Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 63
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun menyalurkan Pupuk ke Kepala Kelompok Tani yang ada di Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai menyalurkan 146,15 ton pupuk NPK kepada 34 kelompok tani dari total 38 kelompok tani yang ada di wilayah Kota Madiun.

Sebanyak empat kelompok tani lainnya belum bisa menerima bantuan lantaran belum berbadan hukum Indonesia.

Dalam arahanya, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa pembagian pupuk gratis ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pembagian pupuk gratis ini bagian dari langkah kita mendukung program Presiden RI Prabowo tentang ketahanan pangan. Untuk teknis pembagiannya, kita serahkan ke pengurus kelompok tani agar lebih efektif dan tepat sasaran,” tutur Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (28/10/2025).

Sementara itu Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa pembagian pupuk ini dilakukan berdasarkan kebutuhan riil para petani yang ditentukan melalui survei lapangan oleh pihak dinas. Menurutnya, besaran pupuk yang diterima setiap petani bervariasi, tergantung luas lahan yang dimiliki.

“Tahun ini kami, Pemerintah Kota Madiun, tetap konsisten setiap tahun membagi dan membantu kelompok tani semaksimal mungkin. Ada anggaran untuk membelikan pupuk sebanyak 146,15 ton. Kita bekerja sama dengan Petro Kimia Gresik, mudah-mudahan hasilnya semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan petani di Kota Madiun,”

ujar Totok Sugiarto, Kepala DKPP Kota Madiun.

Berdasarkan data DKPP, luas baku lahan pertanian di Kota Madiun mencapai 884 hektare dengan jumlah petani sebanyak 1.325 orang. Program pupuk gratis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian lokal, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.

Program bantuan pupuk NPK ini dibiayai melalui APBD Kota Madiun Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,692 miliar. Penyaluran pupuk dilakukan setiap tahun menjelang musim tanam ketiga, setelah proses pengadaan selesai dilakukan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News! Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    Breaking News! Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar mengejutkan datang dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025). Dalam operasi senyap itu dikabarkan menjaring Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Bahkan, kabar penangkapan ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Bupati Ponorogo adalah salah satu pihak yang diamankan. “Benar. Saat ini […]

    Bagikan
  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Berduka, Bripka Sidik Pramono Dimakamkan dengan Upacara Militer

    Polres Ngawi Berduka, Bripka Sidik Pramono Dimakamkan dengan Upacara Militer

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kepolisian Resor Ngawi, Jawa Timur, berduka atas wafatnya Bripka Sidik Pramono, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Almarhum meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto sebelum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.51 WIB, Rabu pagi (11/06/2025). Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan di rumah duka di […]

    Bagikan
  • PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinegia | Kota Madiun – PT KAI Daop 7 Madiun mulai melaksanakan posko Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dipimpin oleh Suharjono Kepala PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun di Kantor PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (23/12/2025). Posko […]

    Bagikan
  • Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu […]

    Bagikan
expand_less