Berita Terkini
Trending Tags

Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Volunter dari Kelas Inspirasi Madiun mengajar di salah satu SDN di Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup.

Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan yang mempertemukan siswa dengan para profesional dari berbagai bidang. Kegiatan ini melibatkan delapan sekolah diantaranya SDN Durenan 02, SDN Tawangrejo 04, SDN Gemarang 02, SDN Winong 02, SDN Batok 02, SDN Sebayi 01, SDN Durenan 04, dan SDN Nampu 05.

Para relawan berasal dari beragam latar belakang—dokter, dosen, fotografer, jurnalis, wirausaha, hingga pengacara dan konten kreator. Mereka datang dengan semangat sukarela untuk menularkan nilai kerja keras, kejujuran, dan semangat pantang menyerah.

“Para relawan tidak hanya menceritakan profesi mereka, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap cita-cita bisa diraih dengan usaha dan ketekunan,” kata Totok Darminto, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Gemarang.

Sejak pagi, para siswa tampak bersemangat. Di beberapa sekolah, anak-anak menyiapkan sambutan sederhana, lengkap dengan lagu dan bunga kertas. Di dalam kelas, suasana belajar berubah menjadi lebih hidup—tawa dan tepuk tangan bersahut-sahutan saat para relawan berbagi cerita.

Di SDN Durenan 02, siswa belajar bersama seorang groomer kucing dan melihat langsung cara merawat hewan peliharaan. Di SDN Tawangrejo 04, anak-anak diajari dokter gigi tentang pentingnya menjaga kesehatan mulut.

Sementara di SDN Winong 02, relawan yang berprofesi sebagai konten kreator mengajak siswa membuat video pendek untuk menumbuhkan kepercayaan diri berbicara di depan kamera. Di SDN Durenan 04, seorang pengacara mengajak murid bermain peran menjadi pembela kebenaran.

Kegiatan serupa juga berlangsung di sekolah lain: anak-anak SDN Batok 02 mencoba menjadi penyiar cilik, siswa SDN Nampu 05 belajar dari apoteker tentang dosis obat, dan di SDN Sebayi 01 mereka berinteraksi langsung dengan petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, siswa SDN Gemarang 02 mengenal profesi modern seperti data analyst, banker, dan digital marketer—profesi yang mungkin belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Menurut Totok, pengalaman semacam ini memberi dampak besar bagi dunia pendidikan di tingkat dasar. Guru-guru bisa belajar dari pendekatan para relawan yang komunikatif dan empatik, sementara siswa belajar melalui contoh nyata.

“Anak-anak jadi tahu bahwa pelajaran yang mereka dapat di sekolah punya manfaat langsung di dunia nyata,” ujarnya.

Selain memperluas wawasan siswa, Kelas Inspirasi juga memperkuat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan kalangan profesional. Guru, siswa, dan relawan saling terlibat dalam suasana kolaboratif yang jarang ditemui di kegiatan belajar mengajar rutin.

Pihak sekolah mencatat sejumlah perubahan positif setelah kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang lebih aktif bertanya dan mulai berani mengungkapkan cita-citanya. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras pun semakin terlihat.

Kegiatan ini juga mempererat gotong royong antar sekolah di Kecamatan Gemarang. Guru dan kepala sekolah saling membantu menyiapkan kegiatan, berbagi pengalaman, dan berkoordinasi dengan panitia Kelas Inspirasi Madiun.

“Kami merasa dunia pendidikan dasar tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari para profesional sangat berarti bagi tumbuhnya semangat belajar anak-anak,” kata Totok menegaskan.

Meski hanya berlangsung sehari, Kelas Inspirasi Madiun 11 meninggalkan kesan mendalam. Bagi para siswa, pertemuan itu membuka pandangan baru tentang masa depan. Bagi guru dan relawan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa inspirasi tak selalu datang dari ruang kelas—kadang dari kehadiran, cerita, dan ketulusan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Dari sekolah-sekolah sederhana di pelosok, kami percaya akan lahir generasi hebat yang siap membawa perubahan,” tutup Totok.

Kelas Inspirasi Madiun 11 menunjukkan bahwa pendidikan inspiratif tidak harus rumit atau mahal. Cukup dengan kehadiran orang-orang yang peduli dan bersedia berbagi pengalaman hidup, anak-anak bisa melihat dunia dengan cara baru — dan mulai berani bermimpi lebih tinggi. (Tova/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • BPBD Ponorogo Gelar Apel Siaga, Catat 14 Bencana dalam Sebulan

    BPBD Ponorogo Gelar Apel Siaga, Catat 14 Bencana dalam Sebulan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan di Alun-Alun Ponorogo, Rabu (5/11). Apel ini menandai kesiapan penuh wilayah tersebut menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. ​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, mengungkapkan bahwa hampir seluruh wilayah kecamatan telah dilanda cuaca ekstrem. “Kecuali Ponorogo Tengah yang hanya rawan […]

    Bagikan
  • Deny Mahmud Fauzi Pimpin PKB Magetan, Fokus Konsolidasi Organisasi

    Deny Mahmud Fauzi Pimpin PKB Magetan, Fokus Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di tangan Deny Mahmud Fauzi. Penunjukan tersebut dilakukan guna memastikan roda organisasi partai tetap berjalan optimal. Deny dipercaya memimpin kepengurusan DPC PKB Magetan berdasarkan surat keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Ia mengemban tanggung jawab untuk […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo merayakan Hari Bhayangkara ke-79 dengan cara yang tak biasa. Jika sebelumnya perayaan identik dengan deretan karangan bunga, tahun ini jajaran kepolisian di Bumi Reog memilih menerima ucapan dalam bentuk bibit tanaman penghijauan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andi Wisnu, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Stafsus Wapres Bahas Penguatan Budaya dan Dukungan Event Pencak Silat Nasional di Kota Madiun

    Stafsus Wapres Bahas Penguatan Budaya dan Dukungan Event Pencak Silat Nasional di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menerima kunjungan Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Bidang Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Suwardi, di Balai Kota Madiun, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan sektor kebudayaan sebagai landasan pembangunan daerah. Hal ini sekaligus peluang dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pencak silat […]

    Bagikan
expand_less