Berita Terkini
Trending Tags

Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Magetan kembali bertambah. Tambahan kuota ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Hal itu di tengah tingginya tingkat serapan pupuk yang sudah mencapai 85 persen per November.

Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Edy Utomo, menyampaikan bahwa tambahan alokasi pupuk subsidi yang diterima Magetan meliputi urea sebanyak 1.000 ton, NPK 966 ton, serta ZA 301 ton yang diperuntukkan bagi komoditas tebu.

“Dengan tambahan tersebut, total alokasi pupuk subsidi di Magetan hingga saat ini mencapai 24.634 ton urea, 20.635 ton NPK, 24 ton NPK formula khusus, 10.339 ton pupuk organik, serta 301 ton ZA,” ujar Edy, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, hingga bulan November rata-rata serapan pupuk subsidi di Kabupaten Magetan telah menyentuh angka sekitar 85 persen. Capaian ini menunjukkan kebutuhan pupuk petani relatif tinggi, namun masih dapat diimbangi dengan ketersediaan stok yang ada.

Selain penambahan alokasi, Edy juga mengungkapkan adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi. Kebijakan terbaru tersebut menetapkan HET pupuk subsidi lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya.

“HET sebelumnya untuk urea sebesar Rp2.250 per kilogram, kini turun menjadi Rp1.800 per kilogram. NPK dari Rp2.300 per kilogram menjadi Rp1.840 per kilogram. NPK formula khusus dari Rp3.300 per kilogram menjadi Rp2.640 per kilogram. Pupuk organik dari Rp800 per kilogram menjadi Rp640 per kilogram, dan ZA dari Rp1.700 per kilogram menjadi Rp1.360 per kilogram,” jelasnya.

Ia menegaskan, HET tersebut berlaku di kios atau pengecer pupuk resmi (PPTS), dalam kemasan resmi, dan dengan sistem pembayaran tunai.

Menanggapi adanya keluhan harga pupuk di tingkat petani yang terkadang melebihi HET, Edy menjelaskan hal itu umumnya terjadi karena penebusan dilakukan secara berkelompok melalui kelompok tani. “Tambahan harga biasanya sudah disepakati bersama dan nilainya masih dalam batas wajar, misalnya untuk biaya operasional atau jasa distribusi,” pungkasnya.

Dengan adanya penambahan alokasi pupuk subsidi serta penurunan HET sesuai arahan pemerintah pusat, diharapkan kebutuhan pupuk petani di Magetan dapat terpenuhi secara optimal dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan anggota perwakilan koperasi Sejahtera Merata (SEMAR) Pasar Dolopo Kabupaten Madiun rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan ( RAT) (10/02/2025). Ketua koperasi Semar, Djoko Setijono mengaku pihaknya gencar memperkuat jaringan di lingkup para pedagang pasar untuk memerangi praktik rentenir yang dianggap kerap mencekik warga khususnya pelaku UMKM.  “Tujuan berdirinya koperasi disini […]

    Bagikan
  • Demo di DPRD Kota Madiun Ricuh, Massa Rusak Pagar dan Polisi Semprotkan Water Cannon

    Demo di DPRD Kota Madiun Ricuh, Massa Rusak Pagar dan Polisi Semprotkan Water Cannon

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Demonstrasi ribuan massa dari berbagai elemen—mahasiswa, pengemudi ojek online, hingga warga umum—di depan Gedung DPRD Kota Madiun berujung ricuh pada Sabtu (30/08/2025). Massa melemparkan batu hingga botol air kearah gedung wakil rakyat. Pihak kepolisian yang berjaga dan koordinator aksi berusaha meredam aksi anarkis massa. Usai kericuhan meredam, perwakilan massa melakukan […]

    Bagikan
  • Sebuah Warung di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 50 Juta

    Sebuah Warung di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 50 Juta

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebuah warung milik Sujoko, warga Desa Jetis, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Rabu (19/11) sekitar pukul 19.20 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran bangunan warung didominasi material kayu. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Andi Koerniawan, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam setelah menerima […]

    Bagikan
  • Rakor Forkopimda Soal Antisipasi Aksi Demo, Walikota Ingatkan Jaga Kondusifitas

    Rakor Forkopimda Soal Antisipasi Aksi Demo, Walikota Ingatkan Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun melaksanakan rapat koordinasi antisipasi aksi demo di gedung GCIO Diskominfo pada Senin (01/09/2025). Rapat ini juga melibatkan stakeholder terkait diantaranya perguruan pencak silat, perguruan tinggi, organisasi masyarakat hingga tokoh masyarakat di Kota Madiun. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan aksi demo yang […]

    Bagikan
  • Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi barang kena cukai pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini melibatkan para pengemudi ojek online (ojol) se-Madiun Raya sebagai langkah memperluas pemahaman tentang peredaran barang ilegal, terutama rokok tanpa cukai. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota, Sekda Kota Madiun, serta narasumber dari Bea […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
expand_less