Berita Terkini
Trending Tags

Ini Ramuan Jamu Untuk Atasi PMK Pada Sapi Atau Kambing

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA MADIUN  – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini tengah marak di berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan di Kota Madiun ditemukan 2 ekor sapi terjangkit PMK. Lalu bagaimana penanganan PMK yang harus dilakukan peternak.?

Dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, drh. M. Sulthan Rasyid Rifai menjelaskan peternak harus telaten dalam memberikan penanganan terhadap hewan ternak yang terjangkit PMK. Untuk pertolongan pertama bagi ternak yaitu diberi jamu.

“Untuk ramuan jamu yang kami sarankan memakai jahe, temulawak, bawang putih, gula merah dan madu. Itu fungsinya untuk menambah nafsu makan dan menurunkan demam” ujar drh. M. Sulthan

Bagaimana dengan luka di mulut.? Untuk penanganan luka di mulut, Sulthan meminta peternak untuk memberikan semprotan dengan iodine atau betadine yang dicampur dengan air. Penyemprotan itu harus rutin dilakukan terhadap ternak yang kena PMK.”Untuk perbandingan iodine atau betadine dengan air itu 1 banding 9. Dan harus rutin” jelasnya.

Sementara, untuk kebutuhan serat diusahakan tetap diberi makan baik hewan ternak makan sendiri atau jika kesulitan dapat di combor. Pasalnya, penyebab sapi menjadi parah karena sulit makan.

”Intinya peternak harus telaten untuk mengurus sapi yang terkena PMK. Dari kontrol kami, 1 sapi sudah sembuh dan 1 ekor lagi masih dalam proses penanganan dan kami kontrol secara rutin” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto menghimbau kepada peternak untuk tidak ke pasar hewan terlebih dahulu. Pasalnya, proses penyebaran bisa saja terjadi di pasar hewan.

”Untuk vaksinasi masih menunggu droping dari Pemerintah Pusat. Untuk kasus di Kota Madiun tidak begitu parah karena mayoritas sapi sudah dilakukan vaksinasi sebelumnya” ujar Totok.

Lebih lanjut, DKPP akan melakukan pemantauan terhadap populasi ternak di Kota Madiun yang tercatat 120 ekor sapi dan 1.400 ekor kambing. Jika menemukan gejala PMK, peternak dapat segera melaporkan kepada DKPP.”Kami akan menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan kontrol secara maksimal” pungkasnya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati-Wakil Bupati Madiun Terpilih Jalani Tes Kesehatan di RSUD Dolopo

    Bupati-Wakil Bupati Madiun Terpilih Jalani Tes Kesehatan di RSUD Dolopo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih bakal segera dilantik. Sesuai jadwal, pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Bahkan, usai pelantikan Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi akan mengikuti pembekalan pada 21 hingga 28 Februari 2025 mendatang di […]

    Bagikan
  • Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Sabtu (27/09/2025) pagi, menelan korban. Seorang penambang bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, dilaporkan tertimbun material tambang berupa batu, pasir, dan tanah. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk […]

    Bagikan
  • Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan photo_camera 3

    Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Rencana pembangunan jembatan darurat di Dukuh Dayakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kini memasuki tahap publikasi. Jembatan tersebut disiapkan sebagai solusi sementara atas kerusakan akses penghubung antar desa akibat longsor yang terjadi berulang kali. Jembatan di lokasi tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, […]

    Bagikan
  • PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan menyatakan keprihatinannya atas praktik getok harga yang dilakukan sejumlah pedagang kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Insiden yang mencuat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 itu memicu keluhan wisatawan hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus serupa bukan kali pertama terjadi dan […]

    Bagikan
  • Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu […]

    Bagikan
  • Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek fisik di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun belum menampakan aktivitasnya pasca penyusunan efisiensi anggaran. Seiring terpangkasnya anggaran APBD Kabupaten Madiun senilai Rp 45 Miliar guna menindaklanjuti Inpres No 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Kepala Bagian PBJ […]

    Bagikan
expand_less