Berita Terkini
Trending Tags

Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim inafis tengah melakukan olah TKP, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara tangisan dari arah sawah saat sedang merumput di sekitar lokasi.

“Awalnya saya kira ada kecelakaan di jalan raya. Setelah saya dekati, ternyata istri korban yang menangis sambil memeluk suaminya yang sudah tergeletak kaku di bawah pohon,” ujarnya.

Menurutnya, saat kejadian korban sedang memangkas dahan pohon jati miliknya agar tanaman di bawahnya mendapat sinar matahari.

“Sepertinya beliau terpeleset dan jatuh dari atas pohon. Waktu saya datang, kondisinya sudah meninggal dengan luka di kepala dan perut, mungkin karena terkena batang jati saat jatuh,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan istrinya, Bonirah, korban berangkat ke sawah sejak siang untuk memangkas dahan pohon jati. Namun hingga menjelang salat Jumat, Harjo belum juga pulang. Saat dicari ke lokasi, ia mendapati suaminya sudah tergeletak tak bernyawa di bawah pohon.

Petugas dari Polsek Parang, Tim Identifikasi Polres Magetan, serta tenaga medis Puskesmas Parang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi ditemukan sejumlah barang milik korban, antara lain sabit, tangga, cangkul, topi, dan pakaian kerja.

 “Korban ditemukan meninggal dunia di area sawah. Dugaan sementara, korban terjatuh dari pohon jati yang sedang dipangkasnya,” ujar Kapolsek Parang AKP Sukarno.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti dahi, telinga, kaki, dan leher akibat benturan saat jatuh dari ketinggian sekitar delapan meter. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, peristiwa ini murni kecelakaan kerja. Keluarga korban juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” terang AKP Sukarno.

Polisi memastikan insiden tersebut bukan tindak pidana. Pihak keluarga telah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut secara hukum. “Kami tetap melengkapi administrasi penyelidikan serta memintai keterangan para saksi untuk memastikan kronologinya,” pungkas Kapolsek Parang. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, Awak KA Alami Luka-Luka

    KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, Awak KA Alami Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Kecelakaan Kereta Api (KA) terjadi di wilayah KAI Daop 7 Madiun. KA Kertanegara (167) rute Malang – Purwokerto tertemper truk di kilometer 175+4, petak jalan Ngadiluwih-Kras, Kabupaten Kediri pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 10:55 WIB. Kondisi lokomotif mengalami kerusakan parah. “KAI Daop 7 Madiun sangat menyayangkan insiden KA Kertanegara yang tertemper […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (04/09/2025). Seorang pengunjung perempuan berinisial S kedapatan membawa dua paket sabu dengan berat total 10,7 gram yang disembunyikan di balik rok hitam yang dipakainya. Kecurigaan itu ketika petugas penggeledahan dan melihat gerak-gerik S yang berusaha […]

    Bagikan
  • Longsor Terjang Permukiman di Poncol Magetan, Dapur Rumah Warga Rusak Parah

    Longsor Terjang Permukiman di Poncol Magetan, Dapur Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (8/4/2026), memicu terjadinya tanah longsor di Dukuh Dagung, Desa Gonggang. Material longsoran setinggi sekitar 7 hingga 8 meter itu menimpa bagian dapur rumah warga hingga mengalami kerusakan cukup parah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Longsoran berasal […]

    Bagikan
  • Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Magetan dalam perkara Nomor 35/Pdt.G/2025/PN Mgt, yang dibacakan pada Rabu (3/12/2025), memunculkan ketegangan baru dalam sengketa hukum yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid. Putusan yang menyatakan PN Magetan tidak berwenang mengadili perkara ini langsung menuai protes keras dari pihak penggugat. Juru Bicara PN Magetan, Deddi […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kinerja dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Madiun kembali diakui secara positif. Terbukti kedua perusahaan plat merah ini kembali mendapat penghargaan yakni Top BUMD Award yang diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya dan BPR Kabupaten Madiun.  Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan reward ini merupakan kebanggaan bersama sekaligus amanah […]

    Bagikan
expand_less