Berita Terkini
Trending Tags

8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 8 Pemuda Diamankan Anggota Polsek Wungu Usai Kedapatan Terlibat  Perang Sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja. 

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya terlihat ikut mengeroyok korban Minggu dinihari (2/3/2025).

Kapolsek Wungu, AKP Eka Supriyadi, membenarkan adanya video viral tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kejadian terjadi pada hari Minggu lalu sekitar pukul 02.15 WIB.

“Kami telah mengamankan delapan pemuda yang terlibat, sebagian besar masih di bawah umur,” ujar AKP Eka, Senin (3/3/2025).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga sarung yang telah dimodifikasi dengan ujung diikat membentuk bola, serta empat unit smartphone yang diduga digunakan untuk mengkoordinasikan aksi tersebut.

Terkait kronologi kejadian, AKP Eka menjelaskan bahwa petugas melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga mengenai aksi perkelahian sarung di Jalan Raya Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu.

“Ketika patroli dilakukan, petugas menemukan dua remaja di lokasi dan saat memeriksa salah satu ponsel mereka, ditemukan rekaman aksi perkelahian sarung,” jelasnya.

Polisi kemudian membubarkan kerumunan dan mengamankan sejumlah remaja beserta barang bukti. Hingga pukul 05.00 WIB, beberapa terduga pelaku lainnya dijemput dari rumah masing-masing untuk dimintai keterangan di Polsek Wungu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, setiap pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari mengajak teman untuk berkelahi, menghubungi kelompok lawan, hingga merekam kejadian tersebut.

“Perkelahian sarung ini berawal dari ajakan yang disebarluaskan melalui aplikasi pesan singkat,” sebut AKP Eka.

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Wungu telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kepala Desa Pilangrejo guna meningkatkan pengawasan terhadap para remaja di wilayah tersebut.

“Kami telah mendata, meminta keterangan, serta memberikan pembinaan kepada para pelaku. Orang tua mereka juga dipanggil ke Polsek Wungu untuk menjemput anak-anak mereka dan diberikan pengarahan agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya,” pungkas AKP Eka.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    Kejari Magetan Telisik Kasus Dugaan Korupsi Gamelan Dinas Dikpora

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Yuana Nurshiyam, mengungkapkan bahwa meski penyidikan kasus tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun, Kejari belum menetapkan tersangka. […]

    Bagikan
  • Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru mewarnai halaman Masjid Agung Kota Madiun, Jumat sore (16/05/205), saat 152 calon jemaah haji diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka tergabung dalam kloter 52 keberangkatan haji tahun 2025 dari Kota Madiun. Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan berlangsung. Pelukan erat dan doa-doa penuh harapan mengiringi langkah kaki para […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banyak event atau karnaval yang memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak jarang perayaan itu menggunakan sound berukuran besar atau biasa dikenal masyarakat sound horeg. Menyikapi hal itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengimbau masyarakat dan panitia karnaval untuk memahami batasan sound system selama kegiatan. Menurutnya, pelaksanaan karnaval […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut. Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan […]

    Bagikan
expand_less