Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 278
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Kantor Balai Kota Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya menindak kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, KPK melakukan penindakan dugaan korupsi terkait gratifikasi yang menyeret Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Noor Aflah mengatakan Gubernur Jawa Timur telah menunjuk Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun sebagai Plt Wali Kota Madiun. Pihaknya juga memastikan pemerintahan tetap berjalan maksimal usai penetapan Wali Kota Maidi sebagai tersangka oleh KPK. Program kerja pemerintah daerah tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Jadi saya juga sudah dapat arahan bahwa memang tetap kita melaksanakan apa yang ada di RPJMD. Terus apa yang sudah direncanakan di 2026 sesuai rencana tidak ada perubahan karena memang mekanismenya kita harus segera melaksanakan APBD 2026,” ujar Aflah.

Lebih lanjut, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Madiun telah tersusun, termasuk Rencana Aksi Kegiatan/Kinerja (RAK). Untuk itu, seluruh OPD dipastikan menjalankan program kegiatan yang telah tersusun tersebut sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Karena sekarang sudah di akhir Januari dan pelaksanaan dari DPA sudah ada, RAK juga sudah ada. Itu sudah detail, jadi pak Wawali tinggal meneruskan saja apa yang sudah direncanakan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Untuk itu, akan dilakukan evaluasi secara rutin terhadap kinerja OPD. Hal itu agar pelayanan public kepada masyarakat tidak terganggu. Terlebih, sistem birokrasi Pemkot Madiun telah dirancang berbasis perencanaan dan indikator kinerja.

“Kita sudah ada target kinerjanya ada jadi tiap ASN, tiap pejabat, tiap OPD itu sudah semuanya terdetail. Kita ada namanya Kerangka Acuan Kerja (KAK) dari hampir semua jabatan, OPD dan ASN ada disitu,” terang Aflah.

Sementara itu, Kepala DPUPR Thariq Megah yang menjadi tersangka menyebabkan kekosongan kepala dinas. Pemkot Madiun akan mengambil langkah untuk segera ada pengisian Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR. “Tadi petunjuk pimpinan nanti otomatis harus ada Plt-nya karena bagaimanapun di DPUPR itu juga banyak kegiatannya. Jadi harus tetap berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna P-APBD 2026, Pemkab Madiun Kejar PAD dan Genjot Infrastruktur Rp89 Miliar

    Rapat Paripurna P-APBD 2026, Pemkab Madiun Kejar PAD dan Genjot Infrastruktur Rp89 Miliar

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadapi tekanan fiskal dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD (Raperda P-APBD) 2026. Transfer dari pemerintah pusat turun sekitar Rp97,18 miliar, sementara ruang untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga terbatas karena pemerintah tidak ingin menambah beban masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menerima surat usulan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Surat tersebut berkaitan dengan pemberhentian Nurwachid dari keanggotaan partai sekaligus pengajuan calon pengganti untuk kursi DPRD Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB […]

    Bagikan
  • KA BIAS Makin Diminati! 180 Ribu Penumpang Terangkut, Pilihan Cerdas ke Bandara di Awal 2026

    KA BIAS Makin Diminati! 180 Ribu Penumpang Terangkut, Pilihan Cerdas ke Bandara di Awal 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah kini semakin praktis. Layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat lonjakan penumpang yang cukup signifikan pada awal tahun 2026. Sepanjang Triwulan I (Januari–Maret 2026), KA BIAS […]

    Bagikan
  • Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan […]

    Bagikan
  • Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Ngawi mencatat hingga akhir Desember 2024 terdapat 277 ternak sapi yang terjangkit PMK. Bahkan 13 diantaranya mati. Merebaknya kasus PMK berdampak pada harga ternak sapi. Hal itu sangat dikeluhkan para peternak lantaran harga sapi anjlok hingga […]

    Bagikan
expand_less