Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 318
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani muda di Magetan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan.

Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan rekannya Herbet Romadoni, yang memiliki pengalaman lima tahun bekerja di Jepang. Keduanya kini menjadi inspirasi baru bagi petani muda dengan menciptakan inovasi alat semprot pestisida modifikasi yang mampu menjangkau hingga 12 meter, jauh lebih efisien dibandingkan alat semprot konvensional.

“Kami ingin menunjukkan kalau bertani itu bisa maju dan sejahtera, apalagi kalau dipadukan dengan teknologi,” ujar Yusril saat ditemui di lahan sawah milik keluarganya, Selasa (28/10/2025).

Ide awal muncul secara sederhana. Saat sedang berbincang santai, Herbet menunjukkan rakitan alat semprot yang terinspirasi dari video petani Thailand di TikTok. Yusril kemudian mengusulkan agar hasil rakitan itu dibuatkan konten.

“Awalnya cuma iseng bikin video. Ternyata viral, dan dari situ pesanan mulai berdatangan,” cerita Yusril.

Video yang diunggah melalui dua akun TikTok, Kang Tani Muda dan COTH Garage (Company of Technology Handmade), ditonton puluhan ribu kali dan menarik perhatian pembeli pertama dari Bali. Sejak itu, keduanya resmi mendirikan COTH Garage, bengkel kreatif yang memproduksi alat semprot pestisida modifikasi.

Menurut Yusril, alat semprot hasil modifikasi mereka mampu memangkas waktu kerja hingga tiga kali lebih cepat. Jika biasanya proses penyemprotan sawah membutuhkan waktu sekitar satu jam, kini hanya memerlukan 20 menit tanpa mengurangi kualitas hasil panen.

Saat ini, produksi alat semprot tersebut masih terbatas. “Dalam sebulan baru bisa menjual sekitar lima sampai enam unit karena keterbatasan tenaga dan modal. Harganya berkisar antara Rp2 juta sampai Rp3 juta per unit,” ungkapnya.

Meski berhasil menarik perhatian publik, perjuangan mereka tak lepas dari berbagai tantangan. Cuaca yang tidak menentu, fluktuasi harga gabah, serta naiknya biaya pupuk dan pestisida menjadi kendala utama.

“Harga padi sempat turun dari Rp7.200 jadi Rp6.500 per kilogram. Sementara biaya produksi naik. Kami berharap ada pelatihan dan dukungan agar petani muda bisa tetap bertahan,” kata Yusril.

Bagi Yusril dan Herbet, bertani bukan hanya soal menanam padi, tapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan keberanian mencoba hal baru. Keduanya memaknai Ketahanan Pangan Nasional bukan sekadar slogan pemerintah, melainkan aksi nyata yang dimulai dari desa.

“Dari lumpur sawah inilah masa depan pangan Indonesia tumbuh. Kami ingin membuktikan bahwa generasi muda juga bisa berperan besar menjaga ketahanan pangan,” tutup Yusril dengan senyum bangga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Maraknya penggunaan bumbu instan siap pakai mulai berdampak pada penjualan bumbu dapur tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pedagang mengaku omzet terus menurun karena masyarakat kini lebih memilih bumbu kemasan yang dinilai lebih praktis untuk mengolah masakan berbahan dasar ayam maupun daging sapi. Komoditas rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, hingga kencur […]

    Bagikan
  • Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melaksanakan tebar benih ikan di Embung Pilangbango di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (12/02/2026). Tercatat sebanyak 3.000 benih ikan gurame dan 4.145 benih ikan patin yang ditebar di Embung Pilangbango. Ini menjadi bagian upaya DKPP Kota Madiun dalam menciptakan ketahanan pangan, […]

    Bagikan
  • Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Selasa (23/12/2025) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil double cabin yang dikemudikan Fardan Okta Sinawan warga Bantul Jogjakarta dengan mobil Izusu Panther milik Abi warga setempat. Personil Satlantas Polres Madiun Kota melakukan olah TKP dan […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Ponorogo Desak Jembatan di Bungkal Segera Diperbaiki

    Ketua DPRD Ponorogo Desak Jembatan di Bungkal Segera Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menanggapi putusnya jembatan di Dukuh Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, akibat banjir pada Senin malam (17/03/2025) lalu. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga di empat RT, sehingga perlu segera mendapat perhatian. “Kami berharap ada mitigasi bencana yang baik, serta […]

    Bagikan
  • Silaturahmi ke Ponorogo, Ini Jawaban Kaesang Soal Maju Ketua Umum PSI

    Silaturahmi ke Ponorogo, Ini Jawaban Kaesang Soal Maju Ketua Umum PSI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/04/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi ke sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur usai Lebaran. Tiba sekitar pukul 17.30 WIB, Kaesang disambut oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di rumah dinasnya. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • Suran Agung Aman, Ini Kesan dan Pesan Danrem 081/DSJ

    Suran Agung Aman, Ini Kesan dan Pesan Danrem 081/DSJ

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi pelaksanaan Suran Agung di Madiun Raya yang telah dapat berjalan dengan baik. Khususnya di Kota Madiun, kegiatan yang dipusatkan di Padepokan PSHW Tunas Muda berjalan dengan kondusif. “Terima kasih kepada keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) atas komitmen dan kepeduliannya untuk terus […]

    Bagikan
expand_less