Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menjaga stabilitas harga hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah terbaru adalah pemanfaatan teknologi ozon melalui generator plasma ozon yang kini resmi beroperasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan.

Bupati Magetan, Nanik Endang, menyebut teknologi tersebut menjadi solusi strategis untuk mengatasi fluktuasi harga pasar, terutama pada komoditas yang kerap memicu inflasi seperti cabai rawit.

“Generator plasma ozon ini menjadi solusi strategis bagi petani dalam menghadapi fluktuasi harga, terutama cabai rawit. Saat harga turun, hasil panen bisa disimpan lebih lama sehingga petani tidak rugi,” ujar Nanik, Selasa (13/1/2026).

Teknologi ozon bekerja dengan memanfaatkan gas O₃ sebagai disinfektan alami untuk membunuh mikroorganisme, mengurangi residu pestisida, serta memperlambat proses pembusukan. Dengan teknologi ini, bahan pangan dapat disimpan lebih lama tanpa menurunkan kualitas maupun kandungan nutrisi.

Di Magetan, cold storage ber-ozon diklaim mampu mempertahankan kesegaran sayuran hingga tiga bulan, memberi kelonggaran bagi petani untuk menunda penjualan saat harga pasar anjlok.

“Kalau sewaktu-waktu harga jatuh, produk bisa disimpan dulu. Ketika harga kembali normal, baru dikeluarkan dan dijual. Ini memberi ruang bagi petani untuk mengatur waktu jual agar tidak merugi,” kata Bupati.

Kepala Dinas TPHP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi ozon masih dalam tahap awal. Sosialisasi kepada kelompok tani akan diperluas.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang saat mengunjungi generator plasma ozon di Kantor DTPHP Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

“Teknologi ozon ini masih tahap pengenalan. Nantinya akan kami sosialisasikan ke lebih banyak kelompok tani. Karena komoditas seperti cabai sangat fluktuatif harganya, teknologi ini bisa memperpanjang umur simpan sehingga petani lebih leluasa menentukan waktu jual,” ujar Uswatul.

Ia menambahkan, kapasitas cold storage yang digunakan saat ini mencapai 1,5 ton, dan ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan unit.

“Untuk kapasitas yang sekarang sekitar satu setengah ton. Ke depan bisa ditambah, terutama untuk wilayah Magetan bagian atas yang volume hortikulturan besar dan cepat rusak,” jelasnya.

Sejumlah hasil uji teknologi ozon menunjukkan peningkatan signifikan pada masa simpan dan waktu layak jual komoditas hortikultura.

Berikut rangkuman hasil penelitian:

• Cabai Rawit Merah: dari kontrol 4 hari menjadi 30–35 hari; masa simpan maksimal 45 hari

• Cabai Merah Besar: dari 7 hari menjadi 30–38 hari; masa simpan maksimal 60 hari

• Cabai Keriting: dari 7 hari menjadi 38–45 hari; masa simpan maksimal 65 hari

• Tomat: dari 5 hari menjadi 10–20 hari; masa simpan maksimal 20–25 hari

• Sayuran daun (seledri, selada, sawi, daun bawang, brokoli): dari 2 hari menjadi 6–10 hari; masa simpan maksimal 12 hari

Peningkatan daya simpan ini dianggap sangat relevan bagi petani Magetan yang kerap menghadapi anjlok harga mendadak, terutama pada musim panen raya.

Dengan teknologi ozon, Pemkab Magetan optimistis dapat menahan gejolak harga komoditas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. “Teknologi tepat guna seperti ini harus terus dikembangkan agar petani semakin sejahtera dan harga komoditas tetap stabil,” tegas Bupati Nanik.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Kota Ngawi, Senin (1/9/2025), tampak lebih ketat dari biasanya. Ratusan aparat gabungan TNI-Polri bersiap berjaga di beberapa titik menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Ngawi. Sejumlah personel terlihat melengkapi diri dengan perlengkapan pengamanan, mulai dari tameng hingga pentungan. Di beberapa ruas jalan menuju lokasi aksi […]

    Bagikan
  • Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga […]

    Bagikan
  • Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya. Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan […]

    Bagikan
  • Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD Kabupaten Madiun bersikap mendukung penuh terkait opsi penggabungan sejumlah OPD. PKB dan Partai Golkar menilai opsi ini menjadi salah satu sikap cerdas disaat paceklik anggaran. “Pada dasarnya FPKB mendukung dalam rangka efesiensi anggaran Pemkab Madiun, dengan prinsip ramping struktur namun kaya fungsi,” tegas […]

    Bagikan
  • Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madun – Kinerja pelayanan kantor ATR/BPN Kota Madiun kembali jadi sorotan publik. Belum kelar dugaan kasus korupsi PSU sebuah perumahan, perkara lain mendadak muncul setelah seorang warga mempersoalkan adanya ‘surat siluman’ yang diterbitkan kantor pertanahan tersebut. Surat itu dilayangkan oleh Karyadi, menantu Sariman ( pensiunan TNI AD) dan Darning Supeni, warga Desa […]

    Bagikan
  • Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memeriksa tiga perangkat Desa Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan kolam renang yang terbengkalai di Dusun Mundu. Pemeriksaan dilakukan menyusul penetapan mantan Kepala Desa Gemarang, Suprapti, sebagai tersangka dalam kasus ini pada Selasa (10/06/2025). Kepala Desa Gemarang saat ini, Tri Wiwik, […]

    Bagikan
expand_less