Berita Terkini
Trending Tags

1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Harapan ribuan tenaga honorer di Ponorogo akhirnya terwujud. Sebanyak 1.823 orang dipastikan segera berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Jumlah tersebut sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah diusulkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo. Dengan begitu, para honorer yang sebelumnya gagal lolos seleksi maupun tidak mendapatkan formasi tetap masih berkesempatan masuk dalam skema PPPK paruh waktu.

Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, menjelaskan, proses yang sedang berjalan kini adalah penerbitan Nomor Induk PPPK (NIPPPK) paruh waktu. Tahap awal dilakukan melalui pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dan pengunggahan dokumen administrasi.

Untuk menghindari kesalahan, BKPSDM melakukan verifikasi dan validasi (verval) selama sepekan. “Paling lambat tanggal 22 September kita ajukan ke pusat untuk mendapatkan persetujuan teknis (Pertek) dari Kemenpan RB. Setelah itu dibuatkan perjanjian kerja dan mereka resmi menyandang status PPPK paruh waktu,” jelas Zamroni, Senin (15/09/2025).

Ia mengingatkan, pengisian DRH wajib lengkap. Dokumen seperti SKCK dan surat keterangan sehat harus dilampirkan. Apabila ada kekurangan berkas, peserta otomatis dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan tidak bisa diusulkan ke pusat.

Menurut Zamroni, ketika Pertek turun, tahap berikutnya adalah penandatanganan perjanjian kerja, sama seperti mekanisme PPPK penuh waktu. Adapun kontrak PPPK paruh waktu berlaku selama satu tahun, dengan opsi perpanjangan bila kinerja dianggap memuaskan.

Dengan kebijakan ini, pemerintah daerah berharap keberadaan PPPK paruh waktu bisa membantu meningkatkan pelayanan publik, sekaligus memberi peluang lebih besar bagi honorer yang sebelumnya belum terakomodasi dalam formasi reguler.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Gerakan “Kibarkan Bendera One Piece” Jelang HUT RI ke-80, Ada Apa ?

    Ramai Gerakan “Kibarkan Bendera One Piece” Jelang HUT RI ke-80, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, media sosial dihebohkan dengan seruan yang tak biasa: ajakan untuk mengibarkan bendera bajak laut dari serial anime One Piece, alih-alih Sang Saka Merah Putih. Ajakan tersebut mencuat di berbagai platform seperti Instagram dan X (dulu Twitter), dan salah satu unggahan yang paling mencolok datang […]

    Bagikan
  • Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Sebuah lapak kaki lima bernama Sarapan Ala Bule viral di media sosial berkat sajian menu English breakfast yang biasanya hanya ditemukan di hotel-hotel mewah. Berbeda dari kebiasaan warga Madiun yang umumnya sarapan dengan nasi pecel, soto, atau rawon, Sarapan Ala Bule menyuguhkan pilihan menu bergaya Barat seperti salad sayuran, sandwich telur, hingga […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan, sejumlah pejabat eselon II dalam waktu dekat telah menyelesaikan masa pengabdiannya alias pensiun. Menyikapi hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi tidak menampik jika akan mutasi atau perombakan besar-besaran November dan […]

    Bagikan
  • DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi methik pari atau panen padi yang digelar warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat dukungan penuh dari DPRD setempat. Dukungan tersebut datang dari Komisi D DPRD Ponorogo yang bermitra dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, mengungkapkan bahwa tradisi tersebut telah ia rintis […]

    Bagikan
  • Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Salah satunya melalui penerapan metode GASING yakni Gampang, Asyik, Menyenangkan yang diperkenalkan kepada para guru di Kecamatan Saradan dan Gemarang. Metode pembelajaran yang menekankan langkah berhitung cepat dan logis ini diperkenalkan melalui pelatihan pengimbasan di Gedung Korwil 1 […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
expand_less