Berita Terkini
Trending Tags

Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 245
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr Heri Setyana, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Satu pekan pasca keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD di Kecamatan Mejayan, penanganan kasus ini dinilai berjalan lambat. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum terungkap karena hasil uji laboratorium sisa makanan belum juga diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Keterlambatan ini memicu kritik public, khususnya orang tua siswa yang mempertanyakan kinerja pemerintah daerah, terutama karena kasus menyangkut keamanan makanan untuk anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Balai Laboratorium Kesehatan (BLK) Provinsi Jawa Timur di Surabaya. “Sampai hari ini hasil lab belum keluar. Prosesnya bisa memakan waktu satu sampai dua minggu, tergantung jenis uji,” ujarnya, Jumat (05/12/2025).

Kasus ini bermula pada Jumat (28/11/2025), ketika puluhan siswa mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai SPPG Cinta Anak Klecorejo. SPPG tersebut kini menjadi sorotan kuat karena diduga sebagai sumber makanan penyebab keracunan.

Dinkes menegaskan SPPG Cinta Anak Klecorejo dilarang total beroperasi hingga dua syarat terpenuhi: hasil laboratorium keluar dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) selesai diproses. “SPPG sampai detik ini tidak boleh beroperasi. SLHS juga harus terbit terlebih dahulu,” tegas dr. Heri.

Menurut Dinkes, komunikasi terakhir dengan pihak BLK menyebutkan proses pengujian masih berlangsung. Namun lamanya waktu tunggu memunculkan desakan publik agar pemerintah bertindak lebih cepat dan transparan.

Dinkes memastikan hasil laboratorium akan diumumkan segera setelah diterima, berikut langkah tegas terhadap pihak yang terbukti lalai.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasto Ditahan KPK, Ketum PDIP Megawati Larang Kadernya Ikut Retret di Magelang

    Hasto Ditahan KPK, Ketum PDIP Megawati Larang Kadernya Ikut Retret di Magelang

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia – Ketua umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bereaksi atas penahanan Sekretaris Jendral (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasto ditahan karena dianggap menghalangi penyidikan KPK terkait kasus dengan tersangka Harun Masiku. KPK menahan Hasto selama 20 hari pertama terhitung sejak Kamis (20/2/2025). Beredar di media, surat instruksi bernomor 7295/IN/DPP/2025 tertanggal […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per […]

    Bagikan
  • Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menu kuliner berbuka puasa terus bermunculan selama bulan Ramadan. Salah satu yang menarik perhatian hadir dari Warung Cangkemoe yang berlokasi di Jalan Suromenggolo, Ponorogo. Kedai ini menghadirkan sajian unik berupa sate kuah rempah yang kini menjadi favorit para pencinta kuliner. Menu tersebut dirancang sebagai hidangan berbuka puasa yang menghangatkan tubuh. Perpaduan […]

    Bagikan
  • Viral, Warga Magetan Temukan Motor yang Dicuri Sejak 2023 Saat Berburu Takjil

    Viral, Warga Magetan Temukan Motor yang Dicuri Sejak 2023 Saat Berburu Takjil

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Niat hati ingin ngabuburit dan berburu takjil, Novi Rianti, warga Desa Purwosari, Kecamatan Magetan justru mendapati sepeda motornya yang hilang sejak 2023 lalu. Hal itu dialaminya ketika mencari takjil di Kota Madiun untuk berbuka puasa. Novi membagikan momen itu melalui beberapa video pendek di akun TikTok pribadinya, @Sayangmuh hingga viral […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa robohnya bangunan gudang di SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, pada Minggu (12/4/2026) menjadi pengingat serius akan kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan yang masih memprihatinkan. Gudang sekolah yang sudah tua itu ambruk usai diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) […]

    Bagikan
  • Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran gerobak pada motor pedagang sempolan menggegerkan warga di depan SDN 1 Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada Senin (20/10/2025). Kepulan asap tebal dan kobaran api dari kendaraan membuat panik para guru dan warga sekitar. Dalam video yang beredar luas di media sosial dengan durasi sekitar 30 detik memperlihatkan api membesar […]

    Bagikan
expand_less