Berita Terkini
Trending Tags

Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus komplotan pencurian spesialis bobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan.
Foto : tova-sinergia

Sinergia | Madiun — Pelarian komplotan pencurian spesialis membobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus lima orang pelaku di sebuah kamar kos di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026).

Lima tersangka yang diamankan masing-masing adalah Jumsah (48), warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Amirudin (50), Muhlis (42), dan Sabarman (37) yang merupakan warga Desa Karambura, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta Apip, warga Kota Bogor.

Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Wiwit, warga Semarang, masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Madiun AKP Andi Anto Prabowo mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pembobolan minimarket di wilayah Kecamatan Dagangan dan Dolopo.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami mengerucut pada para pelaku. Pada 14 Januari 2026, kami berhasil mengamankan lima pelaku yang terlibat pencurian dengan pemberatan di wilayah Dolopo dan Dagangan, termasuk TKP di Magetan,” ujar AKP Agus Andi Anto, Kamis (15/1/2026) kepada awak media saat prees conference.

Saat penangkapan, para pelaku diketahui baru saja melakukan aksi pencurian di wilayah Kabupaten Magetan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai, emas, serta peralatan yang digunakan untuk membobol tembok bangunan.

Terkait kasus di Magetan, Polres Madiun telah berkoordinasi dengan Polres Magetan. Tersangka Apip dilimpahkan ke Polres Magetan karena keterlibatannya hanya pada aksi pencurian toko emas dan kosmetik di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan.

“Modus operandi para pelaku di seluruh lokasi sama, yakni membobol tembok bagian belakang bangunan. Setelah masuk, pelaku mematikan dan mengambil DVR CCTV agar aksinya tidak terekam,” jelas AKP Agus Andi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini tidak terlibat dalam rangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor maupun tindak pidana lain di luar pencurian toko.

Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian terjadi di sebuah toko emas dan kosmetik di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (14/1/2026) dini hari. Pelaku membawa kabur uang tunai sekitar Rp30 juta serta perhiasan emas dengan estimasi berat mencapai satu kilogram.

Peristiwa tersebut diketahui saat karyawan toko bernama Anggi membuka toko pada pagi hari. Ia mendapati kondisi ruang penyimpanan dalam keadaan berantakan, tembok belakang berlubang, dan brankas berisi uang serta emas telah hilang. Akibat kejadian tersebut, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp1 miliar. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun dengan didampingi OPD Pemkab Madiun melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok pada Rabu (12/3/2025). Pengecekan dilakukan di 2 pasar tradisional yakni Pasar Pagotan dan Pasar Besar Caruban. Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, termasuk harga yang terjangkau. […]

    Bagikan
  • Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare. Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, prostitusi dan pornografi serta perjudian hingga knalpot brong berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Madiun.  Selama sepekan Polres Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) mengungkap sebanyak 73 kasus.  Wakapolres Madiun, Kompol M. Asrori Khadafi, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung mulai 26 Februari hingga 9 Maret 2025, […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp. 596 miliar pada tahun 2025. Jumlah itu menyerap sekitar 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan sebagian besar anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran […]

    Bagikan
  • BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Surabaya memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung Obat-Obat Tertentu (OOT), yakni Trihexyphenidyl dan Tramadol pada Kamis (6/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai langkah tegas untuk mencegah penyalahgunaan obat keras yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan rencana pembangunan rest area di kawasan perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, masih dalam tahap kajian teknis dan perencanaan. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan proses awal pembangunan telah dimulai melalui survei lapangan […]

    Bagikan
expand_less