Berita Terkini
Trending Tags

Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan.

Ditemui di Pondok Pesantren yang di asuhnya Raudhatul Huda, Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan, Jumat (24/10/2025), Gus Wahid membenarkan bahwa dirinya telah mengetahui pengajuan PAW itu. “Saya sudah diberitahu. Teman-teman juga telah membahas dan mengkajinya. Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya,” ungkapnya dengan nada tenang.

Meski demikian, ia menyebut timnya tengah menyiapkan kajian terhadap langkah DPC PKB tersebut. “Ini masih dipelajari oleh teman-teman. Insyaallah nanti akan terlihat hasilnya. Saya pribadi menganggap hal ini biasa saja,” katanya.

Sikap tenang Gus Wahid dianggap sebagai bentuk kedewasaan politik menghadapi proses yang dinilai sarat kepentingan. Di ruang publik, beredar isu bahwa dirinya digeser karena dianggap kurang loyal terhadap garis politik partai setelah Pilkada Serentak 2024.

Namun, Gus Wahid dengan tegas membantah tudingan itu. “Itu tidak benar. Hanya isu politik,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara dirinya dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. “Belum ada komunikasi,” ujarnya singkat.

Diketahui, DPC PKB Magetan telah mengirim surat resmi bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025 tertanggal 7 Oktober 2025 kepada Sekretariat DPRD Magetan. Dalam surat tersebut, Jamaludin Malik diusulkan sebagai pengganti Gus Wahid di kursi DPRD.

Langkah itu dilakukan secara tertutup dan menimbulkan beragam tafsir di kalangan kader. Beberapa pihak menyebut keputusan ini merupakan imbas politik Pilkada 2024, di mana Gus Wahid dikabarkan memberikan dukungan moral kepada pasangan calon yang tidak diusung PKB.

Pengamat politik dari Universitas Merdeka Madiun, Muries Subiyantoro, menilai keputusan PAW terhadap Gus Wahid mengandung muatan politik yang kuat. “Jika alasannya terkait arah dukungan di Pilkada, maka keputusan ini sangat politis. Namun, secara mekanisme partai, langkah tersebut sah,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan ini berpotensi menimbulkan reaksi emosional di kalangan Nahdliyin. “Gus Wahid dan keluarganya memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya PKB di Magetan. Publik tentu akan menilai keputusan ini sebagai langkah yang berani,” tuturnya.

Muries menambahkan, proses PAW yang dilakukan tanpa ruang klarifikasi terbuka dapat menimbulkan kesan adanya pembersihan kader menjelang tahun politik. “Apabila tidak ada mekanisme hak jawab di internal partai, wajar jika langkah hukum ditempuh. Itu hak politik sekaligus hak hukum yang sah,” tegasnya.

Proses administratif PAW kini tengah berlangsung di Sekretariat DPRD Magetan dan menunggu verifikasi dari KPU Magetan sebelum penetapan resmi. Di sisi lain, langkah Gus Wahid menyiapkan kajian hukum dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memengaruhi peta kekuatan PKB di masa mendatang.

Pergantian ini menjadi babak baru dalam dinamika politik PKB Magetan. Gus Wahid tidak tinggal diam, sementara proses hukum dan politik terus berjalan. Arah baru kekuatan politik di tubuh PKB Magetan perlahan mulai terbentuk, menandai perubahan signifikan menjelang tahun politik berikutnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo masih menemukan sejumlah sekolah yang belum menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal, regulasi tersebut telah disahkan oleh DPRD dan Pemkab Ponorogo sejak Juli 2024 lalu. Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini menjelaskan 86 persen lembaga pendidikan di Bumi Reog telah […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Hj. Sumi Amatredjo (78), meninggal dunia pada Jumat malam (07/06/2025) pukul 21.25 waktu Arab Saudi (WAS), atau Sabtu dini hari waktu Indonesia Barat (WIB). Almarhumah merupakan warga Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, dan tercatat dalam kloter 51 […]

    Bagikan
  • Breaking News ! Remaja 19 Tahun di Kota Madiun Tewas dengan Luka Tusuk

    Breaking News ! Remaja 19 Tahun di Kota Madiun Tewas dengan Luka Tusuk

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar menggemparkan mengawali tahun 2026 di Kota Madiun, Jawa Timur. Seorang remaja berusia 19 tahun tewas diduga menjadi korban pembunuhan. Tim Polres Madiun Kota dan Polsek Taman telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Jolo Rante Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (01/01/2026). Termasuk memeriksa sejumlah […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tak hanya menghadirkan hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program khitan massal gratis yang mendapat sambutan luar biasa hingga jumlah peserta di sejumlah lokasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Program khitan massal tersebut digelar Pemerintah […]

    Bagikan
  • PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung resmi bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menegaskan, kehadiran badan usaha milik daerah (BUMD) ini bukan sekadar untuk eksis, melainkan harus memberi kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Kang Giri, sapaan akrabnya, jajaran pimpinan yang akan menakhodai Perumda Sari Gunung […]

    Bagikan
expand_less