Berita Terkini
Trending Tags

Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani muda di Magetan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan.

Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan rekannya Herbet Romadoni, yang memiliki pengalaman lima tahun bekerja di Jepang. Keduanya kini menjadi inspirasi baru bagi petani muda dengan menciptakan inovasi alat semprot pestisida modifikasi yang mampu menjangkau hingga 12 meter, jauh lebih efisien dibandingkan alat semprot konvensional.

“Kami ingin menunjukkan kalau bertani itu bisa maju dan sejahtera, apalagi kalau dipadukan dengan teknologi,” ujar Yusril saat ditemui di lahan sawah milik keluarganya, Selasa (28/10/2025).

Ide awal muncul secara sederhana. Saat sedang berbincang santai, Herbet menunjukkan rakitan alat semprot yang terinspirasi dari video petani Thailand di TikTok. Yusril kemudian mengusulkan agar hasil rakitan itu dibuatkan konten.

“Awalnya cuma iseng bikin video. Ternyata viral, dan dari situ pesanan mulai berdatangan,” cerita Yusril.

Video yang diunggah melalui dua akun TikTok, Kang Tani Muda dan COTH Garage (Company of Technology Handmade), ditonton puluhan ribu kali dan menarik perhatian pembeli pertama dari Bali. Sejak itu, keduanya resmi mendirikan COTH Garage, bengkel kreatif yang memproduksi alat semprot pestisida modifikasi.

Menurut Yusril, alat semprot hasil modifikasi mereka mampu memangkas waktu kerja hingga tiga kali lebih cepat. Jika biasanya proses penyemprotan sawah membutuhkan waktu sekitar satu jam, kini hanya memerlukan 20 menit tanpa mengurangi kualitas hasil panen.

Saat ini, produksi alat semprot tersebut masih terbatas. “Dalam sebulan baru bisa menjual sekitar lima sampai enam unit karena keterbatasan tenaga dan modal. Harganya berkisar antara Rp2 juta sampai Rp3 juta per unit,” ungkapnya.

Meski berhasil menarik perhatian publik, perjuangan mereka tak lepas dari berbagai tantangan. Cuaca yang tidak menentu, fluktuasi harga gabah, serta naiknya biaya pupuk dan pestisida menjadi kendala utama.

“Harga padi sempat turun dari Rp7.200 jadi Rp6.500 per kilogram. Sementara biaya produksi naik. Kami berharap ada pelatihan dan dukungan agar petani muda bisa tetap bertahan,” kata Yusril.

Bagi Yusril dan Herbet, bertani bukan hanya soal menanam padi, tapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan keberanian mencoba hal baru. Keduanya memaknai Ketahanan Pangan Nasional bukan sekadar slogan pemerintah, melainkan aksi nyata yang dimulai dari desa.

“Dari lumpur sawah inilah masa depan pangan Indonesia tumbuh. Kami ingin membuktikan bahwa generasi muda juga bisa berperan besar menjaga ketahanan pangan,” tutup Yusril dengan senyum bangga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • 6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Alih-alih memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, enam warga Kabupaten Ngawi justru terjerat kasus perjudian online. Para pelaku diamankan jajaran Polres Ngawi dari sejumlah lokasi berbeda sepanjang pekan ketiga Maret 2026. Mereka adalah AS warga Pangkur, GS warga Kendal, VPP serta DAS warga Kedunggalar, P asal Kwadungan dan S asal Widodaren. […]

    Bagikan
  • Tiga Ribu Massa Bakal Memadati Pendopo Muda Graha Menyambut Bupati dan Wabup Madiun

    Tiga Ribu Massa Bakal Memadati Pendopo Muda Graha Menyambut Bupati dan Wabup Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sedikitnya tiga ribu massa relawan harmonis dan warga di bumi kampung pesilat diprediksi bakal tumpah ruah memenuhi pendopo Muda Graha, Kamis (20/02/2025) malam. Ribuan massa ini bakal  hadir guna menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun serta melakukan doa bersama usai pelantikan Hari Wuryanto dan dr Purnomo Hadi. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Kebakaran di Maospati Magetan Tewaskan Kakek 60 Tahun Penderita Stroke

    Kebakaran di Maospati Magetan Tewaskan Kakek 60 Tahun Penderita Stroke

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin malam (21/7/2025). Insiden memilukan ini menewaskan satu orang penghuni rumah, seorang pria lanjut usia yang diketahui menderita stroke. Korban bernama Paulus Emanua (60) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar. […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Mobil vs Motor di Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    Kecelakaan Mobil vs Motor di Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Magetan, tepatnya di Jalan Raya Magetan–Maospati, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, pada Senin pagi (23/06/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden ini melibatkan dua kendaraan yang bergerak searah dan menyebabkan dua orang mengalami luka ringan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Iptu Sulanjar, peristiwa […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
expand_less