Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, Foto :Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian barang bukti. Namun, keterbatasan alat bukti di lokasi kejadian menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pengungkapan.

“Kita sudah melakukan beberapa upaya, termasuk pencarian dan pengumpulan bukti. Masih kita perdalam untuk mengungkap kasus tersebut. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, insyaallah akan kita ungkap secepat mungkin,” ujar AKBP Kemas, Senin (3/11/2025).

Hingga saat ini, sedikitnya 20 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan identitas pelaku dan masih terus mengembangkan berbagai keterangan yang diperoleh di lapangan.

“Ada 20 saksi yang sudah kita periksa, namun masih mungkin berkembang. Dalam penyelidikan ini ada beberapa kekurangan yang perlu kita lengkapi,” tambahnya.

Polres Madiun juga terus berupaya menggali petunjuk baru, baik dari barang bukti tambahan maupun informasi masyarakat yang dinilai relevan. Kapolres menyebut, sejumlah informasi penting masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penyidikan.

“Barang bukti di TKP masih cukup sedikit, tapi kita terus dalami. Termasuk dari keterangan saksi dan informasi baru yang belum bisa kita sampaikan. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada perkembangan,” kata Kemas.

Terkait dugaan pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah orang yang bertanggung jawab memiliki hubungan dekat dengan korban atau tidak. “Untuk dugaan pelaku masih kita selidiki. Belum bisa diungkap karena penyelidikan masih berjalan,” jelasnya.

Polres Madiun menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan hingga kasus kematian Sundari dapat terungkap secara tuntas dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Diberitakan sebelumnya, Polisi memastikan kematian seorang perempuan di sebuah warung kawasan By Pass Madiun–Nganjuk bukan karena kecelakaan atau bunuh diri. Hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat tindak kekerasan. Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Dusun Sampung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di warung tempatnya bekerja. Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan tersebut. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Suasana jalan raya di wilayah Kabupaten Ngawi mendadak gaduh saat sekelompok pemuda melakukan konvoi ugal-ugalan yang meresahkan pengguna jalan lainnya. Aksi itu terjadi pada Minggu malam (15/06/2025) dan langsung ditindak oleh jajaran Polres Ngawi yang saat itu tengah menggelar patroli dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Petugas dengan sigap […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Nganjuk, Sabtu (16/5/2026), dengan dua agenda utama, yakni peresmian Museum Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peresmian Museum Marsinah dilakukan di Desa Ngludo, Kecamatan Sukomoro. Museum tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak-hak pekerja sekaligus mengenang Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Rencanakan Skema Normalisasi Saluran, Antisipasi Luapan Saat Musim Hujan

    Pemkot Madiun Rencanakan Skema Normalisasi Saluran, Antisipasi Luapan Saat Musim Hujan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah kawasan permukiman menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Dua titik yang menjadi perhatian yakni kawasan Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, dan permukiman di belakang SMKN 1 Madiun, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo. Pemkot Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berencana melakukan penanganan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi di awal musim penghujan, Polres Magetan bersama BPBD, TNI, Satpol PP, serta gabungan relawan Tim SAR dari berbagai organisasi menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, di halaman Mapolres Magetan, Rabu (05/11/2025). Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, ini menjadi langkah […]

    Bagikan
expand_less