Berita Terkini
Trending Tags

Lilik Sudaryati Temui Kyai Tantowi di Ponpes Al Fatah, Bahas Surat Presiden 1998 dan Dana Nusantara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lilik Sudaryati silaturahmi ke Ndalem Umi Fatim Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Sinergi | Magetan – Figur publik yang populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Lilik Sudaryati, kembali mencuri perhatian publik setelah melakukan silaturahmi ke Ndalem Umi Fatim Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Rabu (24/12/2025) pagi. Kunjungannya berlangsung hangat dalam dialog bersama Kyai Tantowi, salah satu sesepuh pesantren tersebut.

Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah bagi Lilik untuk menyampaikan serangkaian aspirasi terkait persoalan kebangsaan yang menurutnya “masih menggantung” bertahun-tahun. Mulai dari situasi ekonomi, isu stabilitas negara, hingga polemik mengenai Dana Nusantara yang disebut-sebut belum pernah terealisasi.

Dalam pembicaraan tersebut, Lilik kembali mengulas Surat Presiden Republik Indonesia Nomor 8.29/Pres/1998 tertanggal 21 April 1998. Ia menyebut bahwa surat tersebut tidak sempat dijalankan karena Presiden Soeharto mengundurkan diri pada Mei 1998.

“Waktu itu kebijakannya belum sempat diterapkan karena terjadi pergantian kepemimpinan. Beberapa tahun kemudian Presiden Abdurrahman Wahid juga mengeluarkan surat lanjutan pada Februari 2001, tetapi sampai sekarang mekanismenya belum pernah dibentuk,” ujar Lilik.

Image Not Found
Lilik Sudaryati, Figur publik yang populer pada akhir 1990-2000an, Foto : Nan/Sinergia

Ia menambahkan bahwa menurut informasi yang diterimanya, kedua presiden kala itu telah melakukan proses verifikasi terkait sumber dana yang dimaksud. Hal inilah yang menjadi dasar dirinya berharap pemerintah saat ini dapat membuka kembali ruang diskusi.

“Kami percaya proses pengecekan sudah pernah dilakukan. Karena itu, kami meminta agar pemerintah sekarang bersedia membuka dialog sehingga ada kejelasan,” ungkapnya.

Lilik juga menegaskan bahwa kedatangannya membawa aspirasi masyarakat mengenai Dana Nusantara, yang menurutnya diperuntukkan membantu meringankan beban ekonomi rakyat.

“Kami ingin agar sebagian dana tersebut bisa kembali dibahas dan dipertimbangkan untuk direalisasikan. Kalau pun bisa cair nanti, kami berharap tidak ada potongan pajak supaya manfaatnya dirasakan secara penuh oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa aspirasinya tidak berkaitan dengan agenda politik apa pun. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang semakin berat perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dalam dialog yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Lilik juga mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi ekonomi nasional. Ia menyebut mulai dari peningkatan utang negara, masalah keuangan, hingga informasi mengenai kondisi perbankan yang dinilainya tidak sehat.

“Situasi perbankan nasional saat ini sangat kompleks. Bahkan ada kabar bahwa Bank Indonesia berada dalam kondisi tidak stabil. Ini harus segera dibenahi agar tidak berdampak luas,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya memperkuat kembali nilai-nilai dasar kebangsaan. “Kita perlu kembali meneguhkan ideologi negara sesuai Pancasila dan UUD 1945 agar bangsa ini tetap kokoh,” katanya.

Menurut Lilik, apabila isu-isu fundamental tersebut tidak segera ditangani, maka hal itu dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas nasional.

Menjelang akhir silaturahmi, Lilik menyampaikan harapannya untuk dapat menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami berharap ada kesempatan untuk bertemu langsung dengan Bapak Presiden agar aspirasi ini dapat dijelaskan dan dibahas. Tujuan kami hanya ingin ikut meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Image Not Found
Kyai Tantowi tokoh agama di Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Foto : Nan/Sinergia

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyampaian aspirasi terdapat hal yang kurang berkenan. “Kalau ada kata-kata saya yang kurang tepat, saya dengan tulus memohon maaf,” tutupnya. Pertemuan Lilik dan Kyai Tantowi berlangsung dalam suasana teduh dan tanpa unsur paksaan. Selain membicarakan persoalan bangsa, keduanya juga berdiskusi mengenai nilai-nilai keagamaan yang sarat nasihat dan wejangan dari sang kyai.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian susu formula terjadi di sebuah toko di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jumat (23/1/2026). Ironisnya, pelaku pencurian tersebut merupakan dua perempuan paruh baya atau emak-emak yang nekat menyembunyikan barang curian di balik rok mereka. Kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil. Namun, kecurigaan pemilik toko, Dian Setyo […]

    Bagikan
  • Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah. Belasan jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat tertahan di Bandara Jeddah akibat pengaturan ulang jadwal penerbangan dan faktor keamanan. Konflik yang memanas membuat sejumlah jalur udara di kawasan tersebut ditutup sementara. […]

    Bagikan
  • Utang Rp. 26 Miliar Terbongkar di KPK, Ketua KONI Ungkap Dana Kampanye Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

    Utang Rp. 26 Miliar Terbongkar di KPK, Ketua KONI Ungkap Dana Kampanye Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan berbagai dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Ponorogo. Pengusutan ini merupakan kelanjutan pascapenetapan Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah nonaktif Agus Pramono, mantan Direktur RSUD dr. Harjono, hingga sejumlah pihak swasta sebagai tersangka. Terbaru, KPK memanggil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memimpin apel besar pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Senin (3/3/2025) di Stadion Wilis. Apel ini diikuti Wakil Wali Kota Madiun, F.Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini menjadi apel pertama Wali Kota Madiun, Maidi usai pelantikan di Jakarta dan retret […]

    Bagikan
  • 6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Enam anak dari Sanggar Tari Candra Waskita, Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, sukses tampil dalam ajang Indonesian Culture Night yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Minggu (14/09/2025). Tanpa dukungan pemerintah, mereka tetap berangkat ke Negeri Gajah Putih dengan bermodal sumbangan akomodasi dari orang tua dan wali murid. Acara […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

    Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa siang hingga sore (20/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Banjir, tanah longsor, hingga robohnya tiang listrik dilaporkan terjadi hampir bersamaan. Daerah paling terdampak berada di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Sungai setempat tak mampu menahan debit air dan meluap, merendam sedikitnya […]

    Bagikan
expand_less