Berita Terkini
Trending Tags

Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 91
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tradisi andum kereweng bersama Bupati Magetan. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi andum kereweng selalu tidak terlewatkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Tradisi ini menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena makna sosial dan moral yang dikandungnya.

Pada Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350 tahun ini tradisi andum kereweng kembali digelar di kompleks Makam Eyang Ronggo Galih, Desa Durenan, Senin (06/10/2025). 

Dalam prosesinya, potongan kecil tanah liat atau kereweng, oleh Bupati dibagikan kepada warga yang hadir. Warga yang mendapatkannya dapat menukarnya dengan makanan yang telah disediakan.

Sekilas terlihat sederhana, namun kereweng tersebut memiliki makna mendalam. Sebuah simbol kedermawanan dan kepedulian sosial yang diwariskan turun-temurun oleh para leluhur Magetan.

“Kereweng adalah pesan moral bahwa pemimpin sejati harus dermawan, dekat dengan rakyat, dan menebar manfaat bagi sesama,” tutur Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti usai mengikuti prosesi ziarah leluhur.

Menurut Bupati, andum kereweng bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bentuk nyata dari semangat berbagi rezeki dan meneguhkan hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Nilai itu menjadi fondasi penting dalam perjalanan Magetan yang telah menginjak usia 350 tahun.

Tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, keikhlasan dan kepedulian sosial merupakan warisan luhur yang perlu terus dijaga. Dalam konteks kekinian, andum kereweng mengajarkan bahwa kedermawanan tidak selalu diwujudkan dengan harta, tetapi bisa melalui niat tulus untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan terhadap sesama.

Selain pelaksanaan tradisi, kegiatan juga diisi dengan pembagian bantuan sembako bagi warga penerima manfaat yang membutuhkan. Momentum tersebut memperkuat makna andum kabecikan, menebar kebaikan sebagaimana dicontohkan para leluhur Magetan.

Di tengah derasnya arus modernitas, andum kereweng masih tetap bertahan sebagai simbol kebersamaan dan ketulusan hati bagi masyarakat Magetan. Dari sepotong tanah liat, tumbuh pesan abadi tentang pentingnya berbagi dan saling peduli, menjadi warisan berharga yang tak lekang oleh waktu.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
  • Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setiap penghujung bulan Ramadan, ribuan umat Islam dari berbagai daerah menyempatkan berkunjung ke Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis dinihari (27/3/2025).   Ribuan jamaah datang untuk menunaikan Sholat Lail dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan. Begitu imam bersiap memulai ibadah, seluruh lampu di area masjid dipadamkan, menciptakan […]

    Bagikan
  • Waduh! Aki Baterai Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya Raib

    Waduh! Aki Baterai Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah aki baterai lampu milik Penerangan Jalan Tenaga Surya (PJTS) yang terpasang di jalur provinsi wilayah Kabupaten Ponorogo dilaporkan hilang. Sumber daya listrik untuk penerangan jalan tersebut diduga kuat dicuri oleh orang tak bertanggung jawab. Kabid Lalu Lintas dan Sarpras Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Setyo Budiono, mengungkapkan bahwa ada tiga […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Jalan Kaki Ribuan Kilometer Demi Perdamaian, 57 Bhikkhu ASEAN Singgah di Madiun

    Jalan Kaki Ribuan Kilometer Demi Perdamaian, 57 Bhikkhu ASEAN Singgah di Madiun

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Misi perdamaian lintas negara dibawa 57 bhikkhu peserta Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026 saat singgah di Pendopo Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun, Kamis malam (21/5/2026). Rombongan bhikkhu dari Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia itu disambut langsung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur. Perjalanan spiritual tersebut menjadi simbol […]

    Bagikan
expand_less