
Sinergia | Magetan – Sebuah video berdurasi kurang dari satu menit ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, suasana Puskesmas Sukomoro di Kabupaten Magetan tampak lengang. Kamera ponsel menyorot ruang pelayanan yang kosong, tanpa satu pun petugas medis terlihat di balik meja. Potongan video tersebut sontak menuai beragam komentar warganet yang mempertanyakan kesigapan tenaga kesehatan di puskesmas setempat.
Menanggapi viralnya video itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, angkat bicara. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut sekaligus memastikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan penelusuran.
“Kami berterima kasih atas kritik dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian publik terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Magetan,” ujar dr. Rohmat, Sabtu (4/10/2025).
Menurutnya, setelah video itu tersebar, Dinkes langsung menurunkan tim untuk melakukan evaluasi di lapangan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pada waktu kejadian, dua petugas UGD Puskesmas Sukomoro sedang berada di ruang kluster 3 untuk menyelesaikan entri rekam medis setelah melayani dua pasien hingga pukul 13.30 WIB.
“Jadi, pelayanan UGD sebenarnya tetap buka. Hanya saja petugas sedang berpindah ruangan untuk menyelesaikan administrasi pasien,” jelasnya.
Selain menindaklanjuti laporan, Dinkes juga mengambil langkah perbaikan, di antaranya memperbaiki sistem bel panggilan di ruang UGD serta memastikan selalu ada satu petugas jaga yang siaga di ruang pelayanan darurat.
dr. Rohmat turut menjelaskan bahwa pelayanan rawat jalan di Puskesmas Sukomoro setiap Jumat memang beroperasi hanya sampai pukul 11.00 WIB, karena masih menggunakan pola enam hari kerja.
“Kami menyadari masih ada hal yang perlu diperbaiki. Untuk itu, kami mohon maaf kepada masyarakat dan berkomitmen terus melakukan pembenahan agar pelayanan kesehatan di Magetan semakin baik,” pungkasnya.
Kusunanto – Sinergia