Berita Terkini
Trending Tags

38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Launching dan Running SPPG ke 38 Kabupaten Madiun, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat sudah ada 38 SPPG berdiri di Kabupaten Madiun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 53 hingga 54 unit.

Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda grand launching SPPG Anak Sejahtera Wonoasri yang dikelola Yayasan Inovasi Pemuda Wonoasri, di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Jumat (10/4/2026).

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Madiun, Achmad Romadhon, mengatakan seluruh mitra SPPG wajib mematuhi protap yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) agar program berjalan optimal dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Alhamdulillah, 38 SPPG di Madiun itu kita tekankan untuk tetap memenuhi protap yang sudah dijelaskan oleh BGN. Jangan sampai menghindari protap, sehingga ke depan SPPG di Kabupaten Madiun benar-benar bisa berjalan maksimal,” ujar Romadhon.

Ia menegaskan, kepatuhan terhadap SOP menjadi kunci utama keberhasilan program pemenuhan gizi, khususnya bagi pelajar. Selain itu, SPPG juga diharapkan tidak dijalankan secara asal-asalan karena berpotensi menimbulkan kerugian, baik dari sisi kualitas layanan maupun dampak program.

Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga memiliki efek berantai terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Pemkab Madiun mendorong agar pelaku UMKM lokal dilibatkan sebagai pemasok bahan baku.

“Kita berharap selain pemenuhan gizi anak terpenuhi, SPPG ini juga bisa memutar roda ekonomi, minimal di kecamatan masing-masing. Mereka bisa menjadi pemasok bahan baku untuk SPPG yang ada,” jelasnya.

Berdasarkan pemetaan awal yang dilakukan BGN, Kabupaten Madiun membutuhkan sedikitnya 54 SPPG. Setiap unit SPPG dirancang untuk melayani sekitar 3.000 pelajar, mulai dari jenjang pendidikan usia dini hingga menengah.

Sementara itu, Mitra SPPG Wonoasri, Ma’arifatul Muslimin, menyebut unit yang dikelolanya akan menyasar pelajar di wilayah Kecamatan Wonoasri.

“Nantinya SPPG kami akan mensuplai pelajar di sekitar Kecamatan Wonoasri mulai dari RA, TK, SD, SMP, hingga SMA,” ujarnya singkat.

SPPG Wonoasri sendiri menjadi unit ke-38 di Kabupaten Madiun dan yang kedua di Kecamatan Wonoasri. Pemerintah daerah berharap keberadaannya dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan SPPG yang sesuai standar, sekaligus mempercepat pemerataan layanan pemenuhan gizi bagi pelajar. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Serbu Pasar Murah, Khofifah : Upaya Kendalikan Inflasi

    Ratusan Warga Serbu Pasar Murah, Khofifah : Upaya Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau kegiatan pasar murah yang digelar di depan Kantor Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (26/09/2025). Tinjauan tersebut didampingi Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Ratusan warga tampak antusias menyerbu pasar murah hingga rela mengantre panjang untuk mendapatkan kebutuhan pokok […]

    Bagikan
  • Bencana Hidrometeorologi, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Patihan Wetan Ponorogo

    Bencana Hidrometeorologi, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Patihan Wetan Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ponorogo pada Minggu (09/02/2025) sore kemarin menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan. Rumah milik Eko Pramono mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian gudang, dapur, satu kamar, serta ruang keluarga. “Saat kejadian, kami semua […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Madiun menyiapkan sebanyak 80 dosis vaksin rabies dalam rangka memperingati Hari Anti Rabies Sedunia. Vaksinasi ini difokuskan pada kucing liar yang sehat di sejumlah titik keramaian, seperti pasar tradisional maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagi empat tim, di mana […]

    Bagikan
  • Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden membahayakan di Kabupaten Magetan. Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Parang–Lembeyan, tepatnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan muda itu mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. […]

    Bagikan
  • Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar. Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait larangan penggunaan plastik saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha. SE bernomor 660/1643/402.117/2025 itu diteken Bupati Hari Wuryanto. Edaran tersebut mengimbau panitia kurban dan masyarakat untuk tidak lagi memakai kantong plastik sebagai pembungkus daging. Sebagai gantinya, warga diminta membawa […]

    Bagikan
expand_less