Pemkab Ponorogo Mulai Lelang Proyek Jalan, Siapkan Anggaran Hampir RP30 MILIAR
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 46
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan dengan memproses lelang sejumlah proyek peningkatan infrastruktur di berbagai wilayah. Pada tahun 2026, anggaran sebesar Rp29,9 miliar disiapkan untuk membiayai beberapa ruas jalan prioritas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, menjelaskan tahapan pengadaan saat ini telah berjalan melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ). Sembari menunggu hasil lelang dan dimulainya pekerjaan konstruksi, pihaknya melakukan perawatan rutin dengan menutup lubang-lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Proses lelang sudah berjalan. Sambil menunggu pekerjaan utama dimulai, kami melaksanakan pemeliharaan rutin dan penambalan jalan yang rusak sebelum dilakukan pengaspalan kembali,” ujar Jamus.
Empat paket pekerjaan yang menjadi prioritas saat ini meliputi ruas Selur–Wonodadi di Kecamatan Ngrayun, ruas Badegan–Tulung di Kecamatan Sampung, ruas Pulung–Jurangwuluh, serta ruas Jarakan–Kalibening. Masing-masing proyek memperoleh alokasi anggaran lebih dari Rp7 miliar.
Menurut Jamus, pelaksanaan proyek sempat menunggu penyesuaian perencanaan akibat perubahan harga material, terutama aspal, yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Setelah proses perhitungan ulang selesai, tahapan lelang dapat segera dijalankan.
“Kami harus menyesuaikan kembali perhitungan karena harga aspal naik. Sekarang material sudah tersedia dan pekerjaan akan segera dilaksanakan setelah seluruh proses administrasi selesai,” katanya.
Selain empat ruas tersebut, DPUPKP juga telah memetakan sejumlah titik lain yang masuk daftar prioritas penanganan secara bertahap. Di antaranya ruas Jeruksing–Jetis dan beberapa jalur dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa perbaikan jalan tetap menjadi fokus pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan jalan yang rusak. Pelaksanaannya dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar Lisdyarita.
Dengan dimulainya proses lelang tersebut, masyarakat berharap perbaikan jalan di berbagai wilayah Ponorogo dapat segera terealisasi sehingga akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





