Berita Terkini
Trending Tags

Pengawasan Ditingkatkan, Kompetensi Pengemudi Perahu di Telaga Sarangan Jadi Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Lakeguard turut membantu proses evakuasi dan pencarian barang-barang penumpang yang hilang di telaga, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Meski sistem keamanan wisata perahu di Telaga Sarangan terus dibenahi, namun insiden kecelakaan yang melibatkan salah satu perahu wisata baru-baru ini kembali memunculkan sorotan terhadap kompetensi pengemudi serta konsistensi pengawasan di lapangan.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Eka Raditya, menyebutkan bahwa secara umum sistem keamanan saat ini telah ditingkatkan. Salah satunya dengan mewajibkan seluruh penumpang dan pengemudi mengenakan pelampung, serta membatasi kapasitas maksimal perahu hanya untuk empat orang.

“Dari sisi keamanan sudah ada peningkatan. Sekarang seluruh penumpang dan pengemudi wajib memakai pelampung, dan kapasitas perahu juga dibatasi maksimal empat penumpang,” ujarnya kepada media, Jumat (30/05/2025).

Dalam insiden terbaru, tim Lakeguard bahkan turut membantu proses evakuasi dan pencarian barang-barang penumpang yang hilang di telaga. Namun demikian, Eka mengakui bahwa kondisi di lapangan tidak selalu berjalan sesuai standar. Salah satu perhatian utama adalah soal keahlian dan kelayakan pengemudi perahu.

“Keahlian dan kompetensi pengemudi memang perlu dievaluasi kembali. Pembinaan terhadap paguyuban perahu sudah sering dilakukan, khususnya terkait keselamatan dan kenyamanan,” lanjutnya.

Pihak paguyuban perahu pun telah mengambil langkah internal dengan menjatuhkan sanksi kepada pengemudi yang terlibat kecelakaan. “Yang bersangkutan sudah dikenai sanksi, dan tidak diizinkan lagi mengemudikan perahu,” tegas Eka.

Menyoal izin mengemudi perahu, Eka menjelaskan bahwa saat ini belum semua pengemudi memiliki surat kelayakan resmi atau semacam Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus perahu. Surat keterangan kelayakan itu semestinya diterbitkan oleh Syahbandar di bawah Kementerian Perhubungan.

“Kebetulan pengemudi yang terlibat kecelakaan kemarin memang belum memiliki surat kelayakan itu,” ungkapnya.

Dinas Pariwisata berharap ke depan ada penataan lebih tegas terhadap sistem sertifikasi pengemudi perahu wisata, guna menjamin keselamatan wisatawan yang berkunjung ke destinasi andalan Kabupaten Magetan tersebut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kursi Direktur RSUD Caruban yang akan kosong dalam hitungan hari. Dengan berakhirnya masa jabatan drg. Farid Amirudin sebagai direktur Rumah Sakit plat merah tersebut, kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi oleh pejabat baru yang ditunjuk oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar pengganti direktur tidak sekadar memenuhi syarat […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal yang terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB mulai terungkap. Berdasarkan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, pihak kepolisian Polres Madiun mengamankan 5 terduga pelaku. Saat ini kelimanya yang diketahui masih dibawah umur tersebut […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun Raya masih menghadapi pekerjaan rumah besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan baru mencapai 25,92 persen dari total 795.120 pekerja yang ada. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari jumlah tersebut baru […]

    Bagikan
  • Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis (18/6/2026). Agenda persidangan difokuskan pada pembuktian melalui pemeriksaan 11 saksi yang dihadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam perkara tersebut, Maidi menjalani persidangan bersama terdakwa Rochim Ruhdiyanto. Sidang yang dimulai pukul 09.00 […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekosongan kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun menjadi perhatian serius berbagai pihak. Jabatan yang hingga kini belum terisi itu dikhawatirkan mempengaruhi jalannya organisasi, termasuk pembinaan atlet muda di Kota Pendekar. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan struktur kepengurusan. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Kota Madiun resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Kegiatan MPLS 2025 ini akan berlangsung selama lima hari. Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menyampaikan bahwa tahun ini siswa diwajibkan membawa sejumlah perlengkapan simbolis, seperti name tag, jurnal putih, foto keluarga orang tua […]

    Bagikan
expand_less