Berita Terkini
Trending Tags

Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif.

Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan lahan pertanian yang terbatas. Karena itu, pemanfaatan lahan secara optimal menjadi solusi utama.

“Pak Wali menginstruksikan agar setiap tanah kosong ditanami. Dinas juga harus memiliki tanaman sendiri, minimal satu orang menanam dua tanaman. Dengan begitu, kita sudah punya cadangan stok pangan di wilayah Pemkot Madiun,” jelas Totok, Selasa (21/10/2025).

Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi sayuran, buah-buahan, dan berbagai tanaman produktif lainnya. Selain itu, DKPP juga mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari sistem pertanian terpadu.

“Salah satu sumber sampah terbesar, sekitar 59 persen, adalah limbah makanan. Melalui budidaya maggot, limbah ini bisa diolah kembali. Maggot bisa jadi pakan tambahan untuk ikan lele dan ayam, sementara kotorannya dimanfaatkan sebagai pupuk,” terang Totok.

Dengan konsep tersebut, seluruh proses pertanian bisa berjalan secara berkelanjutan tanpa menghasilkan limbah yang terbuang. Bahkan, kegiatan ini tidak memerlukan lahan luas — cukup 1×2 meter sudah bisa digunakan untuk memelihara sekitar 10 ekor maggot.

Lebih lanjut, Totok menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 56 kelompok P2B (Pekarangan Pangan Berkelanjutan) yang sebelumnya dikenal sebagai P2L. DKPP berencana mengoptimalkan kembali peran kelompok tersebut agar lebih aktif dalam memproduksi bahan pangan mandiri.

“Kami bantu benih dan pupuknya. Beberapa masyarakat sudah memulai di Manisrejo, Mojorejo, dan Manguharjo. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkembang, masyarakat mandiri, dan bahkan bisa menambah penghasilan,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama menghadapi dinamika ekonomi dan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersiap melakukan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan terdapat pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp. 228 miliar. Menurutnya, Pemkab Madiun akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi […]

    Bagikan
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Beras Terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Beras Terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Berhati-hatilah dalam berkendara di jalan raya. Sebuah truk bermuatan beras mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Senin malam (24/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Bus yang terguling menutup badan jalan menyebabkan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kasat Lantas Polres Madiun melalui  Kanit Turjawali Polres […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/1/2025) pagi. Bus PT Madjoe Muda Mandiri jurusan Jakarta-Ponorogo menabrak mobil pikap bermuatan burung. Akibat kecelakaan ini, pengemudi pikap tewas di tempat, sementara dua penumpangnya mengalami luka-luka. Pengemudi pikap, Supii (52), warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
  • Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbatasan Ngawi–Jawa Tengah. Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5583-BJF meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton tractor head berpelat W-8130-UO di Jalan Ngawi-Mantingan, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kamis (04/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika mengungkapkan insiden […]

    Bagikan
  • Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, […]

    Bagikan
expand_less