
Sinergia | Kota Madiun – Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi meningkatkan kunjungan di wilayah Kota Madiun. Baik berlibur maupun pulang kampung menikmati libur panjang tersebut. Meski di momen libur panjang dan cuti bersama, layanan kesehatan di RSUD Kota Madiun dipastikan tetap berjalan.
‘’Pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan skema seperti tahun-tahun sebelumnya. Layanan IGD buka 24 jam dengan kita siapkan tambahan petugas kalau terjadi lonjakan pasien,’’ ujar Direktur RSUD Kota Madiun, dr Muhammad Nur Kamis (18/12/2025).
Dalam operasional layanan di IGD, juga sekaligus untuk pelayanan pasien rawat jalan yang biasa ke poli. Namun, hanya untuk kasus-kasus tertentu. “Tim jaganya kita tambah, back up jaga juga tetap ada. Tidak hanya dokter, tetapi juga perawatnya. Kita terus optimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dokter Nur menambahkan dalam satu tim setidaknya terdapat empat perawat, dua bidan, dan dua dokter di IGD. Selain itu, juga ada petugas administrasi dan lain sebagainya. Bahkan, fasilitas bed atau tempat pasien juga disiagakan.
“Kita siapkan extra bed di ruangan IGD jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Termasuk soal obat-obatan juga kita mengantisipasinya. Jadi kita siagakan satu tim jaga. Kalau terjadi lonjakan, ya tim jaga berikutnya harus datang membackup,’’ kata dr. Nur.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi menegaskan petugas kesehatan di RSUD Kota Madiun harus optimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Momen libur panjang tidak boleh jadi alasan pelayanan kurang maksimal.
“Semua rumah sakit stand by. Saya akan monitoring langsung sewaktu-waktu. Jadi tugas pokok tenaga kesehatan tetap harus optimal,” tegasnya.
Tidak hanya personil, namun mobil ambulance serta sarana prasana kesehatan juga harus siap sewaktu-waktu. “Optimalisasi tugas pokok fungsi pelayanan di Kota Madiun harus diperhatikan. Dokter pun waktunya jaga tidak boleh sampai kosong. Nanti akan saya cek,” pungkas Maidi.
Dihimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca saat ini. Paslanya, banyak kasus penyakit yang dipengaruhi cuaca. Seperti diare, batuk, flu dan lainnya. Namun, imunitas tubuh juga perlu diperhatikan, khususnya bagi yang bepergian jauh. (Krs).