Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Alternatif Madiun–Ponorogo, Jalur Selingkar Wilis Rawan Longsor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga bersama anggota TNI/POLRI membersihkan pohon ukuran besar yang tumbang menutup akses jalan penghubung Kab.Madiun – Ponorogo. Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun–Ponorogo di Jalan Raya Kandangan, Desa/Kecamatan Kare, Rabu (19/11/2025). Peristiwa itu terjadi setelah wilayah pegunungan tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi sejak sore hingga malam.

Pada Kamis pagi (20/11/2025), warga bersama personel TNI/Polri serta relawan BPBD bergotong royong membersihkan batang pohon berdiameter sekitar 1,5 meter itu. Proses evakuasi memakan waktu hampir dua jam karena dilakukan secara manual dan keterbatasan alat berat.

Kepala Dusun Kandangan, Desa Kare, Gianto, mengatakan kawasan itu memang masuk wilayah rawan longsor dan pohon tumbang. Struktur tanah yang berada di area tebing tinggi membuat risiko longsor meningkat setiap kali terjadi hujan deras.

“Ini memang jalur yang rawan longsor, karena kondisi tanah berada di pegunungan dengan tebing yang sangat tinggi. Setelah pelebaran jalan dulu, tebing makin terbuka sehingga setiap hujan deras hampir selalu ada longsoran,” ujarnya.

Menurut Gianto, dalam sebulan terakhir sudah empat kali warga melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan. Longsor skala kecil juga kerap terjadi, meski tak berdampak ke permukiman karena wilayah tersebut didominasi area perkebunan dan hanya menjadi jalur alternatif menuju Ponorogo arah Ngebel.

Ia menambahkan, pihak dusun biasanya mengaktifkan komunikasi dengan warga saat hujan deras mengguyur wilayah setempat, untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya pencegahan juga dilakukan melalui penanaman vegetasi di sekitar tebing jalan.

“Hujan tadi malam tidak terlalu deras, tapi turun lama sekali. Biasanya kondisi seperti itu memicu longsor dan pohon tumbang,” katanya.

Setelah pembersihan selesai, akses jalur Kandangan kembali bisa dilalui kendaraan roda dua. Sementara untuk roda empat, proses normalisasi tinggal menunggu sedikit perapian area bekas tumbangan. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 berlangsung meriah melalui Madiun Spektra Carnival 2026 yang digelar pada Kamis (25/6/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan parade spektakuler yang menampilkan kreativitas, seni, budaya, hingga inovasi dari berbagai elemen masyarakat. Karnaval dimulai dari Balai Kota Madiun dan melintasi Jalan […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
  • 10 Bus Balik Gratis Berangkat dari Terminal Purboyo Menuju Jabodetabek

    10 Bus Balik Gratis Berangkat dari Terminal Purboyo Menuju Jabodetabek

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) kembali memfasilitasi balik gratis bagi masyarakat. Seperti yang terlihat di Terminal Tipe A Purboyo Madiun pada Sabtu (05/04/2025), 10 bus balik gratis telah siap mengangkut sekitar 500 orang. Wali Kota Madiun, Maidi serta Amirulloh, Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat dan […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran gerobak pada motor pedagang sempolan menggegerkan warga di depan SDN 1 Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada Senin (20/10/2025). Kepulan asap tebal dan kobaran api dari kendaraan membuat panik para guru dan warga sekitar. Dalam video yang beredar luas di media sosial dengan durasi sekitar 30 detik memperlihatkan api membesar […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
expand_less