58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan 58 pejabat fungsional dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (03/09/2025) menghadirkan kejutan. Salah satunya, Sunardi Nurcahyono yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP dan Damkar kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Inspektorat.
Terkait hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan mutasi tersebut bukanlah bentuk penurunan jabatan. “Pak Nardi sendiri yang meminta pindah ke jalur fungsional. Saya beri izin karena itu permintaan pribadi,” ujarnya.
Menurut Maidi, jalur fungsional memberi keuntungan tersendiri, salah satunya masa pensiun yang lebih panjang hingga usia 65 tahun. Sementara itu, Doris Eko Prasetyo pun bergeser jabatan sebagai Sekretaris Bakesbangpol.

Selain dua nama tersebut, sejumlah pejabat lain juga bergeser, antara lain dr. Ismudoko (Sekretaris Dinsos-PPPA), Endria Triningsih Kusdiana (Sekretaris Dinkes-PPKB), Asmiasri (Sekretaris BKPSDM), dan Eko Setijawan (Sekretaris Dishub). Pergantian juga terjadi di tingkat lurah, seperti Lilik Wuri Apriati (Lurah Manisrejo), Dewi Ratna Indah Surtiningsih (Lurah Oro-Oro Ombo), Yuni Umi Nur Qomariyah (Lurah Taman), Rina Wintarsih (Lurah Pandean), serta Yuni Wijayanto (Lurah Klegen).
Disinggung mengenai rencana ke depan, Maidi memastikan mutasi susulan masih akan dilakukan. “Pejabat yang terlalu lama di satu posisi akan kita rotasi. Tujuannya agar lebih termotivasi dan menambah pengalaman baru,” terangnya.
Wali kota juga menekankan pentingnya orientasi pelayanan dalam setiap jabatan. “Ingat, pejabat itu harus melayani, bukan minta dilayani. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat terganggu,” tegasnya.
Surya – Sinergia
- Penulis: Kriswanto


