Sabtu, 7 Nov 2026
Trending Tags

Karhutla di Ponorogo Capai 457,62 Hektare, Bertambah 116 Hektare dalam Sebulan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas BPBD berupaya padamkan api. Foto : Pusdalop BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ponorogo terus meluas sepanjang musim kemarau tahun ini. Hingga akhir Oktober 2026, total kawasan hutan, hutan rakyat, dan perkebunan yang terdampak kebakaran mencapai 457,62 hektare.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan luas lahan yang terbakar mengalami penambahan sekitar 116 hektare dalam kurun waktu sebulan terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan masih tingginya potensi kebakaran selama musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.

Menurutnya, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko karhutla. Suhu udara yang tinggi disertai angin kencang membuat api lebih mudah membesar dan merambat ke area sekitarnya.

BPBD pun mengingatkan masyarakat agar tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar. Sebab, api yang awalnya digunakan untuk membersihkan lahan berpotensi merembet dan memicu kebakaran lebih luas.

“Ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang biasa membersihkan lahan dengan cara dibakar. Apalagi kondisi kemarau tahun ini memang sangat panjang,” ujar Masun.

Dia menyebut, sejumlah kejadian kebakaran bahkan telah menimbulkan korban jiwa. Di antaranya insiden kebakaran di wilayah Kecamatan Sampung dan Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak. Secara keseluruhan, terdapat dua orang yang menjadi korban dalam peristiwa karhutla tersebut.

Berdasarkan data BPBD, sejumlah wilayah tercatat mengalami kebakaran dengan luasan cukup besar. Kecamatan Pudak menjadi salah satu wilayah dengan luasan kebakaran terbesar, mencapai 43,7 hektare.

Disusul wilayah Tanjungsari, Kecamatan Jenangan, dengan luasan sekitar 30,5 hektare. Kemudian Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, sekitar 30 hektare, serta Desa Kambeng, Kecamatan Slahung, mencapai 28 hektare.

Masun menegaskan, penambahan luasan kebakaran dalam sebulan terakhir menjadi perhatian serius, terlebih kondisi kemarau masih meningkatkan potensi munculnya titik api.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan maupun sampah, terutama di kawasan yang berdekatan dengan hutan dan perkebunan. Warga juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum merembet semakin luas. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamasan Perkutut Katuranggan di Kota Madiun, Merawat Tradisi  Menghidupkan Budaya

    Jamasan Perkutut Katuranggan di Kota Madiun, Merawat Tradisi  Menghidupkan Budaya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan tradisi jamasan perkutut katuranggan yang digelar Komunitas Pecinta Perkutut (Pecintut) Kota Madiun bertepatan dengan 1 Suro atau 1 Muharam, Selasa (16/6/2026). Tradisi yang sarat nilai budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Grebeg Suro 2026 sekaligus Hari Jadi Kota Madiun ke-108. Juga bagian dari upaya melestarikan […]

    Bagikan
  • Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun siap berkontribusi dalam layanan paspor kolektif yang digelar serentak oleh jajaran imigrasi se-Jawa Timur. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan Polda Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan total kuota 1.079 permohonan. Kegiatan akan berlangsung selama […]

    Bagikan
  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • 6 ASN DPUPR Kota Madiun Diperiksa KPK, Dalami Dugaan Fee Proyek Ke Wali Kota Nonaktif Maidi

    6 ASN DPUPR Kota Madiun Diperiksa KPK, Dalami Dugaan Fee Proyek Ke Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus rasuah yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Kali ini, lembaga antirasuah itu memanggil sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUR) Kota Madiun pasa Rabu (25/02/2026). Pemeriksaan ASN tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo […]

    Bagikan
  • Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

    Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Prosentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat menurun menjadi 10,40 persen pada Maret 2025 atau setara 71,59 ribu jiwa. Meski begitu jumlah tersebut masih tergolong tinggi sehingga diperlukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan pada 2026 hingga 2027. Data tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik  Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan. Dalam perkara ini, Suratno tidak sendiri. Penyidik juga menetapkan lima tersangka lain, terdiri dari dua anggota DPRD aktif […]

    Bagikan
expand_less