Berita Terkini
Trending Tags

Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 300
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari merespon Terkait peristiwa Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang JPL 121, petak jalan Caruban–Babadan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (12/2/2026) sore. Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) 251B Jayakarta. Peristiwa tragis ini diduga kuat sebagai tindakan bunuh diri.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), korban diketahui berada di tengah jalur rel saat kereta sedang melaju kencang.

“KAI Daop 7 Madiun menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Berdasarkan indikasi di lapangan, peristiwa ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Tohari dalam keterangan resminya..

Usai menerima laporan insiden tersebut, petugas KAI segera berkoordinasi dengan unit pengamanan Madiun dan Caruban. Sebagai langkah prosedur keselamatan, KA Jayakarta sempat dihentikan di Stasiun Babadan untuk pemeriksaan rangkaian guna memastikan tidak ada kerusakan teknis akibat insiden tersebut.

Proses evakuasi melibatkan Tim INAVIS Polres Kabupaten Madiun hingga pukul 18.50 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Caruban untuk penanganan lebih lanjut. Akibat kejadian ini, perjalanan KA Jayakarta dilaporkan sempat mengalami keterlambatan.

Menanggapi kejadian ini, PT KAI Daop 7 Madiun kembali memberikan peringatan kepada masyarakat. Tohari menegaskan bahwa jalur kereta api adalah area terbatas yang sangat berbahaya bagi publik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel. Selain membahayakan nyawa, hal ini juga mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” tegasnya.

Selain imbauan keselamatan fisik, KAI juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. Masyarakat diminta peka jika terdapat anggota keluarga atau kerabat yang menunjukkan tanda-tanda tekanan psikologis berat.

Pihak KAI menyarankan agar segera mencari bantuan profesional ke fasilitas kesehatan atau layanan konsultasi psikologi untuk mencegah terjadinya tindakan fatal serupa di masa depan.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang hewan ternak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sedikitnya 30 ekor sapi dilaporkan terjangkit PMK, dengan rincian 20 ekor di Kecamatan Saradan dan Gemarang sedangkan 10 ekor di Kecamatan Dolopo. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Madiun, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sedikitnya 10 titik pohon tumbang di sejumlah wilayah, dengan sebaran terbanyak berada di Kecamatan Manguharjo. Sementara, satu unit sepeda motor milik pengunjung di kawasan Taman Bantaran dilaporkan tertimpa pohon dan mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • 20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 20 orang dari komunitas hiking Thunak Thunuk Madiun terjebak di Lereng Tengah Hutan, Perbatasan Desa Kepel dengan Desa Kuwiran Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun pada Minggu petang (19/1/2025). Beruntungnya, saat ini puluhan pendaki telah dievakuasi dan dikumpulkan di sebuah tempat ibadah GKJW untuk terus ditenangkan. Ketua Komunitas hiking Thunak Thunuk, […]

    Bagikan
expand_less