Berita Terkini
Trending Tags

66 Atlet Aeromodelling Adu Ketepatan dan Strategi di Langit Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Atlet mengamati arah angin sebelum meluncurkan pesawat model. (27/9/2026, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebanyak 66 atlet aeromodelling ambil bagian dalam Lanud Iswahjudi Open Tournament Aeromodelling Panglima TNI Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, Minggu (27/9/2026). Kompetisi mengusung tema “Beradu di Angkasa, Berprestasi untuk Negeri” dan mempertemukan atlet dari sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Kompetisi ini tidak sekadar mengandalkan kemampuan menerbangkan pesawat model. Namun, para atlet dituntut mampu membaca arah dan kondisi angin, menemukan arus udara naik atau thermal, serta menentukan momentum yang tepat untuk melontarkan pesawat agar dapat bertahan di udara selama mungkin.

Salah satu nomor yang dipertandingkan adalah Outdoor Hand Launch Glider (OHLG). Dalam nomor ini, pesawat model diluncurkan menggunakan tangan tanpa kendali radio.

Wakil Sekretaris Pengprov Aeromodelling Jawa Timur, Zainuddin Ghozali, menjelaskan sistem penilaian nomor OHLG didasarkan pada durasi penerbangan. Setiap atlet memperoleh enam kesempatan penerbangan dalam enam ronde, dengan waktu maksimal dua menit pada setiap penerbangan.

Dari enam penerbangan tersebut, tiga hasil terbaik akan dijumlahkan sebagai nilai akhir. Jika terdapat atlet yang sama-sama mencatat nilai maksimal, akan dilakukan penerbangan tambahan untuk menentukan pemenang.

“Prinsipnya peserta menerbangkan pesawat selama mungkin, tetapi dibatasi maksimal dua menit. Mereka harus menganalisa angin dan melihat apakah ada thermal. Ketika melihat gejala thermal, pesawat diarahkan ke sana agar mendapatkan gaya angkat dan bisa terbang maksimal,” jelas Zainuddin.

Thermal menjadi salah satu faktor penting dalam nomor ini. Arus udara panas yang bergerak naik dapat dimanfaatkan atlet untuk membuat pesawat model bertahan lebih lama di udara tanpa mesin.

Karena itu, sebelum melakukan penerbangan, atlet terlihat mengamati kondisi sekitar dan melakukan sejumlah cara sederhana untuk mengetahui arah angin. Salah satunya dengan menggunakan rumput yang dilempar atau dilepaskan dari tangan.

Atlet aeromodelling asal Kota Bandung, Jawa Barat, Cindy Fatma Sari, mengatakan membaca kondisi angin menjadi bagian penting sebelum pesawat diluncurkan. Menurutnya, teknik melontarkan pesawat OHLG juga membutuhkan keterampilan khusus.

“Untuk lemparannya seperti discus throw atau lempar cakram, kurang lebih seperti itu. Sebelum menerbangkan, kami juga mengecek angin. Di sini kami menggunakan rumput sebagai alternatif untuk melihat arah angin,” ujar Cindy.

Image Not Found
Pesawat OHLG diterbangkan tanpa kendali radio dalam kompetisi. Foto : Kus-Sinergia

Cindy mengaku telah menekuni aeromodelling selama sekitar sepuluh tahun. Untuk mengikuti turnamen tersebut, ia bersama atlet lainnya melakukan latihan rutin tiga hingga empat kali dalam sepekan di Bandung, termasuk latihan fisik.

Dalam pertandingan tersebut, Cindy berhasil mencatat waktu maksimal dua menit. Ia mengatakan seorang atlet dapat menyelesaikan kompetisi lebih cepat apabila berhasil meraih nilai maksimal dalam tiga penerbangan terbaik.

“Kami mengejar thermal di awal-awal supaya bisa mendapatkan waktu maksimal. Kalau sudah mendapatkan tiga kali maksimal, itu sudah cukup dan tidak perlu melanjutkan ke ronde berikutnya,” katanya.

Menurut Cindy, kondisi cuaca dan angin menjadi tantangan utama dalam olahraga aeromodelling. Hujan, misalnya, dapat menyebabkan penerbangan harus dihentikan sementara.Sementara itu, Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Iswahjudi, Kolonel Tek Ricki Amades, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya TNI untuk turut mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus mencari bibit atlet aeromodelling potensial.

Selain kemampuan teknis, kompetisi juga diarahkan untuk menanamkan sportivitas kepada para peserta, khususnya atlet muda.

“Tujuannya untuk menanamkan rasa sportivitas kepada atlet-atlet aeromodelling dan semoga dari sini kita memperoleh bibit-bibit unggul. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022, TNI juga ikut berperan dalam menyukseskan olahraga nasional, salah satunya melalui turnamen ini,” terang Ricki.

Panitia menyebut peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa, di antaranya Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan sejumlah daerah lainnya. Dari keseluruhan peserta yang tertampung, terdapat 66 atlet yang kemudian dibagi berdasarkan kategori pertandingan.

Kategori tersebut mencakup kelompok senior dan junior serta kategori pelajar senior dan junior, dengan pembagian peserta putra dan putri.

Ricki menambahkan, para atlet yang berhasil meraih prestasi tidak hanya mendapatkan trofi. Panitia juga menyiapkan medali dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas capaian mereka.

Dari sisi lokasi, Lanud Iswahjudi dinilai memiliki kondisi yang mendukung untuk nomor free flight seperti OHLG. Area yang luas dan relatif minim penghalang membuat atlet memiliki ruang penerbangan yang lebih leluasa.

Zainuddin menyebut karakteristik lokasi tersebut menjadi salah satu keunggulan Lanud Iswahjudi untuk penyelenggaraan kompetisi aeromodelling.

“Untuk kelas free flight, tempat menjadi kendala yang paling umum. Iswahjudi ini sangat ideal karena tempatnya luas, thermal-nya bagus dan tidak banyak penghalang di sekelilingnya. Untuk lomba free flight di Jawa Timur, tempat ini sangat mendukung,” ujarnya.

Aeromodelling sendiri memiliki sejumlah nomor dan kelas, mulai dari free flight, pesawat kendali radio atau radio control, control line, hingga nomor balap drone. Dalam turnamen kali ini, salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah OHLG yang menguji kemampuan atlet memanfaatkan kondisi alam untuk mempertahankan pesawat model di udara.

Dengan perpaduan keterampilan teknis, ketepatan membaca angin, strategi memanfaatkan thermal, serta konsistensi dalam enam kesempatan penerbangan, turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet aeromodelling untuk berkembang hingga tingkat yang lebih tinggi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Madiun menjadi momentum penguatan kualitas pendidik di tengah perubahan zaman. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa guru dituntut untuk tidak terpaku pada hal-hal yang tidak produktif serta harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan modern. Hal itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional […]

    Bagikan
  • Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperketat penertiban reklame yang tidak berizin. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang melibatkan DPMPTSP, Kominfo, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum. Kepala DPMPTSP Kota Madiun, Sumarno, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan serangkaian survei lapangan sepanjang Oktober 2025. Dari hasil pengecekan yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Baru 2 Bulan Menjabat! Kajari Magetan Dipromosikan ke Kejagung Usai Bongkar Kasus Korupsi Pokir DPRD  

    Baru 2 Bulan Menjabat! Kajari Magetan Dipromosikan ke Kejagung Usai Bongkar Kasus Korupsi Pokir DPRD  

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Sabrul Iman, mendapat promosi jabatan. hal itu tak lama setelah berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024. Dalam perkara tersebut, Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan pada Kamis (23/4/2026). Sabrul kini […]

    Bagikan
  • Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

    Bagikan
  • Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperkuat transparansi dan integritas tata kelola pemerintahan daerah. Informasi ini dilansir dari situs resmi KPK pada kanal Ruang Informasi – Berita dengan judul “Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Ponorogo Benahi Tata Kelola”. Dalam audiensi dan koordinasi yang digelar Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

    Bagikan
  • WBR 2026 Kota Madiun, Usulan Masyarakat Dipetakan dan Dicek Langsung ke Lapangan

    WBR 2026 Kota Madiun, Usulan Masyarakat Dipetakan dan Dicek Langsung ke Lapangan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah berbeda dalam merealisasikan usulan kebutuhan dari masyarakat. Seperti dalam rangkaian kegiatan Walikota Bersama Rakyat (WBR) tahun 2026 ini, pendekatan berbeda dilakukan oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun. Seperti WBR yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kartoharjo tepatnya di Kelurahan Oro Oro Ombo, Klegen dan […]

    Bagikan
expand_less