Berita Terkini
Trending Tags

Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Magetan kembali bertambah. Tambahan kuota ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Hal itu di tengah tingginya tingkat serapan pupuk yang sudah mencapai 85 persen per November.

Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Edy Utomo, menyampaikan bahwa tambahan alokasi pupuk subsidi yang diterima Magetan meliputi urea sebanyak 1.000 ton, NPK 966 ton, serta ZA 301 ton yang diperuntukkan bagi komoditas tebu.

“Dengan tambahan tersebut, total alokasi pupuk subsidi di Magetan hingga saat ini mencapai 24.634 ton urea, 20.635 ton NPK, 24 ton NPK formula khusus, 10.339 ton pupuk organik, serta 301 ton ZA,” ujar Edy, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, hingga bulan November rata-rata serapan pupuk subsidi di Kabupaten Magetan telah menyentuh angka sekitar 85 persen. Capaian ini menunjukkan kebutuhan pupuk petani relatif tinggi, namun masih dapat diimbangi dengan ketersediaan stok yang ada.

Selain penambahan alokasi, Edy juga mengungkapkan adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi. Kebijakan terbaru tersebut menetapkan HET pupuk subsidi lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya.

“HET sebelumnya untuk urea sebesar Rp2.250 per kilogram, kini turun menjadi Rp1.800 per kilogram. NPK dari Rp2.300 per kilogram menjadi Rp1.840 per kilogram. NPK formula khusus dari Rp3.300 per kilogram menjadi Rp2.640 per kilogram. Pupuk organik dari Rp800 per kilogram menjadi Rp640 per kilogram, dan ZA dari Rp1.700 per kilogram menjadi Rp1.360 per kilogram,” jelasnya.

Ia menegaskan, HET tersebut berlaku di kios atau pengecer pupuk resmi (PPTS), dalam kemasan resmi, dan dengan sistem pembayaran tunai.

Menanggapi adanya keluhan harga pupuk di tingkat petani yang terkadang melebihi HET, Edy menjelaskan hal itu umumnya terjadi karena penebusan dilakukan secara berkelompok melalui kelompok tani. “Tambahan harga biasanya sudah disepakati bersama dan nilainya masih dalam batas wajar, misalnya untuk biaya operasional atau jasa distribusi,” pungkasnya.

Dengan adanya penambahan alokasi pupuk subsidi serta penurunan HET sesuai arahan pemerintah pusat, diharapkan kebutuhan pupuk petani di Magetan dapat terpenuhi secara optimal dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahapan pengambilan PIN Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 telah dilaksanakan sejak 28 Mei hingga 9 Juni mendatang. Pengambilan PIN dilakukan secara online melalui portal resmi SPMB Jatim dengan memasukkan data seperti NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta data Kartu Keluarga atau surat domisili. Setelah mengisi data, calon siswa […]

    Bagikan
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ngebel Dorong Ketahanan Pangan melalui Pertanian Padi

    Bhabinkamtibmas Polsek Ngebel Dorong Ketahanan Pangan melalui Pertanian Padi

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Bripka Purbayu Satriawan, S.H., melakukan pengecekan lokasi pertanian padi di Dusun Krajan, Desa Talun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani setempat. Bripka Purbayu mengunjungi lahan milik Bapak Sugito seluas 1.200 m² yang produktif ditanami padi. […]

    Bagikan
  • Penyelundupan Arak Jawa Kemasan Es Kelapa ke Lapas Madiun Digagalkan

    Penyelundupan Arak Jawa Kemasan Es Kelapa ke Lapas Madiun Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras tradisional jenis arak jawa yang disamarkan dalam kemasan minuman Es kelapa muda (es degan). Insiden ini terjadi pada jam kunjungan, saat seorang pengunjung mencoba mengelabui petugas dengan membawa miras untuk salah satu warga binaan. Kepala Kesatuan Pengamanan […]

    Bagikan
  • TNI AU Electric Amankan Tiket ke Grand Final Livoli 2025 Setelah Tundukkan Bank Jatim 3-2

    TNI AU Electric Amankan Tiket ke Grand Final Livoli 2025 Setelah Tundukkan Bank Jatim 3-2

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pertandingan penentu antara TNI AU Electric dan Bank Jatim di GOR Ki Mageti, Magetan, Kamis (16/10/2025) menjadi laga paling sengit di babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Setelah bertarung selama lebih dari dua jam, TNI AU Electric akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor dramatis 3-2 (19-25, 25-23, 25-18, 14-25, 15-11). […]

    Bagikan
  • Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan. Dalam perkara ini, Suratno tidak sendiri. Penyidik juga menetapkan lima tersangka lain, terdiri dari dua anggota DPRD aktif […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
expand_less