Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim inafis tengah melakukan olah TKP, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara tangisan dari arah sawah saat sedang merumput di sekitar lokasi.

“Awalnya saya kira ada kecelakaan di jalan raya. Setelah saya dekati, ternyata istri korban yang menangis sambil memeluk suaminya yang sudah tergeletak kaku di bawah pohon,” ujarnya.

Menurutnya, saat kejadian korban sedang memangkas dahan pohon jati miliknya agar tanaman di bawahnya mendapat sinar matahari.

“Sepertinya beliau terpeleset dan jatuh dari atas pohon. Waktu saya datang, kondisinya sudah meninggal dengan luka di kepala dan perut, mungkin karena terkena batang jati saat jatuh,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan istrinya, Bonirah, korban berangkat ke sawah sejak siang untuk memangkas dahan pohon jati. Namun hingga menjelang salat Jumat, Harjo belum juga pulang. Saat dicari ke lokasi, ia mendapati suaminya sudah tergeletak tak bernyawa di bawah pohon.

Petugas dari Polsek Parang, Tim Identifikasi Polres Magetan, serta tenaga medis Puskesmas Parang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi ditemukan sejumlah barang milik korban, antara lain sabit, tangga, cangkul, topi, dan pakaian kerja.

 “Korban ditemukan meninggal dunia di area sawah. Dugaan sementara, korban terjatuh dari pohon jati yang sedang dipangkasnya,” ujar Kapolsek Parang AKP Sukarno.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti dahi, telinga, kaki, dan leher akibat benturan saat jatuh dari ketinggian sekitar delapan meter. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, peristiwa ini murni kecelakaan kerja. Keluarga korban juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” terang AKP Sukarno.

Polisi memastikan insiden tersebut bukan tindak pidana. Pihak keluarga telah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut secara hukum. “Kami tetap melengkapi administrasi penyelidikan serta memintai keterangan para saksi untuk memastikan kronologinya,” pungkas Kapolsek Parang. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). Mayoritas pelanggar yang datang merupakan kalangan pelajar yang sebelumnya terjaring razia dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Sejak pagi hari, area Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo di Jalan MT Haryono dipadati pelajar dari berbagai […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap 2 pemuda di wilayah Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupeten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (15/05/2025) di Mapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik Kapolres Madiun didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Andy Anton dan Kasi Humas Iptu Anita Puspitosari mengungkapkan telah mengantongi sebanyak […]

    Bagikan
  • Aksi Pencurian Tas Pengantar Ayam Terekam CCTV, Uang hingga Ponsel Raib

    Aksi Pencurian Tas Pengantar Ayam Terekam CCTV, Uang hingga Ponsel Raib

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian tas milik seorang karyawan pengantar ayam potong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Pelaku yang beraksi seorang diri berhasil membawa kabur tas berisi telepon genggam, uang tunai, serta sejumlah surat penting saat korban sedang mengantar pesanan ke rumah pelanggan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa […]

    Bagikan
  • 2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan dua pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di wilayahnya terinfeksi penyakit menular seksual, masing-masing HIV dan sifilis (raja singa). Temuan itu diketahui usai dilakukan rapid test pada Senin (26/05/2025) malam. Pemeriksaan dilakukan setelah enam PSK dan dua pengelola warung remang-remang diamankan Satpol PP dalam […]

    Bagikan
  • Selama Ramadhan, Pelayanan PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun Tetap Maksimal

    Selama Ramadhan, Pelayanan PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun Tetap Maksimal

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun tetap menerapkan layanan prima. Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto, mengatakan, jajarannya sudah siap mengantisipasi lonjakan penggunaan air selama Ramadhan. Tim dari Direktorat Teknik telah melakukan berbagai pembenahan dan pemeliharaan di beberapa titik […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
expand_less