Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus penganiayaan terhadap pelajar SMP di Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet.

Korban dipukuli, diikat, hingga bagian kepalanya diinjak oleh seorang warga yang menuduhnya hendak mencuri velg truk. Aksi main hakim sendiri ini menuai kecaman luas dari berbagai pihak.

Praktisi hukum sekaligus Direktur LPK Nusantara, Gunadi, menegaskan bahwa siapa saja yang mengetahui adanya kekerasan terhadap anak berhak membuat laporan ke polisi.

“Untuk pengaduan seperti ini tidak harus menunggu persetujuan orang tuanya. Yang penting proses penyidikan bisa berjalan karena aturan perlindungan anak memang membolehkan siapa pun melapor,” jelasnya, Rabu (03/12/2025).

Ia menambahkan, masyarakat, aktivis, maupun pengacara dapat langsung membuat laporan apabila menemukan adanya dugaan kekerasan terhadap anak. Menurutnya, aturan tersebut dibuat untuk memastikan perlindungan maksimal bagi korban di bawah umur.

Kritik senada datang dari Beni Ardi, aktivis LSM Magetan Center. Ia menilai tindakan pemukulan yang dilakukan warga tidak dapat dibenarkan meskipun korban diduga melakukan pencurian.

“Kalau ada warga yang menangkap pelaku pencurian secara langsung, langkah yang benar adalah segera menyerahkan ke aparat. Kita hidup di negara hukum,” tutur Beni.

Ia menekankan bahwa posisinya bukan untuk membenarkan tindakan pencurian, melainkan menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak tetap merupakan tindak pidana.

Beni juga menyoroti tren meningkatnya kasus pencurian kecil yang melibatkan pelajar SMP. Menurutnya, persoalan ini harus disikapi serius oleh Dinas Pendidikan.

“Fenomena anak SMP yang terlibat pencurian perlu mendapat perhatian tegas. Dinas bisa rutin memberikan penyuluhan hukum sederhana bekerja sama dengan polsek,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari pengamatan timnya, sebagian siswa melakukan tindakan nekat karena terdesak kebutuhan kuota internet untuk sekolah dan aktivitas digital, sementara sebagian orang tua belum memahami tekanan tersebut.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mulai menyalurkan bantuan sebanyak 78.815 kilogram pupuk kepada 34 kelompok tani (poktan). Bantuan senilai Rp1,1 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut ditujukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga kualitas lahan. Ketua Tim Prasarana dan Sarana Pertanian […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Stasiun Madiun tercatat sebagai stasiun terpadat selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari dominasi jumlah pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Berdasarkan data periode 11–29 Maret 2026, Stasiun Madiun menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi, […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Tim Kaji Cepat dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memetakan retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggunakan teknologi LiDAR. Pemetaan dilakukan untuk membaca potensi pergerakan tanah sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan longsor tersebut. Kunjungan kedua tim yang dipimpin pakar geologi ITS, Prof. […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD, Pendaftaran Dibuka hingga 16 Agustus 2026

    Pemkot Madiun Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD, Pendaftaran Dibuka hingga 16 Agustus 2026

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau jabatan eselon II. Sebanyak empat posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka. Empat jabatan yang dibuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Resmikan Dua Dapur SPPG Baru, Target 16 Dapur Beroperasi Akhir Oktober

    Wali Kota Madiun Resmikan Dua Dapur SPPG Baru, Target 16 Dapur Beroperasi Akhir Oktober

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, meresmikan dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kelurahan Taman dan Banjarejo, Kecamatan Taman, Senin (15/09/2025). Dengan peresmian ini, jumlah dapur SPPG yang telah beroperasi di Kota Madiun mencapai lima unit. Walikota Madiun, Maidi menyampaikan bahwa dapur yang dibangun telah memenuhi standar, baik […]

    Bagikan
expand_less