Berita Terkini
Trending Tags

Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah rumah warga di Dusun Morosowo Mendak Kecamatan Dagangan Madiun mengalami retak, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah.

Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut membuat warga panik dan memilih mengamankan barang berharga ke mushala yang berjarak tak jauh dari lokasi retakan.

Salah satu warga terdampak, Warsini (38), mengaku langsung mengungsi bersama keluarganya begitu melihat dinding rumahnya retak pada Kamis (30/10) lalu.

“Begitu muncul retakan, kami langsung keluar dan mengungsi ke mushala bersama enam keluarga lain,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Meski sebagian warga telah kembali ke rumah setelah kondisi dianggap aman, kekhawatiran masih menghantui mereka.

“Kalau hujan turun lagi, kami siap mengungsi. Kondisi rumah belum sepenuhnya aman,” tambah Warsini.

Warga lain, Sumiati (40), tak kuasa menahan tangis saat melihat lantai rumahnya terbelah akibat pergeseran tanah. Retakan dengan lebar antara 10 hingga 15 sentimeter membentang dari ruang tamu hingga dapur.

“Saya dengar suara seperti tanah pecah setelah hujan reda. Tidak lama kemudian lantai rumah retak semua,” tuturnya.

Sumiati bersama keluarganya sempat mengungsi ke lokasi lebih tinggi lantaran khawatir terjadi pergeseran tanah lanjutan.

“Ada sepuluh kepala keluarga yang terdampak. Kami takut kalau hujan turun lagi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau dan melakukan pendataan di lokasi.

“Petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan pertama pada Rabu. Pemantauan terus kami lakukan hingga hari ini,” ujar Boby.

Menurut Boby, lebar dan panjang retakan diperkirakan masih dapat bertambah, terutama jika intensitas hujan meningkat. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, warga terdampak telah dievakuasi ke wilayah dataran tinggi yang lebih aman.

“Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan dan perlengkapan tidur bagi warga yang mengungsi,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Madiun juga telah melaporkan kejadian ini kepada BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan dukungan alat pemantauan tanah gerak yang lebih canggih.

“Kami berharap ada bantuan tambahan dari provinsi agar pemantauan bisa lebih maksimal,” pungkas Boby.

Hingga Jumat (31/10/2025), petugas masih siaga di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi tanah serta memastikan keselamatan warga di sekitar area terdampak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, kembali memicu bencana tanah longsor. Material tanah bergerak dan menimpa bagian belakang bangunan kandang milik Sarengat (65), warga Dusun Dagung, Desa Janggan, RT 07 RW 03. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, talud penahan tanah […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar acara nikah massal bertajuk Madiun Mantu pada Rabu (19/06/2025). Kegiatan ini dilangsungkan di Rumah Dinas Wali Kota Madiun dan diikuti oleh enam pasangan pengantin dari berbagai latar belakang. Para pasangan tampak bahagia saat menjalani prosesi ijab kabul yang […]

    Bagikan
  • Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai memfinalisasi teknis pelaksanaan janji politik Bupati–Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, terkait penyaluran bantuan dana Rp3–5 juta bagi setiap Rukun Tetangga (RT). Program ini menjadi salah satu komitmen utama keduanya sejak dilantik pada 23 Mei 2025. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menjelaskan bahwa pembahasan […]

    Bagikan
  • Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda rumah milik Suwarti (83), warga Dusun Bayem Taman, Desa Jagir, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (12/08/2025) dini hari. Api diduga dipicu korsleting listrik di area dapur. Rangka bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu menyebabkan api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan. Kapolsek Sine, Iptu Sutikno, bersama […]

    Bagikan
expand_less