Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah seorang warga memperlihatkan salah satu hewan ternaknya kambing berukuran dewasa terluka sesuai diserang hewan buas, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibuat resah oleh serangkaian kematian ternak kambing yang diduga diserang hewan buas. Sedikitnya 15 ekor kambing dilaporkan mati, sementara puluhan lainnya mengalami luka serius akibat gigitan.

Peristiwa ini terjadi di tiga desa, yakni Desa Ngranget, Padas, dan Segulung, dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Kambing-kambing milik warga ditemukan dengan luka parah di bagian perut, kepala, telinga, hingga kaki.

Salah satu warga Desa Ngranget, Parminto, mengaku terkejut saat mendapati kambing betinanya terluka parah di dalam kandang pada Rabu (21/1/2026) pagi. Padahal, kandang telah dibuat rapat menggunakan pagar bambu.

“Pagi mau memberi makan, ternyata kambing sudah luka-luka. Sepertinya diserang binatang buas. Dua minggu lalu, dua kambing saya juga mati dengan kondisi serupa,” ujar Parminto.

Menurut Parminto, warga menemukan jejak kaki hewan berukuran besar di sekitar kandang. Ia menduga pelaku merupakan hewan liar, jika dilihat dari bekas tapak kakinya seperti tapak kaki anjing.

Kejadian serupa juga dialami Bejo, warga Dusun Sumber Sawit, Desa Padas. Satu ekor kambing miliknya mengalami luka di telinga dan kaki akibat serangan hewan buas pada dini hari. “Sekitar pukul 02.30 WIB terdengar kambing berteriak. Di sini banyak kambing yang terluka, bahkan ada yang mati,” kata Ika Wahyu Putri, keluarga Bejo.

Image Not Found
Salah seorang warga memperlihatkan salah satu hewan ternaknya kambing berukuran dewasa terluka sesuai diserang hewan buas, Foto : Tova-Sinergia

Warga menduga serangan tersebut dilakukan oleh anjing liar atau hewan buas lain yang turun dari kawasan lereng Gunung Wilis. Dugaan itu diperkuat dengan temuan jejak kaki berjari tiga di sekitar lokasi kandang. Keresahan warga telah dilaporkan ke pihak kecamatan.

Kasi Trantib Kecamatan Dagangan, Nur Wahid, membenarkan adanya laporan kematian ternak tersebut. “Laporan sementara berasal dari tiga desa. Kami menemukan adanya luka pada tubuh kambing dan indikasi jejak hewan liar seperti anjing. Total yang mati sekitar 15 ekor, lokasinya tersebar,” kata Nur Wahid.

Pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan dinas peternakan terkait untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, warga diimbau memperkuat kandang dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.

“Kandang warga rata-rata jauh dari permukiman, sekitar 100 hingga 150 meter, sehingga pengawasan minim. Kami imbau warga memperkuat kandang dan mengaktifkan ronda malam,” ujarnya.

Hingga kini, warga setempat telah mengaktifkan penjagaan lingkungan guna mencegah serangan susulan dari hewan buas.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu. Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar […]

    Bagikan
  • CJH Asal Madiun Sempat Dirawat di Ambulance Jelang Berangkat ke Embarkasi Surabaya

    CJH Asal Madiun Sempat Dirawat di Ambulance Jelang Berangkat ke Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satu dari 199 calon jemaah haji (CJH) kloter 52 asal Kabupaten Madiun terpaksa mendapatkan perawatan medis di dalam ambulance milik Public Safety Center (PSC) saat akan diberangkatkan dari Pendopo Ronggo Djumeno menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Jumat (16/05/2025). Calon jemaah Haji Agus Karyanto (75) warga Kecamatan Wungu, sempat mengalami penurunan […]

    Bagikan
  • Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    Akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo Lumpuh Akibat Longsor, Ini Langkah Penanganannya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Akses jalan nasional Trenggalek–Ponorogo di Kilometer 16 hingga Rabu (4/3/2026) masih tertutup total akibat longsor yang dipicu runtuhan batu berukuran besar yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) petang. Material berupa bongkahan batu dan tanah menutup seluruh badan jalan, menyebabkan jalur strategis penghubung dua kabupaten tersebut lumpuh total. Penutupan jalur nasional ini berdampak […]

    Bagikan
  • Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di bawah terik matahari, deretan batang tebu menjulang seakan tak habis ditebang. Di sanalah, puluhan perempuan desa berjuang, menggenggam sabit dengan tangan kapalan. Mereka bukan sekadar buruh, tetapi ibu-ibu tangguh yang menjadikan pendidikan anak sebagai alasan utama untuk tetap bertahan. Ngatmi (38), warga Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, sudah setahun terakhir menekuni […]

    Bagikan
expand_less