Berita Terkini
Trending Tags

Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Kepala Desa Kebonagung, Balerejo, Kabupaten Madiun, Anton Sujarwo, akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui perbuatannya dalam sebuah pernyataan resmi yang dibuat di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan, Selasa (02/12/2025) malam.

Pernyataan tersebut dibacakan Anton pada pukul 22.25 WIB di hadapan jajaran tokoh PCNU Magetan dan GP Ansor, termasuk KH Nasrudin (Suriah PCNU Magetan), KH Susanto Khoirul Fatwa (Ketua PCNU Magetan), Haji Sujianto (Wakil Ketua PCNU Magetan), Irfan Fajri (Sekretaris PCNU Magetan), KH Habib Mustofa (Ketua PC GP Ansor), Nur Mahmudin (Sekretaris GP Ansor), dan Zainal Faizin (Ketua LBH Ansor Magetan).

Dalam pernyataannya, Anton menegaskan bahwa dokumen tersebut dibuat secara sadar tanpa tekanan pihak mana pun. Ia mengakui sepenuhnya bahwa insiden pemukulan terhadap KH Susanto adalah perbuatannya sendiri.

“Saya membenarkan adanya peristiwa pemukulan yang saya lakukan kepada Kiai Haji Susanto Khoirul Fatwa,” ujarnya dalam surat tersebut.

Anton juga menyatakan bahwa tindakan itu merupakan kesalahan pribadi dan tidak dapat dibenarkan. Ia menyampaikan penyesalan mendalam dan siap menerima pembinaan dari lembaga yang berwenang.

“Saya berkomitmen untuk melakukan introspeksi diri, memohon ampun kepada Tuhan, serta tidak akan mengulang perbuatan serupa kepada siapa pun. Juga akan memperbaiki sikap sebagai figur publik, menjaga ketertiban, serta menghormati tokoh agama maupun masyarakat tanpa memandang latar belakang apa pun,” imbuhnya.

Melalui pernyataan itu, Anton meminta maaf sebesar-besarnya kepada KH Susanto dan seluruh pihak yang terdampak akibat kegaduhan yang muncul dari tindakannya.

“Saya bersedia diproses secara hukum apabila di kemudian hari mengulangi perbuatan serupa,” pungkasnya.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani langsung oleh Anton Sujarwo dan disaksikan oleh jajaran PCNU Magetan serta GP Ansor. Kehadiran para tokoh itu sekaligus menjadi bukti bahwa proses klarifikasi dan permohonan maaf berjalan secara terbuka.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai apakah proses hukum akan tetap dilanjutkan atau dihentikan setelah adanya permohonan maaf ini. LBH Ansor sebelumnya menyatakan siap mendampingi KH Susanto apabila jalur hukum tetap ditempuh.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha. Untuk Kabupaten […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Bupati Madiun tentang Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Madiun tahun 2024. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono bersama jajaran Pimpinan DPRD. Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Realisasi […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • Ambil Langkah Preventif, Danrem 081/DSJ Cek Kendaraan Bermotor Anggotanya

    Ambil Langkah Preventif, Danrem 081/DSJ Cek Kendaraan Bermotor Anggotanya

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang pemberangkatan cuti lebaran, ratusan kendaraan bermotor milik anggota Korem 081/DSJ diperiksa, bertempat di halaman Makorem, Jl, Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Kamis (27/03/2025). Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, baik roda dua maupun roda empat. Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan bersifat rutin setiap tahunnya. “Kegiatan pada hari ini […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah milik warga Dusun Karang Poh, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah pada Rabu (17/12/2025). Kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah, Waji Istanto (66), tengah memasak di dapur menggunakan kayu bakar. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha membantu memadamkan api sambil […]

    Bagikan
  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
expand_less