Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

40 Pejabat Administrator Magetan Ikuti Diklat Kepemimpinan, BKPSDM Tegaskan Bukan untuk Isi Jabatan Eselon II yang Kosong

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
40 pejabat Magetan ikuti Diklat Kepemimpinan Administrator. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebanyak 40 pejabat administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang berlangsung hingga Oktober 2026 di Jakarta. Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), bukan sebagai persiapan langsung untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang saat ini masih kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan, Masruri, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan kewajiban yang diatur dalam ketentuan kepegawaian bagi pejabat administrator.

“Pelatihan ini memang diperuntukkan bagi pejabat administrator sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 40 orang,” ujar Masruri saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator berlangsung hingga Oktober 2026 dengan metode blended learning, yakni memadukan pembelajaran secara daring dan luring.

Masruri juga meluruskan anggapan bahwa diklat tersebut menjadi syarat untuk promosi ke jabatan eselon II. Ia memastikan keduanya merupakan proses yang berbeda.

“Pelatihan itu bukan syarat untuk mengisi jabatan eselon II. Itu murni kegiatan pengembangan kompetensi bagi pejabat administrator,” tegasnya.

Image Not Found
Kepala BKPSDM Kabupaten Magetan, Masruri. Foto : Kus-Sinergia

Sementara itu, Pemkab Magetan saat ini masih memiliki 10 posisi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang belum terisi secara definitif. Sejumlah jabatan tersebut untuk sementara dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt.), sedangkan beberapa lainnya masih kosong.

Adapun jabatan yang saat ini masih diisi Plt. antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris DPRD, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Inspektur, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain itu, terdapat dua jabatan staf ahli bupati yang masih kosong, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Terkait pengisian jabatan-jabatan tersebut, Masruri menjelaskan bahwa Pemkab Magetan akan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam sistem manajemen ASN.

“Pengisian jabatan eselon II dilakukan melalui manajemen talenta sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penderita DBD Meningkat, Dinkes Gencar Fogging juga Ingatkan Pentingnya PSN

    Penderita DBD Meningkat, Dinkes Gencar Fogging juga Ingatkan Pentingnya PSN

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melakukan upaya fogging di sejumlah titik. Seperti yang dilakukan di lingkungan SD Negeri 03 Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo pada Kamis (16/1/2025). Langkah ini sebagai upaya pengendalian nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab sakit demam berdarah dengue (DBD). Kepala SDN 03 […]

    Bagikan
  • Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usia senja tak menghalangi tekad Misringah untuk menunaikan ibadah haji. Nenek berusia 90 tahun asal Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Ia tercatat sebagai calon jamaah haji tertua di Ponorogo. Perjuangan Misringah untuk berangkat haji tak mudah. Semasa muda, […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
  • Kirab Boyong Batu Jambangan di Madiun, Warga Desa Kuwu Selamatkan Warisan Leluhur dari Area Pabrik

    Kirab Boyong Batu Jambangan di Madiun, Warga Desa Kuwu Selamatkan Warisan Leluhur dari Area Pabrik

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun– Langkah ratusan warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, mengiringi perpindahan sebuah batu kuno pada Kamis (3/7/2026), bukan sekadar prosesi adat. Di balik kirab itu tersimpan ikhtiar masyarakat menjaga jejak sejarah agar tidak hilang di tengah derasnya pembangunan industri. Batu yang diarak tersebut dikenal sebagai Batu Jambangan, sebuah peninggalan purbakala berupa wadah […]

    Bagikan
  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga ayam potong di Pasar Legi Ponorogo kembali merangkak naik. Pada Jumat (12/09/2025), harga tercatat mencapai Rp. 37 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga hanya berkisar Rp.30 ribu per kilogram. Srikatin, salah seorang pembeli sekaligus penjual nasi goreng, mengaku tetap membeli meski harga naik signifikan. Ia memilih pasrah karena kebutuhan dagangan […]

    Bagikan
expand_less