Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota DPRD Magetan dari Fraksi (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme (PAW), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suhu politik di Kabupaten Magetan, kembali meningkat seiring dengan langkah hukum yang diambil Nur Wahid atau akrab disapa Gus Wahid. Anggota DPRD Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Persoalan ini bermula dari Surat Keputusan DPP PKB Nomor 5985/DPP/01/08/2025 yang diterbitkan pada awal Agustus lalu. Surat tersebut berisi pemecatan Gus Wahid dari keanggotaan partai karena dianggap melanggar kode etik, termasuk dugaan membantu pemenangan calon kepala daerah dari partai lain. Namun, menurut pihak Gus Wahid, tuduhan itu tidak pernah diklarifikasi secara resmi.

Kuasa hukum Gus Wahid, Nurcahyo, menyatakan bahwa keputusan DPP tersebut cacat prosedur karena kliennya tidak pernah mendapat panggilan untuk memberikan penjelasan.

“Dalam SK itu disebutkan pelanggaran kode etik, tetapi tidak dijelaskan bentuk pelanggarannya. Bahkan undangan klarifikasi pun tidak pernah diterima oleh Pak Wahid,” ungkapnya, Rabu (29/10/2025).

Pada Senin (26/10/2025), Gus Wahid melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan pembatalan pemberhentian ke Mahkamah Partai PKB di kantor Sekretariat DPP PKB, Jakarta Pusat. Gugatan ini menjadi langkah awal penyelesaian sengketa internal sebagaimana diatur dalam AD/ART partai, yang memberikan waktu mediasi maksimal dua bulan.

Langkah ini juga sejalan dengan pandangan sejumlah pengamat politik yang menilai Mahkamah Partai sebagai forum terbaik sebelum membawa perkara ke ranah peradilan umum.

Sementara itu, DPC PKB Magetan di bawah pimpinan Suratno telah lebih dahulu mengirimkan surat usulan PAW ke Sekretariat DPRD dan KPU Magetan pada 7 Oktober. Dalam surat tersebut, nama Jamaludin Malik diusulkan sebagai pengganti Gus Wahid berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya di Dapil Magetan, yakni 3.466 suara pada Pemilu 2024.

Pihak Gus Wahid menegaskan, gugatan ke Mahkamah Partai merupakan langkah wajib sebelum menempuh jalur hukum eksternal. Jika gugatan internal tidak dikabulkan, pihaknya siap membawa perkara ke Pengadilan Negeri Magetan.

“Sebelum ke pengadilan umum, kami harus menempuh jalur Mahkamah Partai terlebih dahulu. Bila hasilnya tidak adil, maka kami akan lanjutkan melalui jalur hukum berikutnya,” kata Nurcahyo menegaskan.

Langkah hukum lanjutan ini dapat membuka peluang pembekuan sementara proses PAW, seperti kasus serupa yang pernah terjadi di beberapa daerah Jawa Timur pada 2024.

Kontroversi ini juga menimbulkan reaksi di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) lokal. Gus Wahid dikenal sebagai putra almarhum Kiai Suryani, tokoh NU yang berjasa memperkuat basis PKB di Magetan. Sejumlah tokoh NU menilai PAW ini tidak hanya soal politik, tetapi juga menyangkut marwah dan sejarah perjuangan NU di tubuh PKB.

Pengamat politik Muries Subiyantoro menilai keputusan DPP yang terburu-buru berisiko memecah suara NU di Magetan.

“Keputusan seperti ini seharusnya melalui musyawarah dan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan friksi internal,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Magetan, Dimyati Dahlan, menambahkan bahwa Mahkamah Partai seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang pembelaan sebelum konflik melebar.

“Mahkamah bisa menjadi tempat yang adil bagi semua pihak, agar sengketa ini tidak berlarut dan mengganggu agenda legislatif,” ucapnya.

Hingga 23 Oktober 2025, pihak Gus Wahid masih menyiapkan kajian hukum dan dokumen pendukung untuk memperkuat posisinya. Jadwal sidang Mahkamah Partai belum diumumkan, namun proses mediasi diharapkan segera dimulai.

PKB pusat belum memberikan pernyataan resmi, sementara DPW PKB Jawa Timur disebut akan turun tangan memfasilitasi mediasi. Meskipun belum ramai dibicarakan di media sosial, isu ini diprediksi akan mencuat jika Mahkamah mengeluarkan putusan atau sidang PN dimulai.

Jika gugatan Gus Wahid dikabulkan, ia akan tetap menduduki kursi DPRD Magetan dan situasi internal PKB bisa kembali tenang. Namun jika sebaliknya, pelantikan Jamaludin Malik berpotensi memperuncing ketegangan di tubuh partai.

Bagi masyarakat Magetan, perkara ini bukan sekadar pergantian kursi legislatif, melainkan ujian bagi integritas politik berbasis NU di tengah dinamika kekuasaan yang semakin kompleks.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Sinergi, KPU Kota Madiun Audiensi dengan PWI Madiun Raya

    Jalin Sinergi, KPU Kota Madiun Audiensi dengan PWI Madiun Raya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah dilewati. Para wakil rakyat hingga kepala daerah terpilih pun telah menduduki kursinya masing-masing. Kini, evaluasi penyelenggaraan menjadi salah satu agenda untuk menyongsong Pemilu mendatang. PWI Madiun Raya menerima kunjungan dari KPU Kota Madiun pada Rabu (11/01/2026). Hadir secara langsung […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masyarakat Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun telah menikmati perbaikan jembatan. Namun saat ini jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki dan motor roda dua. Hal ini dikarenakan kendala anggaran.  Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, […]

    Bagikan
  • Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025. Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah […]

    Bagikan
  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor (Polres) Madiun meluncurkan program inovatif bertajuk “Koplingmas” atau Kopi Keliling Kamtibmas sebagai upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Program tersebut resmi diluncurkan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara di halaman Mapolres Madiun, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan helm dinas kepada para Bhabinkamtibmas sebagai simbol komitmen […]

    Bagikan
expand_less