Berita Terkini
Trending Tags

Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani muda di Magetan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan.

Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan rekannya Herbet Romadoni, yang memiliki pengalaman lima tahun bekerja di Jepang. Keduanya kini menjadi inspirasi baru bagi petani muda dengan menciptakan inovasi alat semprot pestisida modifikasi yang mampu menjangkau hingga 12 meter, jauh lebih efisien dibandingkan alat semprot konvensional.

“Kami ingin menunjukkan kalau bertani itu bisa maju dan sejahtera, apalagi kalau dipadukan dengan teknologi,” ujar Yusril saat ditemui di lahan sawah milik keluarganya, Selasa (28/10/2025).

Ide awal muncul secara sederhana. Saat sedang berbincang santai, Herbet menunjukkan rakitan alat semprot yang terinspirasi dari video petani Thailand di TikTok. Yusril kemudian mengusulkan agar hasil rakitan itu dibuatkan konten.

“Awalnya cuma iseng bikin video. Ternyata viral, dan dari situ pesanan mulai berdatangan,” cerita Yusril.

Video yang diunggah melalui dua akun TikTok, Kang Tani Muda dan COTH Garage (Company of Technology Handmade), ditonton puluhan ribu kali dan menarik perhatian pembeli pertama dari Bali. Sejak itu, keduanya resmi mendirikan COTH Garage, bengkel kreatif yang memproduksi alat semprot pestisida modifikasi.

Menurut Yusril, alat semprot hasil modifikasi mereka mampu memangkas waktu kerja hingga tiga kali lebih cepat. Jika biasanya proses penyemprotan sawah membutuhkan waktu sekitar satu jam, kini hanya memerlukan 20 menit tanpa mengurangi kualitas hasil panen.

Saat ini, produksi alat semprot tersebut masih terbatas. “Dalam sebulan baru bisa menjual sekitar lima sampai enam unit karena keterbatasan tenaga dan modal. Harganya berkisar antara Rp2 juta sampai Rp3 juta per unit,” ungkapnya.

Meski berhasil menarik perhatian publik, perjuangan mereka tak lepas dari berbagai tantangan. Cuaca yang tidak menentu, fluktuasi harga gabah, serta naiknya biaya pupuk dan pestisida menjadi kendala utama.

“Harga padi sempat turun dari Rp7.200 jadi Rp6.500 per kilogram. Sementara biaya produksi naik. Kami berharap ada pelatihan dan dukungan agar petani muda bisa tetap bertahan,” kata Yusril.

Bagi Yusril dan Herbet, bertani bukan hanya soal menanam padi, tapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan keberanian mencoba hal baru. Keduanya memaknai Ketahanan Pangan Nasional bukan sekadar slogan pemerintah, melainkan aksi nyata yang dimulai dari desa.

“Dari lumpur sawah inilah masa depan pangan Indonesia tumbuh. Kami ingin membuktikan bahwa generasi muda juga bisa berperan besar menjaga ketahanan pangan,” tutup Yusril dengan senyum bangga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

    Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Terungkapnya dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Ponorogo senilai sekitar Rp3,6 miliar menjadi perhatian pengamat kebijakan publik dan pegiat antikorupsi di Madiun Raya. Kasus tersebut dinilai harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah lain, termasuk Kabupaten Magetan, agar memperkuat tata kelola administrasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Pengamat kebijakan publik sekaligus […]

    Bagikan
  • Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di sudut tenang Perumahan Banjarsari Raya, Magetan, Jawa Timur, terdapat sosok yang diam-diam menorehkan jejak panjang dalam dunia musik. Nogling S. adalah pencipta lagu yang telah menempuh perjalanan musiknya sejak tahun 2006. Perjalanan yang tidak dimulai dari studio mewah atau panggung gemerlap, melainkan dari lantai jalanan yang menjadi saksi awal […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tanam dan panen raya padi di area persawahan Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/4/2025). Dalam kegiatan ini, Emil mengapresiasi capaian produktivitas pertanian Ponorogo yang disebutnya melampaui rata-rata Jawa Timur. Menurut Emil, rata-rata produktivitas padi di Jawa Timur saat ini berada di […]

    Bagikan
  • RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan dipindahkan dari Jalan Kaswari. Bangunan lama yang berada di tengah kawasan padat penduduk dianggap tidak lagi memenuhi standar kebersihan maupun estetika. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan lahan baru di area belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ : Sinergi TNI-Polri Solid untuk Kamtibmas Kota Madiun

    Danrem 081/DSJ : Sinergi TNI-Polri Solid untuk Kamtibmas Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menerima kunjungan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, bertempat di Ruang Transit Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (5/5/2025). Dalam bincang keduanya, Danrem mengajak untuk lebih memperkuat sinergitas TNI-Polri yang telah terbangun selama ini. “Semoga sinergitas TNI-Polri dapat semakin solid dan […]

    Bagikan
  • Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah. Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 […]

    Bagikan
expand_less