Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 449
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Budidaya jamur merang, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Budidaya jamur merang menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di Madiun. Ahmad Fauzani, 44 tahun, seorang pembudidaya jamur merang dari Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, telah menekuni usaha ini sejak tahun 2016. Berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKP Kabupaten Madiun, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga kini.

Jamur merang atau Volvariella volvacea merupakan salah satu jenis jamur yang bisa dikonsumsi. Disebut jamur merang karena biasanya tumbuh di tumpukan jerami. Namun, di beberapa daerah, jamur ini juga dapat tumbuh di media lain seperti tandan kosong kelapa sawit, limbah kapas, atau blotong (limbah tebu).

“Jamur merang memiliki kandungan gizi yang baik, sehingga banyak diminati oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak, jamur ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ujar Fauzani Senin (17/3/2025).

Menurut Fauzani, proses budidaya jamur merang membutuhkan teknik khusus. Awalnya, limbah jerami kering harus dibasahi dan dicampur dengan kapur dolomit (1%) serta bekatul (10%). Campuran ini kemudian difermentasi selama kurang lebih tujuh hari. Setelah itu, media tanam dimasukkan ke dalam kumbung (rumah jamur) dan di pasteurisasi dengan uap panas bersuhu 70°C selama empat jam.

“Setelah pasteurisasi, media tanam didinginkan hingga suhu 34°C, kemudian ditebar benih jamur. Selama empat hari pertama, media harus ditutup rapat tanpa cahaya dan udara. Setelah itu, jamur mulai diberikan oksigen, dan dalam waktu 10 hingga 14 hari, jamur siap dipanen,” jelasnya.

Dalam satu siklus budidaya, mulai dari persiapan media hingga panen, memerlukan waktu sekitar 20 hari. Fauzani mengatakan bahwa proses ini cukup efisien dan dapat menghasilkan panen yang optimal jika dilakukan dengan benar.

Fauzani menilai bahwa prospek pasar jamur merang sangat menjanjikan. Pasalnya, jumlah pembudidaya di wilayah Madiun dan sekitarnya masih tergolong sedikit, sementara permintaan pasar cukup tinggi. Selain itu, bahan baku utama berupa jerami sangat melimpah di daerah ini, sehingga mendukung keberlanjutan usaha budidaya jamur merang.

“Dengan ketersediaan jerami yang melimpah dan minimnya pesaing, budidaya jamur merang menjadi peluang bisnis yang sangat potensial di Madiun. Selain itu, jamur merang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga permintaannya terus meningkat,” tambahnya.

Pada awal tahun 2025 ini ia bekerja sama dengan LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa) Brumbun memulai budidaya jamur merang dan saat ini tengah memasuki masa panen. 

Dengan semakin berkembangnya usaha budidaya jamur merang, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk menekuni bisnis ini. Selain memberikan peluang ekonomi, budidaya jamur merang juga dapat menjadi solusi pemanfaatan limbah pertanian yang lebih produktif.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Renovasi Panti Asuhan Citra Diri mendapat apresiasi langsung dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Tim Penilai yang dipimpin oleh Waaster Bid Tahwil, Komsos, dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri pun hadir meninjau hasil pembangunan. Taufiq menyebut, renovasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di […]

    Bagikan
  • Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harapan masyarakat Magetan untuk segera menyaksikan pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pilkada 2024 mulai menemui titik terang. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih akan dilaksanakan pada 23 Mei 2025. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat dimintai keterangan soal perkembangan administrasi pelantikan yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp928 juta pada 2026 untuk membangun 65 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) baru. Program tersebut diprioritaskan di sejumlah ruas jalan yang selama ini minim penerangan dan dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan seluruh APJ […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden terkait rencana pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 hektar di wilayah Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun. Langkah ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Madiun dalam mendukung pendidikan yang merata dan terjangkau bagi masyarakat. “Lahan […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha. Untuk Kabupaten […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna pada Selasa (30/9/2025), meski dalam dokumen anggaran masih tercatat defisit sebesar Rp109,6 miliar. Berdasarkan ringkasan dokumen, pendapatan daerah setelah perubahan mencapai Rp1,98 triliun atau turun […]

    Bagikan
expand_less