Berita Terkini
Trending Tags

Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan.

Ditemui di Pondok Pesantren yang di asuhnya Raudhatul Huda, Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan, Jumat (24/10/2025), Gus Wahid membenarkan bahwa dirinya telah mengetahui pengajuan PAW itu. “Saya sudah diberitahu. Teman-teman juga telah membahas dan mengkajinya. Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya,” ungkapnya dengan nada tenang.

Meski demikian, ia menyebut timnya tengah menyiapkan kajian terhadap langkah DPC PKB tersebut. “Ini masih dipelajari oleh teman-teman. Insyaallah nanti akan terlihat hasilnya. Saya pribadi menganggap hal ini biasa saja,” katanya.

Sikap tenang Gus Wahid dianggap sebagai bentuk kedewasaan politik menghadapi proses yang dinilai sarat kepentingan. Di ruang publik, beredar isu bahwa dirinya digeser karena dianggap kurang loyal terhadap garis politik partai setelah Pilkada Serentak 2024.

Namun, Gus Wahid dengan tegas membantah tudingan itu. “Itu tidak benar. Hanya isu politik,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara dirinya dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. “Belum ada komunikasi,” ujarnya singkat.

Diketahui, DPC PKB Magetan telah mengirim surat resmi bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025 tertanggal 7 Oktober 2025 kepada Sekretariat DPRD Magetan. Dalam surat tersebut, Jamaludin Malik diusulkan sebagai pengganti Gus Wahid di kursi DPRD.

Langkah itu dilakukan secara tertutup dan menimbulkan beragam tafsir di kalangan kader. Beberapa pihak menyebut keputusan ini merupakan imbas politik Pilkada 2024, di mana Gus Wahid dikabarkan memberikan dukungan moral kepada pasangan calon yang tidak diusung PKB.

Pengamat politik dari Universitas Merdeka Madiun, Muries Subiyantoro, menilai keputusan PAW terhadap Gus Wahid mengandung muatan politik yang kuat. “Jika alasannya terkait arah dukungan di Pilkada, maka keputusan ini sangat politis. Namun, secara mekanisme partai, langkah tersebut sah,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan ini berpotensi menimbulkan reaksi emosional di kalangan Nahdliyin. “Gus Wahid dan keluarganya memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya PKB di Magetan. Publik tentu akan menilai keputusan ini sebagai langkah yang berani,” tuturnya.

Muries menambahkan, proses PAW yang dilakukan tanpa ruang klarifikasi terbuka dapat menimbulkan kesan adanya pembersihan kader menjelang tahun politik. “Apabila tidak ada mekanisme hak jawab di internal partai, wajar jika langkah hukum ditempuh. Itu hak politik sekaligus hak hukum yang sah,” tegasnya.

Proses administratif PAW kini tengah berlangsung di Sekretariat DPRD Magetan dan menunggu verifikasi dari KPU Magetan sebelum penetapan resmi. Di sisi lain, langkah Gus Wahid menyiapkan kajian hukum dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memengaruhi peta kekuatan PKB di masa mendatang.

Pergantian ini menjadi babak baru dalam dinamika politik PKB Magetan. Gus Wahid tidak tinggal diam, sementara proses hukum dan politik terus berjalan. Arah baru kekuatan politik di tubuh PKB Magetan perlahan mulai terbentuk, menandai perubahan signifikan menjelang tahun politik berikutnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnaker Kota Madiun Tangani 10 Kasus Perselisihan Ketenagakerjaan

    Disnaker Kota Madiun Tangani 10 Kasus Perselisihan Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan UMKM Kota Madiun mencatat sebanyak 10 perusahaan terlibat dalam laporan perselisihan ketenagakerjaan selama tahun 2024 hingga April 2025 ini. Perselisihan ini bermacam-macam, mulai dari masalah pemutusan hubungan kerja (PHK), hak pesangon, hingga tunggakan upah. “Sejak awal tahun 2024 hingga sekarang, ada 10 pelapor yang masuk ke […]

    Bagikan
  • Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah kendaraan arus balik di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai mengalami peningkatan. Personil Polres Ponorogo telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan hingga gangguan lalu lintas. Seperti kesigapan Polres Ponorogo membantu salah satu pemudik yang mengalami mogok kendaraan di jalur protokol Ponorogo–Madiun pada Jumat (04/04/2025). Ismianto, warga Blora Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria di Ponorogo nekat membacok mantan istri dan kakak iparnya hingga mengalami luka serius di kepala dan tangan. Pelaku, Sugito, warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, langsung menyerahkan diri ke polisi usai melakukan penganiayaan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (28/3) di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Korban, Sutiyem (40) dan […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan akan mengambil langkah usai peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan pada Kamis (15/4/2026) lalu. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh kepada Satua Pelayanan Pemenuhan Gizi ,(SPPG) di Kota Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelaksanaan program. […]

    Bagikan
  • Embung Pendem Hadirkan Wahana Baru Perahu Kano, Magnet Wisata Baru di Magetan

    Embung Pendem Hadirkan Wahana Baru Perahu Kano, Magnet Wisata Baru di Magetan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Embung Pendem di Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, kini tak hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi juga menawarkan pengalaman baru dengan kehadiran wahana perahu kano. Fasilitas tersebut resmi diperkenalkan oleh Camat Ngariboyo dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua BUMDes Desa Pendem, Rony Pati, menyampaikan bahwa inovasi ini dihadirkan untuk menambah […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
expand_less