabupaten Madiun, Mursto, mengatakan hujan deras yang terjadi juga memicu banjir di wilayah Pilangkenceng. Salah satunya di Desa Kebon Duren yang menyebabkan luapan sungai setempat. Hal itu berdampak pada pemukiman warga.

“Di Kebon Duren ada banjir karena sungai meluap hingga masuk ke rumah warga. Ada sekitar 23 rumah yang terdampak air,” jelas Mursto.

Ia menyebut banjir tersebut merupakan kejadian yang kerap terjadi karena merupakan banjir kiriman dari wilayah Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Saat hujan deras mengguyur daerah hulu, air biasanya mengalir ke wilayah Madiun.

BPBD Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, khususnya lereng dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi longsor maupun banjir selama musim hujan berlangsung. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sparta Pena FC memastikan langkah ke babak semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 setelah menundukkan Senkom Polri dengan skor 4-2 pada laga perempat final di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Jumat (12/6/2026). Tim yang diperkuat para jurnalis Madiun itu menang berkat penampilan gemilang Gatot Setiaki. Striker andalan Sparta Pena FC tersebut mencetak […]

    Bagikan
  • Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat […]

    Bagikan
  • TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan, TNI-Polri siap mengamankan libur lebaran di wilayah Madiun Raya. “Kami TNI-Polri telah berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama libur lebaran,” kata Pamen TNI AD itu usai mendampingi Pangdam, Kapolda, dan Gubernur meninjau pos pengamanan di Rest Area 575 A,Tol Trans Jawa, […]

    Bagikan
  • 453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengembangkan kasus suap atau gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko serta Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Dalam kasus ini, Bupati dan Sekda Ponorogo ditetapkan sebagai tersangka beserta dr. Yunus Mahatma Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo dan Sucipto,pihak swasta atau kontraktor. Bahkan, KPK turut menyita […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
expand_less