Berita Terkini
Trending Tags

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, Foto :Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian barang bukti. Namun, keterbatasan alat bukti di lokasi kejadian menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pengungkapan.

“Kita sudah melakukan beberapa upaya, termasuk pencarian dan pengumpulan bukti. Masih kita perdalam untuk mengungkap kasus tersebut. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, insyaallah akan kita ungkap secepat mungkin,” ujar AKBP Kemas, Senin (3/11/2025).

Hingga saat ini, sedikitnya 20 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan identitas pelaku dan masih terus mengembangkan berbagai keterangan yang diperoleh di lapangan.

“Ada 20 saksi yang sudah kita periksa, namun masih mungkin berkembang. Dalam penyelidikan ini ada beberapa kekurangan yang perlu kita lengkapi,” tambahnya.

Polres Madiun juga terus berupaya menggali petunjuk baru, baik dari barang bukti tambahan maupun informasi masyarakat yang dinilai relevan. Kapolres menyebut, sejumlah informasi penting masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penyidikan.

“Barang bukti di TKP masih cukup sedikit, tapi kita terus dalami. Termasuk dari keterangan saksi dan informasi baru yang belum bisa kita sampaikan. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada perkembangan,” kata Kemas.

Terkait dugaan pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah orang yang bertanggung jawab memiliki hubungan dekat dengan korban atau tidak. “Untuk dugaan pelaku masih kita selidiki. Belum bisa diungkap karena penyelidikan masih berjalan,” jelasnya.

Polres Madiun menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan hingga kasus kematian Sundari dapat terungkap secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Diberitakan sebelumnya, Polisi memastikan kematian seorang perempuan di sebuah warung kawasan By Pass Madiun–Nganjuk bukan karena kecelakaan atau bunuh diri. Hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat tindak kekerasan. Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Dusun Sampung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di warung tempatnya bekerja. Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan tersebut. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
  • Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Kamis (20/3/2025). Dalam rapat yang dipimpin oleh Mujono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan capaian kinerja jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun selama tahun anggaran 2024.  Menanggapi LKPJ yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop dan satu hard disk di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil. Hilangnya perangkat kerja tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas pemerintahan karena sebagian data pekerjaan pegawai diduga ikut hilang. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan, Hendrawan Prastawa Adhi, menjelaskan perangkat yang dicuri […]

    Bagikan
  • DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan mahasiswa dari 2 organisasi Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Ponorogo, Kamis (04/09/2025). Tidak dengan aksi turun jalan, mereka memilih berdialog langsung dengan pimpinan DPRD dan Bupati Ponorogo. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat paripurna, mahasiswa menyodorkan tujuh poin aspirasi. Di antaranya, penghentian tindakan represif aparat, evaluasi oknum pelanggar HAM, serta […]

    Bagikan
  • Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi berhasil membongkar praktik kelam perdagangan orang di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sindikat jual beli bayi berkedok adopsi legal itu menyerat empat orang sebagai tersangka. Hal itu diungkapkan Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dalam konferensi pers pada Jumat (30/5/2025). Kasus ini bermula dari laporan seorang perangkat […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
expand_less