Berita Terkini
Trending Tags

Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif.

Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan lahan pertanian yang terbatas. Karena itu, pemanfaatan lahan secara optimal menjadi solusi utama.

“Pak Wali menginstruksikan agar setiap tanah kosong ditanami. Dinas juga harus memiliki tanaman sendiri, minimal satu orang menanam dua tanaman. Dengan begitu, kita sudah punya cadangan stok pangan di wilayah Pemkot Madiun,” jelas Totok, Selasa (21/10/2025).

Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi sayuran, buah-buahan, dan berbagai tanaman produktif lainnya. Selain itu, DKPP juga mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari sistem pertanian terpadu.

“Salah satu sumber sampah terbesar, sekitar 59 persen, adalah limbah makanan. Melalui budidaya maggot, limbah ini bisa diolah kembali. Maggot bisa jadi pakan tambahan untuk ikan lele dan ayam, sementara kotorannya dimanfaatkan sebagai pupuk,” terang Totok.

Dengan konsep tersebut, seluruh proses pertanian bisa berjalan secara berkelanjutan tanpa menghasilkan limbah yang terbuang. Bahkan, kegiatan ini tidak memerlukan lahan luas — cukup 1×2 meter sudah bisa digunakan untuk memelihara sekitar 10 ekor maggot.

Lebih lanjut, Totok menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 56 kelompok P2B (Pekarangan Pangan Berkelanjutan) yang sebelumnya dikenal sebagai P2L. DKPP berencana mengoptimalkan kembali peran kelompok tersebut agar lebih aktif dalam memproduksi bahan pangan mandiri.

“Kami bantu benih dan pupuknya. Beberapa masyarakat sudah memulai di Manisrejo, Mojorejo, dan Manguharjo. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkembang, masyarakat mandiri, dan bahkan bisa menambah penghasilan,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama menghadapi dinamika ekonomi dan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Estafet Kepemimpinan di Polres Madiun Bergulir, Sejumlah Perwira Diganti

    Estafet Kepemimpinan di Polres Madiun Bergulir, Sejumlah Perwira Diganti

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rotasi jabatan kembali bergulir di tubuh Polres Madiun. Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama di Lapangan Tri Brata, Mapolres Madiun, Jumat (11/4/2025). Wakapolres Madiun kini dijabat oleh Kompol Mukhamad Lutfi yang sebelumnya menjabat Wakapolres Probolinggo Kota, menggantikan Kompol Mohammad Asrori […]

    Bagikan
  • Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah maraknya pengibaran bendera tengkorak bertopi jerami ala Jolly Roger dari anime One Piece yang ramai dijadikan simbol perlawanan, sekelompok pemuda di Madiun memilih pendekatan berbeda yakni berdiskusi. Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak, Kota Madiun, Madiun (03/08/2025), untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, bukan […]

    Bagikan
  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
  • Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Magetan mendapat dukungan signifikan dari pemerintah pusat. Sejumlah alat mesin pertanian (Alsintan) dikucurkan oleh Kementerian Pertanian RI sebagai bagian dari program percepatan mekanisasi nasional Selasa (13/1/2026). Unit berupa traktor roda empat, combine, crawler, hingga kultivator telah diserahkan kepada kelompok-kelompok tani di berbagai wilayah. Bantuan ini […]

    Bagikan
  • Pembangunan Relokasi Pasar Hewan Pahingan Magetan Hampir Rampung

    Pembangunan Relokasi Pasar Hewan Pahingan Magetan Hampir Rampung

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Pasar Hewan Maospati yang menjadi tempat relokasi dari Pasar Hewan Pahingan Maospati kini memasuki tahap akhir. Proyek yang berada di belakang Puskesmas Maospati tersebut telah mencapai progres sekitar 88 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2025 mendatang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pemindahan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut. Wakil Gubernur Jawa […]

    Bagikan
expand_less