
Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan data awal penerima bantuan dengan nilai bantuan sebesar Rp900.000 per penerima. Saat ini, tim di tingkat desa bersama pendamping sosial terus melakukan verval untuk memastikan ketepatan data penerima.
“Kami menerima data sekitar 49 ribu lebih calon penerima. Masih ada sekitar dua ratus nama yang belum selesai diverifikasi karena kendala teknis seperti aplikasi yang berjalan lambat. Kami ditargetkan menyelesaikan seluruh prosesnya hingga 2 November 2025,” ungkap Parminto, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, calon penerima BLT Kesra ditentukan melalui sejumlah kriteria, antara lain tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya, bukan ASN, bukan anggota TNI atau Polri, serta memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Sedangkan mereka yang telah meninggal dunia atau memiliki gaji di atas UMR akan dikeluarkan dari daftar penerima.
Parminto menjelaskan bahwa dalam tahapan verval, petugas di lapangan hanya memberikan status kelayakan bagi calon penerima. Hasil tersebut kemudian diunggah melalui sistem untuk selanjutnya disetujui oleh Dinas Sosial dan dikirimkan ke Kementerian Sosial RI sebagai data final.
“Tugas kami di Dinsos adalah memeriksa dan menyetujui hasil verval dari petugas lapangan, lalu meneruskannya ke Kemensos untuk finalisasi data penerima,” jelasnya.
Dari hasil sementara, sekitar 25.000 warga dinyatakan layak menerima BLT Kesra. Sisanya masih menunggu hasil akhir setelah seluruh proses verval selesai dilakukan. Parminto menambahkan, bantuan sebesar Rp900.000 tersebut tidak akan diberikan secara bertahap seperti di beberapa daerah lain.
“Proses finalisasi masih berjalan, jadi jumlah pasti penerima belum bisa dipastikan. Nantinya, penyaluran bantuan di Magetan akan dilakukan langsung oleh PT Pos kepada penerima,” pungkasnya.
Kusnanto – Sinergia