Berita Terkini
Trending Tags

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, Foto :Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian barang bukti. Namun, keterbatasan alat bukti di lokasi kejadian menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pengungkapan.

“Kita sudah melakukan beberapa upaya, termasuk pencarian dan pengumpulan bukti. Masih kita perdalam untuk mengungkap kasus tersebut. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, insyaallah akan kita ungkap secepat mungkin,” ujar AKBP Kemas, Senin (3/11/2025).

Hingga saat ini, sedikitnya 20 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan identitas pelaku dan masih terus mengembangkan berbagai keterangan yang diperoleh di lapangan.

“Ada 20 saksi yang sudah kita periksa, namun masih mungkin berkembang. Dalam penyelidikan ini ada beberapa kekurangan yang perlu kita lengkapi,” tambahnya.

Polres Madiun juga terus berupaya menggali petunjuk baru, baik dari barang bukti tambahan maupun informasi masyarakat yang dinilai relevan. Kapolres menyebut, sejumlah informasi penting masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penyidikan.

“Barang bukti di TKP masih cukup sedikit, tapi kita terus dalami. Termasuk dari keterangan saksi dan informasi baru yang belum bisa kita sampaikan. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada perkembangan,” kata Kemas.

Terkait dugaan pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah orang yang bertanggung jawab memiliki hubungan dekat dengan korban atau tidak. “Untuk dugaan pelaku masih kita selidiki. Belum bisa diungkap karena penyelidikan masih berjalan,” jelasnya.

Polres Madiun menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan hingga kasus kematian Sundari dapat terungkap secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Diberitakan sebelumnya, Polisi memastikan kematian seorang perempuan di sebuah warung kawasan By Pass Madiun–Nganjuk bukan karena kecelakaan atau bunuh diri. Hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat tindak kekerasan. Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Dusun Sampung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di warung tempatnya bekerja. Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan tersebut. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 65 Calon Paskibraka Masuki Pusdiklat, Wali Kota Maidi Tekankan Loyalitas dan Wawasan Kebangsaan

    65 Calon Paskibraka Masuki Pusdiklat, Wali Kota Maidi Tekankan Loyalitas dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 65 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Madiun mengikuti pembukaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Selasa (22/07/2025) di Alun-Alun Kota Madiun. Acara pembukaan berlangsung khidmat dan diikuti secara antusias oleh seluruh calon Paskibraka. Para peserta akan menjalani serangkaian Pusdiklat […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
  • Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah terbengkalai selama lebih dari lima tahun akibat diterjang banjir, Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, akhirnya mulai diperbaiki. Proyek ini dikerjakan sejak 22 Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada 22 Desember mendatang. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang […]

    Bagikan
  • Tiba di Makkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Melaksanakan Umrah Wajib

    Tiba di Makkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Melaksanakan Umrah Wajib

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jemaah Haji Khusus Sindo Miqat di Yalamlam dari Dalam Pesawat Sinergia | Arab Saudi – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata melakukan perjalanan menuju Jeddah Arab Saudi menggunakan pesawat Oman Air. Sebelum melaksanakan umrah wajib, jemaah pun mengambil niat umrah saat posisi pesawat ada di daerah Sa’aya atau 92 Km dari arah selatan Masjidil Haram dan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Kapuas, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penataan ulang sistem lalu lintas di area tersebut. Terhitung mulai 1 Juli 2025, Jalan Kapuas resmi diberlakukan sebagai jalur satu arah khusus kendaraan roda empat, dari arah timur ke barat. Kebijakan ini bukan keputusan […]

    Bagikan
expand_less