Berita Terkini
Trending Tags

Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan.

Ditemui di Pondok Pesantren yang di asuhnya Raudhatul Huda, Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan, Jumat (24/10/2025), Gus Wahid membenarkan bahwa dirinya telah mengetahui pengajuan PAW itu. “Saya sudah diberitahu. Teman-teman juga telah membahas dan mengkajinya. Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya,” ungkapnya dengan nada tenang.

Meski demikian, ia menyebut timnya tengah menyiapkan kajian terhadap langkah DPC PKB tersebut. “Ini masih dipelajari oleh teman-teman. Insyaallah nanti akan terlihat hasilnya. Saya pribadi menganggap hal ini biasa saja,” katanya.

Sikap tenang Gus Wahid dianggap sebagai bentuk kedewasaan politik menghadapi proses yang dinilai sarat kepentingan. Di ruang publik, beredar isu bahwa dirinya digeser karena dianggap kurang loyal terhadap garis politik partai setelah Pilkada Serentak 2024.

Namun, Gus Wahid dengan tegas membantah tudingan itu. “Itu tidak benar. Hanya isu politik,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara dirinya dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. “Belum ada komunikasi,” ujarnya singkat.

Diketahui, DPC PKB Magetan telah mengirim surat resmi bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025 tertanggal 7 Oktober 2025 kepada Sekretariat DPRD Magetan. Dalam surat tersebut, Jamaludin Malik diusulkan sebagai pengganti Gus Wahid di kursi DPRD.

Langkah itu dilakukan secara tertutup dan menimbulkan beragam tafsir di kalangan kader. Beberapa pihak menyebut keputusan ini merupakan imbas politik Pilkada 2024, di mana Gus Wahid dikabarkan memberikan dukungan moral kepada pasangan calon yang tidak diusung PKB.

Pengamat politik dari Universitas Merdeka Madiun, Muries Subiyantoro, menilai keputusan PAW terhadap Gus Wahid mengandung muatan politik yang kuat. “Jika alasannya terkait arah dukungan di Pilkada, maka keputusan ini sangat politis. Namun, secara mekanisme partai, langkah tersebut sah,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan ini berpotensi menimbulkan reaksi emosional di kalangan Nahdliyin. “Gus Wahid dan keluarganya memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya PKB di Magetan. Publik tentu akan menilai keputusan ini sebagai langkah yang berani,” tuturnya.

Muries menambahkan, proses PAW yang dilakukan tanpa ruang klarifikasi terbuka dapat menimbulkan kesan adanya pembersihan kader menjelang tahun politik. “Apabila tidak ada mekanisme hak jawab di internal partai, wajar jika langkah hukum ditempuh. Itu hak politik sekaligus hak hukum yang sah,” tegasnya.

Proses administratif PAW kini tengah berlangsung di Sekretariat DPRD Magetan dan menunggu verifikasi dari KPU Magetan sebelum penetapan resmi. Di sisi lain, langkah Gus Wahid menyiapkan kajian hukum dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memengaruhi peta kekuatan PKB di masa mendatang.

Pergantian ini menjadi babak baru dalam dinamika politik PKB Magetan. Gus Wahid tidak tinggal diam, sementara proses hukum dan politik terus berjalan. Arah baru kekuatan politik di tubuh PKB Magetan perlahan mulai terbentuk, menandai perubahan signifikan menjelang tahun politik berikutnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

    Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pergerakan tanah di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Ponorogo, Jawa Timur, memutus total akses jalan alternatif yang menjadi penghubung antar Kecamatan Pudak dan Sooko. Fenomena geologi ini juga menimbulkan retakan besar yang kini mengancam dua rumah warga yang berada di kawasan terdampak. Tanah gerak tersebut telah terpantau dan tanda-tandanya bahkan sudah mulai muncul […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di sejumlah perlintasan sebidang di Kabupaten Ngawi, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas selama masa angkutan Lebaran 2026. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sosialisasi tersebut […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menaikan target investasi di tahun 2025. Tahun 2024 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun berhasil melampaui target investasi. Yakni mampu meraup realisasi investasi sebesar Rp. 2,3 Triliun. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Madiun mematok target nilai investasi naik menjadi Rp 2,5 triliun.  […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
expand_less