Berita Terkini
Trending Tags

Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 91
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan, Foto: Istimewa

Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal serumah dengannya.

L membuka pernyataannya dengan menegaskan bahwa kondisinya saat ini aman. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah peduli dan mengikuti perkembangan kabarnya.

“Untuk sekarang saya aman. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menanyai kabar saya dan peduli dengan apa yang terjadi di hidup saya,” ujar L dalam video klarifikasinya.

Dalam pernyataan tersebut, L menyebut dirinya pernah menjadi korban kekerasan seksual dan perdagangan seksual saat masih berusia 15 tahun. Ia menuding DN sebagai pelaku yang mengontrol hidupnya pada saat itu.

Menurut L, ketergantungannya kepada DN membuat ia tidak berani melaporkan kejadian yang dialaminya.

“Ada beberapa manipulasi agar saya mengurungkan niat untuk melakukan pelaporan maupun menempuh jalur hukum. Saya juga tidak punya tempat yang dituju ataupun orang yang mendukung,” kata L.

L menuturkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir sebelum ia pergi, ia mengalami kekerasan fisik dan mental hingga merasa tidak tahan lagi.

“Saya merasa sudah cukup sakitnya, sudah cukup diperlakukan seperti ini,” ungkapnya.

Ia mengaku sempat diusir oleh DN dan diberi dua pilihan yakni tetap tinggal dengan risiko kekerasan berulang, atau pergi tanpa membawa perangkat pribadinya. DN disebut melarangnya membawa perangkat tersebut dengan alasan itu adalah milik DN.

Dalam proses melarikan diri, L meminta bantuan kepada seorang dosen  salah satu perguruan tinggi di Madiun berinisial AB dan keluarganya.

Setelah L berada di tempat aman, DN diduga mencemarkan nama baik dosen tersebut beserta keluarganya, termasuk di lingkungan kampus tempat dosen itu bekerja.

L menyampaikan bahwa laporan resmi telah ia buat kepada pihak berwajib. Ia menyebut Asa Barno kini mendampinginya sebagai kuasa hukum.

“Saya sudah melakukan pelaporan yang didampingi oleh Bapak Barno sebagai kuasa hukum saya,” jelasnya.

L tidak dapat menjelaskan lebih jauh karena kasus sedang dalam penanganan aparat penegak hukum.

Di akhir video klarifikasinya, L meminta doa dan dukungan dari masyarakat.

“Mohon doa dan support-nya saja, ya,” kata L.

Hingga saat ini, pihak berwajib dikabarkan masih memproses laporan tersebut. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025). Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Temukan Ratusan Produk Makanan-Minuman Tak Layak Edar Menjelang Lebaran

    Dinkes Magetan Temukan Ratusan Produk Makanan-Minuman Tak Layak Edar Menjelang Lebaran

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengungkap temuan ratusan produk makanan dan minuman yang tidak layak edar dalam rangkaian inspeksi keamanan pangan sepanjang Ramadan hingga menjelang Hari Raya IdulFitri 2026. Temuan ini didapat dari monitoring intensif yang dilakukan di seluruh kecamatan. Dari pemeriksaan terhadap sekitar 110 toko sampel, petugas gabungan menemukan total 467 […]

    Bagikan
  • Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bus menabrak bengkel di Jalan Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo pada Minggu (23/3/2025) siang. Kecelakaan ini diduga akibat sopir bus kehilangan kendali saat menyalip kendaraan roda dua. Akibatnya, lima sepeda motor rusak dan satu orang mengalami luka ringan. Bus Cendana yang dikemudikan Febri Basir (40), warga Kelurahan Manguharjo, Kota […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Lindungi Konsumen, UPTD Metrologi Legal Rutin Laksanakan Tera Ulang Timbangan

    Lindungi Konsumen, UPTD Metrologi Legal Rutin Laksanakan Tera Ulang Timbangan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – UPTD Metrologi Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun melaksanakan tera ulang di Pasar Besa Madiun (PBM) pada Kamis (17/07/2025). Sejumlah pedagang membawa alat ukur timbangan kepada petugas. Tera ulang ini diperlukan untuk perbaikan timbangan yang tidak memenuhi standar kesesuaian. Kepala UPTD Metrologi Legal Disdag Kota Madiun, Tjatur Heri Siswanto mengungkapkan tera […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
expand_less