Berita Terkini
Trending Tags

40 Pejabat Administrator Magetan Ikuti Diklat Kepemimpinan, BKPSDM Tegaskan Bukan untuk Isi Jabatan Eselon II yang Kosong

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
40 pejabat Magetan ikuti Diklat Kepemimpinan Administrator. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebanyak 40 pejabat administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang berlangsung hingga Oktober 2026 di Jakarta. Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), bukan sebagai persiapan langsung untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang saat ini masih kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan, Masruri, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan kewajiban yang diatur dalam ketentuan kepegawaian bagi pejabat administrator.

“Pelatihan ini memang diperuntukkan bagi pejabat administrator sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 40 orang,” ujar Masruri saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator berlangsung hingga Oktober 2026 dengan metode blended learning, yakni memadukan pembelajaran secara daring dan luring.

Masruri juga meluruskan anggapan bahwa diklat tersebut menjadi syarat untuk promosi ke jabatan eselon II. Ia memastikan keduanya merupakan proses yang berbeda.

“Pelatihan itu bukan syarat untuk mengisi jabatan eselon II. Itu murni kegiatan pengembangan kompetensi bagi pejabat administrator,” tegasnya.

Image Not Found
Kepala BKPSDM Kabupaten Magetan, Masruri. Foto : Kus-Sinergia

Sementara itu, Pemkab Magetan saat ini masih memiliki 10 posisi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang belum terisi secara definitif. Sejumlah jabatan tersebut untuk sementara dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt.), sedangkan beberapa lainnya masih kosong.

Adapun jabatan yang saat ini masih diisi Plt. antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris DPRD, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Inspektur, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain itu, terdapat dua jabatan staf ahli bupati yang masih kosong, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Terkait pengisian jabatan-jabatan tersebut, Masruri menjelaskan bahwa Pemkab Magetan akan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam sistem manajemen ASN.

“Pengisian jabatan eselon II dilakukan melalui manajemen talenta sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Renovasi Panti Asuhan Citra Diri mendapat apresiasi langsung dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Tim Penilai yang dipimpin oleh Waaster Bid Tahwil, Komsos, dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri pun hadir meninjau hasil pembangunan. Taufiq menyebut, renovasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di […]

    Bagikan
  • Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mencatat telah menemukan sebanyak 29 ekor sapi suspek PMK di wilayahnya. Puluhan hewan tersebut terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku. “Kondisi itu terlihat dari ciri-ciri pada mulut sapi yang berbusa dan kakinya ditemukan luka-luka,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, Selasa […]

    Bagikan
  • 38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Pecah Ban, Innova Tabrak Truk di Tol Ngawi-Solo, Tujuh Orang Luka

    Pecah Ban, Innova Tabrak Truk di Tol Ngawi-Solo, Tujuh Orang Luka

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas di ruas Jalur Tol Ngawi–Solo kembali terjadi, tepatnya pada KM 560 masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Senin (06/10/2025) sekitar pukul 14.50 WIB. Insiden yang melibatkan dua kendaraan ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota […]

    Bagikan
  • Ini Persentase Daya Tampung SPMB 2025 Kota Madiun, Ada Tes Akademik

    Ini Persentase Daya Tampung SPMB 2025 Kota Madiun, Ada Tes Akademik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Madiun berganti nama menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini. Meski begitu, secara substansi dan aturan pelaksanaan tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati dalam Sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) […]

    Bagikan
  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
expand_less