Berita Terkini
Trending Tags

Isi BBM Non-Subsidi di SPBU Caruban Bisa Pulang Bawa Batik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pelanggan SPBU Caruban mendapatkan baju batik dan voucher dari petugas saat mengisi BBM. 
Foto : Tova Pradana

Sinergia | Kab. Madiun — Suasana berbeda tampak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (02/10/2025). Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, para petugas SPBU mengenakan pakaian batik sekaligus membagikan kejutan bagi konsumen.

Kejutan tersebut berupa pemberian baju batik dan voucher MyPertamina senilai Rp. 25 ribu yang diberikan secara acak kepada pelanggan yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non-subsidi.

Seorang konsumen PapriliaIa mengaku kaget sekaligus bersyukur mendapatkan hadiah.

 “Alhamdulillah, enggak menyangka. Tahu-tahu pas isi BBM didatangi petugas dan dikasih baju batik,” katanya.

Kosumen lainya mengaku kaget dan tidak menyangka mendapatkan hadiah baju batik dan voucher.

“Tidak menyangka, tiba-tiba saat isi BBM langsung diberi baju batik dan voucher Rp25 ribu oleh petugas. Saya malah baru tahu kalau hari ini Hari Batik Nasional,” ujar Sunarto, salah satu konsumen yang juga pegawai Pemkab Madiun.

Sementara itu mandor pengawas SPBU Caruban, Nikho Dhaniswara, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan total 10 potong batik dan 10 voucher Rp. 25 ribu. Hadiah tersebut khusus untuk pelanggan yang mengisi BBM non-subsidi melalui jalur khusus.

“Ini bentuk apresiasi kepada konsumen sesuai arahan owner dan manajemen. Kami memilih secara acak pelanggan yang beruntung untuk mendapatkan batik dan voucher dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional,” ucap Nikho.

Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober dirayakan di berbagai daerah dengan cara unik. Di SPBU Caruban, nuansa batik bukan hanya dikenakan petugas, tetapi juga menjadi simbol penghargaan terhadap pelanggan dan upaya menjaga budaya batik agar tetap lestari di tengah kehidupan modern.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kota Madiun menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menikmati momen Tahun Baru 2025. Terutama dengan gemerlap lampu dan ikon dunia yang ada di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Tak ketinggalan, keramaian di Alun-Alun Kota Madiun yang setiap tahunnya menyajikan pesta kembang api. Untuk merayakan pergantian tahun 2024 […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Identitas jenazah korban dalam koper yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu telah terungkap. Korban adalah Uswatun Khasanah, Blitar 25 April 1995 Jenis kelamin perempuan pekerjaan karyawati swasta. Identitas korban diketahui dari pengenalan sidik jari dan juga dengan bantuan alat rekognisi serta telah dipastikan […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi photo_camera 3

    Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan. Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 resmi berakhir. Namun bukan euforia yang menyelimuti Kabupaten Magetan, melainkan kekecewaan mendalam. Harapan untuk memperbaiki prestasi kandas, setelah kontingen Magetan hanya mampu menempati peringkat ke-36 dari total 38 daerah di Jawa Timur. Dalam ajang olahraga terbesar di Jawa Timur itu, Magetan mengumpulkan 5 […]

    Bagikan
expand_less