Berita Terkini
Trending Tags

Lilik Sudaryati Temui Kyai Tantowi di Ponpes Al Fatah, Bahas Surat Presiden 1998 dan Dana Nusantara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lilik Sudaryati silaturahmi ke Ndalem Umi Fatim Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Sinergi | Magetan – Figur publik yang populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Lilik Sudaryati, kembali mencuri perhatian publik setelah melakukan silaturahmi ke Ndalem Umi Fatim Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Rabu (24/12/2025) pagi. Kunjungannya berlangsung hangat dalam dialog bersama Kyai Tantowi, salah satu sesepuh pesantren tersebut.

Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah bagi Lilik untuk menyampaikan serangkaian aspirasi terkait persoalan kebangsaan yang menurutnya “masih menggantung” bertahun-tahun. Mulai dari situasi ekonomi, isu stabilitas negara, hingga polemik mengenai Dana Nusantara yang disebut-sebut belum pernah terealisasi.

Dalam pembicaraan tersebut, Lilik kembali mengulas Surat Presiden Republik Indonesia Nomor 8.29/Pres/1998 tertanggal 21 April 1998. Ia menyebut bahwa surat tersebut tidak sempat dijalankan karena Presiden Soeharto mengundurkan diri pada Mei 1998.

“Waktu itu kebijakannya belum sempat diterapkan karena terjadi pergantian kepemimpinan. Beberapa tahun kemudian Presiden Abdurrahman Wahid juga mengeluarkan surat lanjutan pada Februari 2001, tetapi sampai sekarang mekanismenya belum pernah dibentuk,” ujar Lilik.

Image Not Found
Lilik Sudaryati, Figur publik yang populer pada akhir 1990-2000an, Foto : Nan/Sinergia

Ia menambahkan bahwa menurut informasi yang diterimanya, kedua presiden kala itu telah melakukan proses verifikasi terkait sumber dana yang dimaksud. Hal inilah yang menjadi dasar dirinya berharap pemerintah saat ini dapat membuka kembali ruang diskusi.

“Kami percaya proses pengecekan sudah pernah dilakukan. Karena itu, kami meminta agar pemerintah sekarang bersedia membuka dialog sehingga ada kejelasan,” ungkapnya.

Lilik juga menegaskan bahwa kedatangannya membawa aspirasi masyarakat mengenai Dana Nusantara, yang menurutnya diperuntukkan membantu meringankan beban ekonomi rakyat.

“Kami ingin agar sebagian dana tersebut bisa kembali dibahas dan dipertimbangkan untuk direalisasikan. Kalau pun bisa cair nanti, kami berharap tidak ada potongan pajak supaya manfaatnya dirasakan secara penuh oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa aspirasinya tidak berkaitan dengan agenda politik apa pun. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang semakin berat perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dalam dialog yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Lilik juga mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi ekonomi nasional. Ia menyebut mulai dari peningkatan utang negara, masalah keuangan, hingga informasi mengenai kondisi perbankan yang dinilainya tidak sehat.

“Situasi perbankan nasional saat ini sangat kompleks. Bahkan ada kabar bahwa Bank Indonesia berada dalam kondisi tidak stabil. Ini harus segera dibenahi agar tidak berdampak luas,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya memperkuat kembali nilai-nilai dasar kebangsaan. “Kita perlu kembali meneguhkan ideologi negara sesuai Pancasila dan UUD 1945 agar bangsa ini tetap kokoh,” katanya.

Menurut Lilik, apabila isu-isu fundamental tersebut tidak segera ditangani, maka hal itu dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas nasional.

Menjelang akhir silaturahmi, Lilik menyampaikan harapannya untuk dapat menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami berharap ada kesempatan untuk bertemu langsung dengan Bapak Presiden agar aspirasi ini dapat dijelaskan dan dibahas. Tujuan kami hanya ingin ikut meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Image Not Found
Kyai Tantowi tokoh agama di Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyampaian aspirasi terdapat hal yang kurang berkenan. “Kalau ada kata-kata saya yang kurang tepat, saya dengan tulus memohon maaf,” tutupnya. Pertemuan Lilik dan Kyai Tantowi berlangsung dalam suasana teduh dan tanpa unsur paksaan. Selain membicarakan persoalan bangsa, keduanya juga berdiskusi mengenai nilai-nilai keagamaan yang sarat nasihat dan wejangan dari sang kyai.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Kandang Sapi di Ponorogo Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Kandang Sapi di Ponorogo Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kandang sapi milik Kasman (65), warga Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Ponorogo, terbakar hebat pada Jumat malam (03/10/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap kandang yang lokasinya berada persis di samping rumah korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. […]

    Bagikan
  • Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, menggelar sholat gaib dan doa bersama, Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang roboh saat proses pengecoran pada Selasa (30/09/2025). Sedikitnya 1.200 santri memadati masjid pesantren setelah sholat dzuhur berjamaah. […]

    Bagikan
  • Menilik Monumen Reog dari 518 Knalpot Brong

    Menilik Monumen Reog dari 518 Knalpot Brong

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo memanfaatkan 518 knalpot brong hasil sitaan menjadi sebuah karya seni berbentuk monumen reog. Monumen yang diberi nama Ponorogo Zero Knalpot Brong ini terletak di simpang empat Mlilir, pintu masuk Ponorogo dari sisi utara yang berbatasan dengan Kabupaten Madiun. Peresmian monumen dilakukan Senin (13/1/2025) oleh Kapolres Ponorogo AKBP Anton […]

    Bagikan
  • Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah personil BPBD Kota Madiun bersama PLN UP3 Madiun ramai-ramai mendatangi Embung Pilangbango Kota Madiun pada Selasa (04/02/2025). Dengan cepat dan tanggap, mereka melakukan evakuasi kebencanaan. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dapat dilaksanakan dengan aman. Ya, itu tadi merupakan kegiatan simulasi tanggap darurat banjir di Embung Pilangbango. Kegiatan ini […]

    Bagikan
  • Tren Pamer Akta Cerai Usai Sidang di Pengadilan Agama Mencuat di Magetan

    Tren Pamer Akta Cerai Usai Sidang di Pengadilan Agama Mencuat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Muncul ke permukaan publik, fenomena perceraian di Kabupaten Magetan menjadi perhatian. Selain jumlah perkara yang cukup tinggi, kini muncul tren baru di kalangan perempuan yang baru saja bercerai. Beberapa di antaranya tampak berpose di depan Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Magetan sambil memamerkan akta cerai. Mereka tampak bangga status baru […]

    Bagikan
  • Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis  mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025. Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan. “Optimis kita bisa tercapai targetnya […]

    Bagikan
expand_less