Berita Terkini
Trending Tags

8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Operasi patuh semeru jaring ribuan pelanggar, Foto : Ega – Sinergia 

Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung.

Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar.

“Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, terjadi peningkatan jumlah penindakan. Tahun ini kami lebih tegas dalam penegakan hukum,” ujar Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno, Kamis  (31/07/2025).

Bayu menjelaskan, penegakan hukum dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Setidaknya ada tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi fokus utama, khususnya pelanggaran kasat mata.

“Sekitar 50 persen kegiatan kami fokuskan pada penindakan. Bila ada pelanggaran kasat mata, langsung kami tindak dengan tilang,” tegasnya.

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain pengendara tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), kendaraan tanpa kelengkapan standar seperti spion, hingga pembonceng sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

“Yang sering kami temui, pelajar berboncengan naik motor, pengendara depan pakai helm, tapi yang dibonceng tidak,” tambahnya.

Selain penindakan, Satlantas juga melakukan pendekatan preventif berupa edukasi ke sejumlah sekolah, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo.

“Setiap pagi personel kami terjunkan untuk pengaturan lalu lintas. Kami juga mengimbau pelajar yang sudah cukup umur untuk segera mengurus SIM,” ujarnya.

Bayu menegaskan seluruh proses operasi dilakukan secara profesional dan transparan, sesuai arahan Kapolres Ponorogo. Pengawasan juga dilakukan oleh anggota provost selama pelaksanaan di lapangan.

“Kami pastikan tidak ada praktik transaksional dalam proses penindakan. Semua dilakukan secara terbuka,” katanya.

Meski operasi telah berakhir, pihaknya berharap budaya tertib berlalu lintas tetap dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Penindakan tetap akan dilakukan jika ditemukan pelanggaran, terutama kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Operasi mungkin sudah selesai, tapi budaya tertib berlalu lintas harus terus dijalankan,” pungkas Bayu.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Dadan Hindayana Cs, Dicopot dari Jabatan, Kini Kenakan Rompi Tahanan

    Nasib Dadan Hindayana Cs, Dicopot dari Jabatan, Kini Kenakan Rompi Tahanan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Nasib Dadan Hindayana seakan berputar 180 derajat. Dari sebelumnya menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), kini berubah menjadi seorang tahanan. Dadan keluar dari Gedung Kejaksaan Agung dengan menggenakan rompi tahanan berwarna merah muda pada Rabu (3/6/2026). Penahanan Dadan dilakukan usai Kejagung RI melakukan penggeledahan di kantor BGN sejak Rabu dini hari. […]

    Bagikan
  • Memanah Sambil Berkuda, 81 Atlet Dari 3 Provinsi Unjuk Ketangkasa

    Memanah Sambil Berkuda, 81 Atlet Dari 3 Provinsi Unjuk Ketangkasa

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 81 atlet dari Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur unjuk ketangkasan dalam kompetisi panahan berkuda yang digelar di Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Senin (21/07/2025). Ajang bertajuk Grebeg Tutup Suro Bantarangin 2025 ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga pertaruhan konsentrasi, keseimbangan, dan pengendalian diri. Para peserta harus […]

    Bagikan
  • Tinggal Sendiri, Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

    Tinggal Sendiri, Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, digegerkan meninggalnya seorang lansia di dalam rumahnya pada Kamis malam (17/04/2025). Korban diketahui bernama Supin, 59 tahun, yang selama ini tinggal seorang diri. Tim Inafis Polres Madiun dan Polsek Jiwan mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi. Kejadian ini terungkap setelah seorang anak kecil […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Pesanan Pie Telo Medhioen Semakin Meningkat

    Jelang Lebaran, Permintaan Pesanan Pie Telo Medhioen Semakin Meningkat

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ubi jalar ternyata tidak hanya dikonsumsi sekedar direbus. Namun, ternyata bisa menjadi jajanan yang khas dengan nilai ekonomis lebih tinggi. Itulah yang diproduksi Pie Telo Medhioen milik Ajeng Tri Megawati, Warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun yang kebanjiran pesanan saat menjelang lebaran.  Omset pendapatan menjelang lebaran kini meningkat mencapai […]

    Bagikan
  • Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

    Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menjaga stabilitas harga hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah terbaru adalah pemanfaatan teknologi ozon melalui generator plasma ozon yang kini resmi beroperasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang, menyebut teknologi tersebut menjadi solusi strategis untuk […]

    Bagikan
  • Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi. “Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang […]

    Bagikan
expand_less