Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan menggelar Konfrensi Pers terkait pencurian toko emas, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun.

Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi (14/1/2026), sekitar pukul 07.30 WIB. Saat adik ipar pemilik toko dan seorang karyawan membuka toko, mereka menemukan tembok bagian belakang sudah jebol dan beberapa laci dalam kondisi berantakan. Sontak keduanya langsung menghubungi pemilik toko, Rina Noviana.

Setiba di lokasi, Rina mendapati kunci brankas toko yang setiap hari ditinggal di lokasi hilang. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bendo. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 24 juta uang tunai dan emas senilai sekitar Rp. 1 miliar.

Tim Unit Reskrim Polsek Bendo bersama Satreskrim Polres Magetan dan Inafis langsung melakukan olah TKP serta mengamankan tiga file rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat tiga pelaku masuk ke dalam toko sekitar pukul 22.57 WIB dengan cara menjebol tembok belakang.

Penelusuran kemudian mengarah ke lima orang tersangka yang diduga merupakan satu komplotan. Mereka diketahui spesialis pembobolan toko dan bangunan dengan modus melubangi tembok, serta kerap beraksi lintas wilayah di Madiun dan Magetan.

Tersangka masing-masing adalah Jumsah (48) asal Kota Madiun; Amirudin (50), Muhlis (42), Sabarman (37) dari Kabupaten Dompu, NTB; serta Apip dari Kota Bogor.

Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, memastikan penangkapan berlangsung cepat berkat koordinasi dua Polres.

“Kurang dari 24 jam berhasil kami tangkap. Para pelaku ini merupakan spesialis pembobolan bangunan, termasuk toko emas. Kasusnya masih kami kembangkan karena ada dua TKP lain di Madiun dan satu di Magetan,” jelasnya.

Joko menegaskan pihaknya masih mendalami nilai kerugian sebenarnya serta memeriksa barang bukti yang ditemukan.

“Mereka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g KUHP baru, ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” tambahnya.

Pemilik toko, Rina Noviana, mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum kejadian, ada orang asing yang mondar-mandir dan menanyakan beberapa hal di sekitar toko.

“Di depan toko ada angkringan. Kata yang jualan, tiga hari sebelumnya sudah ada yang tanya-tanya. Ciri-cirinya mirip seperti pelaku,” ujarnya.

Rina mengakui ada unsur kelengahan karena perhiasan dan kunci brankas memang kerap ditinggal di toko.

“Itu keteledoran kami. Ke depan pasti kami tingkatkan keamanan. Sesuai imbauan polisi, nanti akan ada penjaga dan sistem keamanan baru,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti emas yang hilang karena brankas masih belum bisa dibuka. CCTV toko dipastikan aktif dan sudah diserahkan kepada polisi sebagai bahan penyelidikan.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan berlapis, terutama pemilik usaha emas dan barang berharga. Pemasangan CCTV, penguncian ganda, hingga pengawasan malam hari disarankan untuk meminimalkan risiko kejahatan serupa.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dua pemuda yang awalnya hanya hendak membeli bensin mendadak diserang secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana mencekam ketika belasan […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Kota Madiun Serbu Gerakan Pasar Murah di Lapak Kampir

    Ratusan Warga Kota Madiun Serbu Gerakan Pasar Murah di Lapak Kampir

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun mengadakan gerakan pasar murah di Lapak Kampir Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun Jumat (7/3/2025). Hal ini seiring masih tingginya harga bahan pokok di pasaran pada saat momen ramadhan hingga idul fitri mendatang.  Ratusan […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Menuju Telaga Sarangan, Listrik Padam

    Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Menuju Telaga Sarangan, Listrik Padam

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Akses jalan menuju kawasan wisata Telaga Sarangan lumpuh total setelah sebuah pohon besar tumbang dan menimpa jaringan listrik milik PLN di Jalan Lawu Lama, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan, Rabu (7/5/2025) malam. Pohon jenis Pasang Kapur dengan lingkar batang sekitar 110 cm roboh sekitar pukul 19.00 WIB, usai hujan disertai angin […]

    Bagikan
  • 226 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Manasik Haji Terintegritas

    226 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Manasik Haji Terintegritas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian kesiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun terus dimatangkan Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) setempat. Seperti dalam Manasik Haji Terintegritas tingkat Kota Madiun pada Selasa (10/02/2026) di Aula Kantor Kecamatan Taman. Manasik ini diikuti oleh 226 CJH Kota Madiun yang masuk dalam kloter 22. Plt Wali Kota […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dilakukan Polres Magetan. Melalui Unit Kamsel Satlantas, program Police Goes to School dengan konsep Polisi Sahabat Anak digelar di RA Roudhotul Jannah dan TK PGRI Panekan, Kecamatan Panekan. Kegiatan edukatif itu dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan, Ipda Anjas Wisudarto, bersama anggotanya. […]

    Bagikan
  • Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengumumkan hasil efisiensi belanja daerah berhasil menghemat sekitar Rp. 44 miliar. Dana itu langsung dialokasikan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar untuk sektor infrastruktur. Pj Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima kucuran dana terbesar, sekitar Rp12 […]

    Bagikan
expand_less