Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Pria Magetan Tega Gauli Adik Tiri Puluhan Kali, Aksinya Direkam!

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku dalam pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Jajaran Satreskrim Polres Magetan berhasil mengamankan DN (24), seorang pria yang tega menyetubuhi adik tirinya sendiri, LJ (18), puluhan kali selama empat tahun terakhir. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan korban viral di media sosial.

“Pelaku telah melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2021, dengan pengakuan lebih dari 20 kali persetubuhan,” ungkap Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin.

Terungkap bahwa DN dan LJ telah tinggal bersama dan berpindah-pindah kontrakan selama empat tahun terakhir. Aksi pertama kali dilakukan saat korban masih berusia 14 tahun di rumah neneknya di Parang, Magetan. Tersangka memanfaatkan kedekatan dan perhatian yang diberikan kepada korban.

“Tersangka membujuk dan merayu korban untuk menuruti keinginannya, serta melampiaskan nafsunya secara berulang,” jelas Ipda Indra.

Parahnya, pelaku sempat merekam aksinya tersebut. Polisi masih mendalami motif perekaman video tersebut, termasuk kemungkinan video tersebut dijual.

“Sempat beberapa kali merekam, namun untuk apakah video tersebut dijual atau tidak masih kami dalami,” imbuh Ipda Indra.

Saat ini, korban telah mendapatkan pendampingan dari Unit PPA Polres Magetan dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Magetan. LJ ditempatkan di safe house PPA Pemkab Magetan untuk menjamin keamanan dan pemulihannya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp5 miliar.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk jaket, seprei, dan celana panjang milik tersangka.

Polres Magetan berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Magetan. Proses penyidikan terus berjalan sesuai prosedur,” tegas Ipda Indra. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Kasus Sabu Menikah di Polres Ngawi, Kapolres : Hak Warga Tetap Dihormati

    Tersangka Kasus Sabu Menikah di Polres Ngawi, Kapolres : Hak Warga Tetap Dihormati

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah peristiwa yang tidak biasa terjadi di lingkungan Polres Ngawi. Dua tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu yang tengah menjalani proses hukum resmi melangsungkan akad nikah di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, Sabtu (13/6/2026). Pernikahan tersebut melibatkan ND (30) alias Sinyo dan OST (31), dua tersangka yang sebelumnya diamankan Satresnarkoba Polres […]

    Bagikan
  • Damkar Magetan Masuk Sekolah, SDN Bogoarum 2 Jadi Pelopor Edukasi Kebakaran di Plaosan

    Damkar Magetan Masuk Sekolah, SDN Bogoarum 2 Jadi Pelopor Edukasi Kebakaran di Plaosan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Upaya memperluas edukasi keselamatan kebakaran kini mulai menyasar sekolah-sekolah di Kabupaten Magetan. Sejumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan menggelar sosialisasi dan pelatihan dasar pemadaman di SDN Bogoarum 2 Kecamatan Plaosan. Sekolah ini tercatat sebagai yang pertama mengundang petugas Damkar untuk edukasi keselamatan di lingkup sekolahan. Kegiatan itu diikuti 46 siswa dan […]

    Bagikan
  • Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius. Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali […]

    Bagikan
  • Menanamkan Rasa Syukur Lewat Berkurban dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan

    Menanamkan Rasa Syukur Lewat Berkurban dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih (PPSCP) Pusat Magetan menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Padepokan Agung PPSCP, Panekan, Magetan, pada Sabtu (07/06/2025). Momen ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur, tetapi juga menjadi ajang penghormatan kepada para pendiri perguruan: Eyang Wagiman, Eyang Kusdi, dan Eyang Mufani. Penyembelihan hewan […]

    Bagikan
  • Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kabar gembira bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kelurahan Patihan dan Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Bagaimana tidak, jembatan gantung yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya selesai dibangun dan kini sudah dapat difungsikan. Masyarakat bisa melintasi jembatan gantung tersebut namun harus tetap memperhatikan ketentuan. Jembatan gantung yang dibangun Pemerintah Kota Madiun dengan nilai […]

    Bagikan
  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
expand_less