Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Rp. 313 Juta untuk Seragam DPRD Magetan di Tengah Efisiensi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggaran Rp. 313 Juta untuk Seragam DPRD Magetan di Tengah Efisiensi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan tetap mengalokasikan dana ratusan juta rupiah untuk pengadaan seragam dinas anggota dewan.

Tahun ini, sebanyak 45 anggota DPRD Magetan kembali menerima seragam dinas baru dengan total anggaran mencapai Rp. 313,4 juta. Meski jumlah stel pakaian dikurangi dibanding tahun sebelumnya, besaran anggaran tidak mengalami penurunan yang signifikan.

“Kalau tahun lalu masing-masing anggota mendapat lima stel, tahun ini hanya tiga stel saja,” ujar Kepala Bagian Program dan Keuangan DPRD Magetan, Dwi Nur Rahmawati Solekha, Jumat (16/05/2025).

Tiga stel tersebut terdiri dari dua Pakaian Sipil Resmi (PSR) dan satu stel tambahan yang masuk dalam hak kelengkapan anggota dewan. Dwi menjelaskan bahwa pengurangan jumlah seragam ini merupakan bagian dari langkah efisiensi, namun tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Selain itu, bagi anggota dewan hasil Pergantian Antar Waktu (PAW), disediakan anggaran terpisah untuk pengadaan sembilan stel seragam. Hal ini dianggap perlu untuk memenuhi kebutuhan pakaian dinas anggota baru.

Sebagai informasi, pada tahun sebelumnya, setiap anggota DPRD menerima lima jenis pakaian dinas: Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Kerja Jas (PKJ), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Dinas Lapangan (PDL), dan Pakaian Sipil Resmi (PSR). Tak hanya pakaian, pin DPRD berbahan kuningan juga dianggarkan sebesar Rp. 20 juta.

Sekretariat DPRD Magetan menegaskan bahwa pengadaan ini dilakukan untuk mendukung tugas dan fungsi anggota dewan, termasuk menjaga penampilan dalam menjalankan aktivitas kedinasan.

Namun demikian, alokasi anggaran ini menimbulkan catatan kritis di tengah terbatasnya dana untuk sektor-sektor prioritas lainnya, seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat.

 Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAW Anggota DPRD Kota Madiun, 125 Suara Antarkan Fauzi Ghozali ke Kursi Legislatif

    PAW Anggota DPRD Kota Madiun, 125 Suara Antarkan Fauzi Ghozali ke Kursi Legislatif

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bak durian runtuh. Hanya bermodalkan 125 suara Pemilu Legislatif 2024 lalu, Fauzi Ghozali bisa duduk di empuknya kursi anggota DPRD Kota Madiun periode 2024-2029. Hal itu tak lepas dari mundurnya F. Bagus Panuntun yang maju pada Pilkada Serentak 2024 lalu sebagai calon Wakil Walikota Madiun mendampingi calon Walikota Madiun, Maidi. […]

    Bagikan
  • Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun […]

    Bagikan
  • Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi memberlakukan screening ketat terhadap ternak sapi yang masuk ke pasar hewan setempat. Langkah ini diambil menyusul laporan ratusan sapi di Kabupaten Ngawi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi adanya ternak yang terinfeksi PMK sebelum masuk ke pasar. “Dari data kami hingga […]

    Bagikan
  • Satpol PP Magetan Rancang Strategi Baru Berantas Rokok Ilegal

    Satpol PP Magetan Rancang Strategi Baru Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 5 juta batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dimusnahkan Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama sejumlah instansi lintas sektor, Rabu (18/06/2025). Pemusnahan dilakukan dalam dua tahap, yakni di halaman Pendopo Wedya Graha dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Barang bukti […]

    Bagikan
  • Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meningkatnya aksi perusakan fasilitas publik dan kantor pemerintahan di sejumlah daerah belakangan ini mendorong aparat di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Di Kecamatan Karangrejo, pengamanan Mapolsek tidak hanya dilakukan aparat kepolisian dan TNI. Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut bergabung dalam apel siaga pada Minggu (31/8/2025) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Camat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
expand_less