Berita Terkini
Trending Tags

Dua Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi, Puluhan Penumpang Luka-Luka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi kendaraan truk yang terlibat kecelakaan maut di ruas Tol Solo–Ngawi, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ngawi – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi, Selasa (08/07/2025) dini hari. Insiden tersebut melibatkan dua bus pariwisata dan dua truk besar, yang mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 00.15 WIB di KM 573+100A, tepatnya di wilayah Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Kecelakaan ini melibatkan bus pariwisata Giska Trans Wisata dengan nomor polisi W-7662-UO yang dikemudikan oleh Sunjani (55), warga Lamongan, dan truk Nissan tronton bernomor polisi B-9046-XQ yang dikemudikan Ery Julianto (35), warga Kediri.

“Bus Giska Trans membawa 41 penumpang dan melaju dari arah barat ke timur. Saat itu diduga sopir bus kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya,” terang AKP Yuliana.

Akibat tabrakan, beberapa penumpang mengalami luka dan langsung dievakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk mendapat perawatan dan visum et repertum (VER) dari dokter. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 04.30 WIB, kecelakaan kedua kembali terjadi di KM 589+600A Tol Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Ngawi.

Kali ini, Bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B-7369-TGD yang dikemudikan Rusliyanto (53), warga Kebumen, bertabrakan dengan truk Hino trailer bernomor B-9273-UIY yang dikemudikan Ucung (29), warga Lebak, Banten.

“Bus Sinar Jaya membawa 16 penumpang dan berusaha mendahului truk trailer di depannya. Karena jarak yang terlalu dekat dan kurang hati-hati, bus menabrak sisi belakang kanan truk. Akibat benturan tersebut, bus oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan,” lanjut AKP Yuliana.

Korban luka dalam kecelakaan kedua juga telah dievakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan besar, untuk lebih berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan, khususnya di ruas tol yang kerap lengang di malam hari. Penyelidikan atas dua insiden tersebut masih terus dilakukan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun memastikan peningkatan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keamanan penumpang. Terutama menghadapi persiapan masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron saat mengecek sarana prasarana pada Rabu (04/03/2026). Ali Imron menjelaskan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Soal Fee Proyek dan CSR

    Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Soal Fee Proyek dan CSR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar menggemparkan tersiar dari Kota Madiun. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Pendekar pada Minggu (18/01/2026) malam. Yang mengejutkan, OTT menyasar Wali Kota Madiun, Maidi. Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media. Menurutnya, tim KPK tengah melakukan penyelidikan […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
expand_less