Berita Terkini
Trending Tags

Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 113
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman CCTV korban di jemput keluarga usai mengalami perampokan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Aksi perampokan dengan modus pura-pura menanyakan alamat terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang nenek bernama Suminem (65) menjadi korban penculikan, penganiayaan, dan perampokan setelah sebelumnya dibawa kabur tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil warna silver.

Peristiwa terjadi pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Saat itu, korban sedang merapikan daun pisang di pinggir jalan depan rumahnya.

Tiba-tiba, sebuah mobil berhenti di dekat korban. Salah satu penumpang turun dan berpura-pura untuk menanyakan alamat seseorang yang kebetulan dikenal oleh korban. Dengan niat membantu, Suminem kemudian bersedia menunjukkan arah dan menuruti pelaku ketika diajak masuk ke mobil tersebut.

Namun, bukannya berhenti pada alamat yang dimaksud, mobil justru berputar arah menuju Jalan Raya Maospati–Ngawi. Di sinilah korban mulai merasa curiga. Saat meminta turun, pelaku justru memukul dan menendang korban.

Suminem mengalami lebam di bagian wajah dan tangan, serta nyeri di dada akibat penganiayaan tersebut. Tak hanya itu, kalung emas seberat 5 gram dan uang tunai Rp400 ribu miliknya juga dirampas.

Setelah dianiaya, korban diturunkan paksa di jalan sepi Desa Gebyok, Kecamatan Karangrejo, berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi awal. Dalam kondisi hujan, warga yang melintas menemukan korban dan membantunya pulang ke rumah anaknya yang tidak jauh dari lokasi awal.

Anaknya, Sumino (40), mengaku mengetahui kejadian itu setelah melihat kondisi ibunya dan meninjau rekaman CCTV.

“Kalung dan uang ibu dibawa kabur. Pelakunya tiga orang, naik mobil silver,” kata Sumino.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan detik-detik mobil pelaku berhenti di dekat korban. Meski bagian ketika korban dimasukkan ke mobil tidak terlihat jelas. Namun video menunjukkan kendaraan itu sempat masuk ke Desa Temenggungan dengan berpura-pura mencari alamat, sebelum akhirnya keluar dan membawa korban kabur.

Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya diantar warga pulang dalam keadaan luka-luka. Korban sempat dirawat di RS AU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi dan kini diperbolehkan pulang karena kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra Suprihatin membenarkan laporan perampokan tersebut.

“Benar, korban diajak masuk ke mobil lalu dirampas uang dan perhiasannya, serta mengalami penganiayaan,” jelasnya.

Polisi kini tengah melacak kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV di sejumlah titik dan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus serupa, terutama bagi warga lanjut usia yang kerap menjadi sasaran. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bendo Magetan Diresahkan Isu Peredaran Uang Palsu Sasar UMKM

    Warga Bendo Magetan Diresahkan Isu Peredaran Uang Palsu Sasar UMKM

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keresahan melanda warga Desa Setren dan Kleco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyusul informasi dugaan peredaran uang palsu di lingkungan mereka. Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial hingga grup percakapan warga dalam beberapa hari terakhir. Informasi yang beredar menyebutkan uang pecahan Rp100 ribu diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi di […]

    Bagikan
  • Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sumi Amatredjo (78), seorang jemaah haji asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Almarhumah wafat setelah melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Sabtu (08/06/2025) dini hari. Kabar meninggalnya Sumi Amatredjo pertama kali disampaikan secara langsung oleh petugas dari Kementerian Agama […]

    Bagikan
  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
  • Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia usai menunaikan ibadah haji. Almarhum diketahui bernama Haji Setyo Budi bin Mangun Diman (64), warga Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Kabar meninggalnya almarhum diterima pihak keluarga pada Senin pagi, (16/06/2025) sekitar pukul 07.00 […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang masa libur Lebaran, RSUD Kota Madiun memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Meski memasuki masa cuti bersama, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipastikan tetap bersiaga penuh selama 24 jam untuk melayani kondisi darurat maupun rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) yang tutup. Hal itu terpantau dalam kunjungan Plt […]

    Bagikan
expand_less