Berita Terkini
Trending Tags

Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman CCTV korban di jemput keluarga usai mengalami perampokan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Aksi perampokan dengan modus pura-pura menanyakan alamat terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang nenek bernama Suminem (65) menjadi korban penculikan, penganiayaan, dan perampokan setelah sebelumnya dibawa kabur tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil warna silver.

Peristiwa terjadi pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Saat itu, korban sedang merapikan daun pisang di pinggir jalan depan rumahnya.

Tiba-tiba, sebuah mobil berhenti di dekat korban. Salah satu penumpang turun dan berpura-pura untuk menanyakan alamat seseorang yang kebetulan dikenal oleh korban. Dengan niat membantu, Suminem kemudian bersedia menunjukkan arah dan menuruti pelaku ketika diajak masuk ke mobil tersebut.

Namun, bukannya berhenti pada alamat yang dimaksud, mobil justru berputar arah menuju Jalan Raya Maospati–Ngawi. Di sinilah korban mulai merasa curiga. Saat meminta turun, pelaku justru memukul dan menendang korban.

Suminem mengalami lebam di bagian wajah dan tangan, serta nyeri di dada akibat penganiayaan tersebut. Tak hanya itu, kalung emas seberat 5 gram dan uang tunai Rp400 ribu miliknya juga dirampas.

Setelah dianiaya, korban diturunkan paksa di jalan sepi Desa Gebyok, Kecamatan Karangrejo, berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi awal. Dalam kondisi hujan, warga yang melintas menemukan korban dan membantunya pulang ke rumah anaknya yang tidak jauh dari lokasi awal.

Anaknya, Sumino (40), mengaku mengetahui kejadian itu setelah melihat kondisi ibunya dan meninjau rekaman CCTV.

“Kalung dan uang ibu dibawa kabur. Pelakunya tiga orang, naik mobil silver,” kata Sumino.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan detik-detik mobil pelaku berhenti di dekat korban. Meski bagian ketika korban dimasukkan ke mobil tidak terlihat jelas. Namun video menunjukkan kendaraan itu sempat masuk ke Desa Temenggungan dengan berpura-pura mencari alamat, sebelum akhirnya keluar dan membawa korban kabur.

Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya diantar warga pulang dalam keadaan luka-luka. Korban sempat dirawat di RS AU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi dan kini diperbolehkan pulang karena kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra Suprihatin membenarkan laporan perampokan tersebut.

“Benar, korban diajak masuk ke mobil lalu dirampas uang dan perhiasannya, serta mengalami penganiayaan,” jelasnya.

Polisi kini tengah melacak kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV di sejumlah titik dan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus serupa, terutama bagi warga lanjut usia yang kerap menjadi sasaran. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di […]

    Bagikan
  • Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Sebuah minimarket Alfamart yang berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, dibobol maling pada Rabu (01/10/2025) pagi. Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sesaat setelah peristiwa itu diketahui. Polisi kemudian bergerak ke lokasi bersama tim Inafis Polres Magetan untuk […]

    Bagikan
  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas pemerintahan di Gedung DPRD Kota Madiun dipastikan segera berjalan kembali usai kericuhan yang menimbulkan kerusakan. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa ruang paripurna yang terdampak kini sudah siap difungsikan kembali. “Besok, fasilitas dapat digunakan untuk rapat Badan Musyawarah yang sebelumnya sempat tertunda,” ungkapnya, Senin (01/09/2025). Rehabilitasi fasilitas negara […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
expand_less