Berita Terkini
Trending Tags

Ini Ramuan Jamu Untuk Atasi PMK Pada Sapi Atau Kambing

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA MADIUN  – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini tengah marak di berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan di Kota Madiun ditemukan 2 ekor sapi terjangkit PMK. Lalu bagaimana penanganan PMK yang harus dilakukan peternak.?

Dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, drh. M. Sulthan Rasyid Rifai menjelaskan peternak harus telaten dalam memberikan penanganan terhadap hewan ternak yang terjangkit PMK. Untuk pertolongan pertama bagi ternak yaitu diberi jamu.

“Untuk ramuan jamu yang kami sarankan memakai jahe, temulawak, bawang putih, gula merah dan madu. Itu fungsinya untuk menambah nafsu makan dan menurunkan demam” ujar drh. M. Sulthan

Bagaimana dengan luka di mulut.? Untuk penanganan luka di mulut, Sulthan meminta peternak untuk memberikan semprotan dengan iodine atau betadine yang dicampur dengan air. Penyemprotan itu harus rutin dilakukan terhadap ternak yang kena PMK.”Untuk perbandingan iodine atau betadine dengan air itu 1 banding 9. Dan harus rutin” jelasnya.

Sementara, untuk kebutuhan serat diusahakan tetap diberi makan baik hewan ternak makan sendiri atau jika kesulitan dapat di combor. Pasalnya, penyebab sapi menjadi parah karena sulit makan.

”Intinya peternak harus telaten untuk mengurus sapi yang terkena PMK. Dari kontrol kami, 1 sapi sudah sembuh dan 1 ekor lagi masih dalam proses penanganan dan kami kontrol secara rutin” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto menghimbau kepada peternak untuk tidak ke pasar hewan terlebih dahulu. Pasalnya, proses penyebaran bisa saja terjadi di pasar hewan.

”Untuk vaksinasi masih menunggu droping dari Pemerintah Pusat. Untuk kasus di Kota Madiun tidak begitu parah karena mayoritas sapi sudah dilakukan vaksinasi sebelumnya” ujar Totok.

Lebih lanjut, DKPP akan melakukan pemantauan terhadap populasi ternak di Kota Madiun yang tercatat 120 ekor sapi dan 1.400 ekor kambing. Jika menemukan gejala PMK, peternak dapat segera melaporkan kepada DKPP.”Kami akan menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan kontrol secara maksimal” pungkasnya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan sejumlah kebijakan selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025. Salah satu berkaitan dengan operasional tempat hiburan malam (THM) yang wajib tutup. Hal itu tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Madiun nomor 1/2025. “Jadi sampai 31 Maret nanti THM sementara tutup dulu. Seperti tahun-tahun lalu untuk menghormati bulan suci […]

    Bagikan
  • Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun. Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah […]

    Bagikan
  • Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-87 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Puncak Gunung Lawu, Minggu (17/08/2025). Lebih dari seribu pendaki ikut serta dalam upacara bendera yang digelar di ketinggian 3.265 mdpl tersebut. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan jumlah pendaki yang mengikuti upacara di puncak mencapai sekitar 1.017 orang. “Data […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ultimatum Pelaku Anarkis dan Penjarahan Saat Demo DPRD

    Polres Madiun Kota Ultimatum Pelaku Anarkis dan Penjarahan Saat Demo DPRD

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan akan menindak tegas para pelaku anarkis dan penjarahan yang terjadi saat aksi demonstrasi di gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu, (30/08/2025) lalu. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menyampaikan imbauan agar para pelaku segera menyerahkan diri dan mengembalikan barang hasil jarahan maupun kerusakan fasilitas umum […]

    Bagikan
  • Diskon Tiket Kereta Api 20% Arus Balik Lebaran 2026, Buruan Pesan Sebelum Habis!

    Diskon Tiket Kereta Api 20% Arus Balik Lebaran 2026, Buruan Pesan Sebelum Habis!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menawarkan diskon tiket kereta api kelas eksekutif hingga 20 persen pada masa arus balik Lebaran 2026. Program ini berlaku untuk keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026 dan menjadi peluang bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket. Manajer Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Budidaya jamur merang menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di Madiun. Ahmad Fauzani, 44 tahun, seorang pembudidaya jamur merang dari Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, telah menekuni usaha ini sejak tahun 2016. Berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKP Kabupaten Madiun, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga […]

    Bagikan
expand_less