Berita Terkini
Trending Tags

Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi SPPG Cinta Anak Klecorejo tutup beroperasi, paska insiden puluhan siswa mual dan muntah usai menyantap nasi goreng, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengambil sikap pasca insiden puluhan anak keracunan usai menyantap nasi goreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025) lalu. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak Klecorejo yang mendistribusikan makanan tersebut sementara waktu ditutup. Penutupan diberlakukan mulai Jumat (28/11/2025) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana, mengatakan penutupan dilakukan sebagai bagian dari langkah evaluasi menyeluruh. “Setelah kejadian, kami melakukan evaluasi. SPPG yang bersangkutan ditutup sementara menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11).

Ironisnya SPPG Cinta Anak Klecorejo ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Salah satu dokumen wajib bagi seluruh SPPG atau dapur penyedia MBG.

Menurut dr Heri, SPPG tersebut memang baru beroperasi sejak 10 November lalu dan masih dalam proses penerbitan SLHS. Mereka sebelumnya telah mengikuti bimbingan teknis dari Dinkes.

“Proses penerbitan SLHS masih berjalan. Sesuai ketentuan, SPPG diberikan waktu paling lama satu bulan sejak mulai operasional. Jadi, mereka masih punya waktu hingga 11 Desember,” jelasnya.

SPPG Cinta Anak Klecorejo diketahui memasok makanan bergizi gratis untuk 31 sekolah di wilayah Mejayan. Pasca insiden keracunan, Dinas Kesehatan melakukan evaluasi lanjutan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi siswa. Hasil uji diperkirakan keluar dalam satu hingga dua pekan.

Pemkab Madiun memastikan pengawasan terhadap seluruh SPPG akan diperketat. “Kami mengimbau semua SPPG menjalankan SOP sesuai aturan. Yang belum melengkapi SLHS agar segera mengurusnya. Pengawasan akan terus kami lakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tutur dr Heri.

Hingga kini, sejumlah siswa masih menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sementara sebagian besar sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan. “Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih […]

    Bagikan
  • Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kesedihan mendalam dirasakan Mulawarda dan Linda Purwati, warga Jalan Tawang Krida, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Anak semata wayang mereka, Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau akrab disapa Risma (20), dilaporkan hilang sejak 3 November 2025 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Menurut sang ibu, Risma berpamitan pada Senin pagi […]

    Bagikan
  • Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun di Takeran Magetan, Pemuda 22 Tahun Tewas

    Kecelakaan Beruntun di Takeran Magetan, Pemuda 22 Tahun Tewas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut korban jiwa terjadi di depan lapangan Desa Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa pagi (12/5/2026). Ilham M. Budiarto (22), warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, meninggal dunia di tempat kejadian setelah terlibat tabrakan antara mobil boks dan dua sepeda motor. Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban […]

    Bagikan
  • Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Efisiensi anggaran yang terjadi belakangan akibat kebijakan pemerintah pusat tentu ikut membebani pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Dibutuhkan pemikiran cerdas agar daerah mencari terobosan baru untuk menghemat anggaran. “Salah satu opsi yang bisa diambil adalah penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). Karena dengan jumlah OPD yang puluhan berdampak pula […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bongkar Pulau dan Median Jalan di Kawasan Jalan Pahlawan

    Pemkot Madiun Bongkar Pulau dan Median Jalan di Kawasan Jalan Pahlawan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai membongkar bangunan pulau jalan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai bagian dari penataan kawasan pusat kota. Selain pulau jalan yang berbentuk bundaran kecil, median jalan sepanjang sekitar 140 meter juga ikut dibongkar dan akan diganti dengan median semi permanen. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less