Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muris Subiyantoro (kiri) dan Dimyati Dahlan (kanan), Foto : Isimewa

Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan.

Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah PAW terhadap Gus Wahid tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik pasca Pilkada Serentak 2024 lalu.

“Dari pengamatan saya, PAW terhadap Gus Wahid sangat mungkin dipicu oleh konstelasi Pilkada kemarin,” ujarnya, Rabu (08/10/2025).

Muries menambahkan, dalam Pilkada 2024, Partai Politik berlambang bola dunia itu secara resmi mendukung pasangan Kang Suyat–Nanik Endang Rusminiarti. Namun, di sisi lain, Gus Wahid disebut telah memberikan dukungan moral kepada pasangan Jatno–Ida, yang mana sang istri juga turut maju di Pilkada sebagai calon wakil bupati.

“Disinyalir karena perbedaan arah dukungan ini munculah keputusan PAW. Gus Wahid dianggap tidak sejalan dengan kebijakan partai,” jelas penggagas Lembaga Kajian Politik dan Pemerintahan Lokal Magetan, LoGoPoRI itu.

Meski demikian, Muries menegaskan bahwa adanya PAW merupakan hak prerogatif partai. “Kalau alasan PAW karena persoalan dukung-mendukung di Pilkada, ya itu sangat politis. Tapi sah-sah saja secara mekanisme partai,” imbuhnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa langkah ini berpotensi menimbulkan tanda tanya di masyarakat, mengingat kontribusi keluarga Gus Wahid terhadap sejarah berdirinya PKB di Magetan dinilai cukup besar. 

“Publik tahu sejarahnya. Gus Wahid dan almarhum ayahnya, Kiai Suryani, punya andil besar dalam membangun PKB di Magetan. Pertanyaannya, apakah itu tidak menjadi pertimbangan DPP?” tuturnya.

Muries juga menyoroti pentingnya transparansi dalam mekanisme PAW di dalam tubuh PKB. Menurutnya, perlu ada ruang bagi kader yang diberhentikan untuk menggunakan hak jawab atau pembelaan diri melalui forum internal seperti mahkamah partai.

“Kalau memang ada forum seperti itu, seharusnya dimanfaatkan untuk menjernihkan duduk persoalan. Tapi kalau tidak ada, ya wajar saja jika yang bersangkutan memilih jalur hukum,” ucapnya.

Menurutnya, jika Gus Wahid tak menerima dengan keputusan tersebut, menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) merupakan langkah yang sah secara hukum. 

“Itu hak pribadi dan hal yang wajar dilakukan. Yang penting sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Magetan Dimyati Dahlan juga memberikan pandangan yang senada. Ia menilai PAW merupakan domain mutlak partai dan sah secara aturan, meskipun disisi lain dapat berpotensi menghilangkan marwah ke-NU-an pada tubuh PKB Magetan.

“Pergantian antar waktu ini domainnya mutlak di partai, jadi sah-sah saja dan pasti sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Dimyati.

Ia menambahkan, proses PAW saat ini masih bersifat internal dan belum final, sehingga belum ada urgensi untuk dipermasalahkan secara hukum atau administratif. Terkait sikap Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, yang enggan memberikan komentar lebih jauh, Dimyati menilai itu hal wajar. “Itu hak pribadi. Mau dipublikasikan atau tidak, itu kewenangan partai,” ujarnya.

Dimyati beranggapan bahwa Gus Wahid kemungkinan besar bakal bersikap lebih tenang dan tidak melakukan perlawanan.

“Sebagai seorang ulama kyai mursyid, beliau kemungkinan pasti memilih diam dan tidak akan melawan. Karena baginya, jabatan hanyalah titipan,” tambahnya.

Namun, Dimyati mengingatkan, hilangnya sosok figur Gus Wahid bisa berdampak pada citra PKB di mata warga nahdliyin.

“Hilangnya sosok Gus Wahid akan menjadi hilangnya marwah ke-NU-an di PKB Magetan. Saat ini satu-satunya figur ulama NU yang ada di partai itu ya hanya beliau,” tegasnya.

Proses PAW sendiri masih bergulir di internal DPC PKB Magetan, Jamaludin Malik disebut-sebut sebagai bakal calon penggantinya. Hingga kini, belum muncul pernyataan resmi dari DPP PKB mengenai alasan maupun jadwal pasti pelantikan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di kawasan hutan milik Perhutani, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo, pada Kamis (29/05/2025) siang. Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang anak kecil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. […]

    Bagikan
  • Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Turun, Operasi Zebra 2025 di Kota Madiun Beri Hasil Positif

    Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Turun, Operasi Zebra 2025 di Kota Madiun Beri Hasil Positif

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar serentak mulai 17 hingga 30 November membawa dampak positif bagi situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota. Data kepolisian menunjukkan penurunan pada angka pelanggaran yang ditindak melalui tilang elektronik (ETLE), serta penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. AKP Nanang […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Lelang 2 Motor Rampasan Perkara Inkracht, Penawaran Dibuka 11 Agustus

    Kejari Kabupaten Madiun Lelang 2 Motor Rampasan Perkara Inkracht, Penawaran Dibuka 11 Agustus

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun membuka lelang dua unit kendaraan bermotor yang telah berstatus sebagai barang rampasan negara setelah perkara pidananya berkekuatan hukum tetap (inkracht). Lelang digelar secara terbuka untuk masyarakat melalui sistem daring di situs Lelang.go.id, dengan pelaksanaan penawaran pada 11 Agustus 2026. Dua kendaraan yang akan dilelang yakni satu unit […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Rakyat (SR), yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut direncanakan akan mulai dijalankan di Ponorogo pada Juli 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Priyatno, saat memberikan keterangan pers […]

    Bagikan
expand_less