Berita Terkini
Trending Tags

Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Budidaya jamur merang, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Budidaya jamur merang menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di Madiun. Ahmad Fauzani, 44 tahun, seorang pembudidaya jamur merang dari Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, telah menekuni usaha ini sejak tahun 2016. Berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKP Kabupaten Madiun, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga kini.

Jamur merang atau Volvariella volvacea merupakan salah satu jenis jamur yang bisa dikonsumsi. Disebut jamur merang karena biasanya tumbuh di tumpukan jerami. Namun, di beberapa daerah, jamur ini juga dapat tumbuh di media lain seperti tandan kosong kelapa sawit, limbah kapas, atau blotong (limbah tebu).

“Jamur merang memiliki kandungan gizi yang baik, sehingga banyak diminati oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak, jamur ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ujar Fauzani Senin (17/3/2025).

Menurut Fauzani, proses budidaya jamur merang membutuhkan teknik khusus. Awalnya, limbah jerami kering harus dibasahi dan dicampur dengan kapur dolomit (1%) serta bekatul (10%). Campuran ini kemudian difermentasi selama kurang lebih tujuh hari. Setelah itu, media tanam dimasukkan ke dalam kumbung (rumah jamur) dan di pasteurisasi dengan uap panas bersuhu 70°C selama empat jam.

“Setelah pasteurisasi, media tanam didinginkan hingga suhu 34°C, kemudian ditebar benih jamur. Selama empat hari pertama, media harus ditutup rapat tanpa cahaya dan udara. Setelah itu, jamur mulai diberikan oksigen, dan dalam waktu 10 hingga 14 hari, jamur siap dipanen,” jelasnya.

Dalam satu siklus budidaya, mulai dari persiapan media hingga panen, memerlukan waktu sekitar 20 hari. Fauzani mengatakan bahwa proses ini cukup efisien dan dapat menghasilkan panen yang optimal jika dilakukan dengan benar.

Fauzani menilai bahwa prospek pasar jamur merang sangat menjanjikan. Pasalnya, jumlah pembudidaya di wilayah Madiun dan sekitarnya masih tergolong sedikit, sementara permintaan pasar cukup tinggi. Selain itu, bahan baku utama berupa jerami sangat melimpah di daerah ini, sehingga mendukung keberlanjutan usaha budidaya jamur merang.

“Dengan ketersediaan jerami yang melimpah dan minimnya pesaing, budidaya jamur merang menjadi peluang bisnis yang sangat potensial di Madiun. Selain itu, jamur merang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga permintaannya terus meningkat,” tambahnya.

Pada awal tahun 2025 ini ia bekerja sama dengan LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa) Brumbun memulai budidaya jamur merang dan saat ini tengah memasuki masa panen. 

Dengan semakin berkembangnya usaha budidaya jamur merang, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk menekuni bisnis ini. Selain memberikan peluang ekonomi, budidaya jamur merang juga dapat menjadi solusi pemanfaatan limbah pertanian yang lebih produktif.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan offroader dari berbagai daerah di Indonesia memadati wilayah lereng Gunung Pandan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, untuk mengikuti ajang perdana bertajuk Jelajah Kampung Pesilat, Sabtu (05/07/2025). Event ini menjadi titik awal eksplorasi kawasan utara Madiun sebagai destinasi wisata berbasis petualangan ekstrem. Sebanyak 200 peserta dari Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, […]

    Bagikan
  • Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan pusat kota Ponorogo dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (15/4/2025). Penertiban dilakukan sejak pagi hari oleh puluhan petugas. Selain bangunan liar, gerobak dagangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya juga […]

    Bagikan
  • Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kabupaten Madiun mulai berjalan. Sebanyak 38.371 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, mengatakan pencairan dilakukan sejak dua pekan terakhir. Mekanisme penyaluran berlangsung […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
expand_less